Sebelumnya gue minta maaf atas semua typo yang bertebaran🙏
Hy! Untuk kalian para cowok yang memiliki cewek pertama; atau kalian para cewek yang memiliki cowok pertama; atau kalian yang berperan sebagai cewek/cowok pertama. Bagaimanakah perasaan kalian saat itu?
-S
Blanc Gris
Apa yang Sujeong katakan beneran terjadi. Selepas sholat subuh tadi, Minghao mendapat telepon dari partner bendaharanya, alias Sujeong. Cewek itu meminta Minghao untuk menjemputnya di Pocan jam 9, tanpa ada kata terlambat. Rencananya mereka akan membelikan perlengkapan kelas yang kurang. Karena semingguan ini Bu Hyeyeon meneror Minghao untuk segera menghias kelas mereka agar indah.
Dan disinilah Minghao sekarang. Mengantri untuk membeli Chatime atas perintah Sujeong.
Tahu kenapa Minghao dan Sujeong sekarang justru ada di Tunjungan Plaza?
Soalnya, saat otw ke pasar tadi, Sujeong dengan entengnya bilang, "Hao, gue udah beliin sapu dan kawan-kawannya. Gimana kalo sekarang kita ke TP aja? Gue ada janji sama teman gue di TP."
KESEL KAN!
Minghao nggak habis pikir sama Sujeong. Kan bisa cewek itu meneleponnya atau mengirim pesan jika sudah membeli perlengkapan kelas mereka. Bukan meneleponnya untuk menyuruhnya menjemput di Pocan jam 9 pagi. Dimana harusnya jam segitu Minghao masih olahraga bersama Winwin.
"Untung temen," gumam Minghao.
"Mas!" Minghao yang merasa terpanggil menoleh. Menatap bingung kearah seorang wanita yang tengah mengandung, yang sekarang berdiri di hadapannya.
"Iya?" tanya Minghao.
Suami wanita itu menatap Minghao dengan tatapan memohon, "Boleh istri saya duluan nggak? Soalnya lagi ngidam dari kemarin belum keturutan."
Minghao melihat kearah depannya. Padahal kurang dua orang lagi adalah dirinya. Tapi apa boleh buat. Hati Minghao yang terlalu baik itu memberikan tempatnya untuk wanita hamil tadi. Saat itu juga hpnya mendapat telepon dari Sujeong.
"Hao, masih lama nggak? Atau lo udah pesen belum?" tanya Sujeong begitu sambungan telepon mereka terhubung.
"Belum. Masih ngantri," jawab Minghao.
"Yaudah kalo gitu tambah satu lagi ya, Hao. Samain aja. Kalo uangnya kurang tambahan duit lo dulu, entar gue ganti. Kalo udah selesai, lo nyusul ke Funword ya! Soalnya teman gue nunggu di sana," kata Sujeong.
"Hm, iya!" jawab Minghao pasrah sebelum akhirnya menutup telepon dari Sujeong.
"Apa gue tinggal pulang aja, ya?" gumam Minghao.
Blanc Gris
"Yaampun, Sasa! Gila! Lo tambah cantik banget! Emang cewek Aceh cantik-cantik, ya!" puji Sujeong begitu bertemu dengan Sasa, teman masa kecilnya.
Cewek dengan rambut terurai yang dipanggil Sasa itu membalas pelukan Sujeong. Sudah 8 tahun mereka tidak bertemu karena waktu itu Sasa terpaksa ikut papanya pindah ke Aceh karena pekerjaan. Nggak tahunya kemarin malam, Sasa nelpon Sujeong kalo dia balik ke Surabaya. Dan disinilah mereka, memilih TP sebagai tempat ketemuan.
"Hahaha! Bisa aja lo. Btw, lo juga tambah cantik, Jeong!" balas Sasa.
Sujeong yang dipuji begitu, tingkat percaya dirinya naik 100%. "Hahaha! Iya dong! Eh, btw lo sama sapa?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Blanc Gris | 97L
FanfictionIni kisah mereka yang ada di satu kelas, juga orang-orang di sekitarnya. Mereka yang masih mencari jati diri masing-masing. Kisah mereka yang klise dengan dibumbui pertemanan, cinta, pertengkaran, dan drama kehidupan. #PutihAbu-abu -97line 2 April 2...
