Ezhar Althafurrahman , Adalah Sosok Pria Pendiam , tapi garang Dan Sangat Amat menyebalkan . Dia tak segan - segan akan memarahi Perawat Di muka umum , jika mereka ada Melakukan setitik kesalahan . Tanpa terkecuali Kaira , Gadis Lugu Yang Tak Suka M...
"karena mas Mencintai ALLAH, dan juga titipannya, yaitu kalian. "
"assalamualaikum Althaf nya bunda, kesel ya nak di tinggal bunda seharian. " ujar Ku,sambil mengusap Kepala Althaf dengan gerakan lembut. bayi mungil itu terus mencecap sari Kehidupannya tanpa mengerti apa yg ku ucapkan padanya.
"enggak kok bun, Althaf nya udah pinter, seharian Dia main sama Oma,sama opa."sahut Mama mertuaku. Seharian ini memang jatah Mama dan papa yang mengurusi Althaf,bergantian dengan Mas Ezhar, jika aku sedang ada Tugas Di Rumah Sakit, mas Ezhar lah yang menggantikan peranku.
Setelah melewati pertimbangan yang alot, dan Mama Yang mendukung ku sepenuhnya untuk kembali bekerja, akhirnya Di titik final, mama dan aku lah yang menang. Mas Ezhar pun mengizinkan aku,dengan catatan, harus terus memantau aktivitas harian Althaf.
"udah sore banget nih kai, memding kalian minep aja disini, udah lama Kan ya Kalian enggak minep di Rumah mama, Rumah jadi Sepi enggak ada kalian, apalagi zahra sekarang ikut suaminya. " pinta Mama dengan nada Lemah.
Akhir-akhir ini memang mama mertua selalu mengeluhkan keadaan rumah yang menjadi sepi lantaran di tinggal pindah Oleh anak-anaknya. Demi menghibur hati, mama dan papa jadi lebih sering Berada diluar, katanya Jika dirumah mereka Masih mersakan sisa Rindu dengan anak-anaknya. Maklum Selama Hidup nya, terutama tak pernah Berjauhan lama dari Mas Ezhar. Meskipun masa koas Beliau dulu yang sering Kesana-kemari, tapi mas Ezhar masih tetap pulang minamal satu minggu sekali.
"nanti Kai coba bilang sama Mas Ezhar ya ma. "balas ku. Mama mengangguk, lalu Pamit ke luar kamar yang dulu kami tempati.
Tinggalah Kami berdua, Althaf yang sudah terlelap dalam tidurnya. Kupindahkan tubuhnya yang mulai menggemuk ,ke tengah-tengah Ranjang.
Masyaallah, Althaf yang lelap begini sungguh mirip dengan mas Ezhar. Aku benar-benar seperti melihat sosok mas ezhar ketika kecil, pada diri althaf. Tidak ada satupun dari gen ku yang menurun padanya, kamu anak Ayah sekali ya nak.
"Jadi anak Soleh ya nak, yang bisa bawa Ayah bunda ke Surganya ALLAH,bagaimana pun keadaan Kita Kedepannya nanti, bunda dan ayah selalu sayang Sama Kamu,dan makasih sudah hadir di tengah-tengah keluarga kecil kita. "
Air mataku tiba-tiba meluruh, membayangkan kesakitan beratus del yang ku terima ketika Mengeluarkan nya dari rahim ku. Tanpa mas Ezhar, aku berjuang sendirian, seraya mengucap tasbih. Dan hari ini, aku merasa menjadi ibu dan istri yang paling beruntung di dunia. Memiliki dua pria Hebat sekaligus dalam hidup ku.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"yang, udah lama Banget ya,kita enggak dinner berdua kayak gini?" sahut mas Ezhar pelan, setengah berbisik di telinga kanan ku. Posisi kami kali ini cukup intim, dia yang memeluk ku dari belakang, sambil memandangi kelap-kelip kota jakarta Dari Atas Rooftop Hotel yang Ia booking untuk mewujudkan makan malam Romantis kami.
"Makasih ya Mas.. "
"buat? "
"semuanya yang udah mas kasih ke kai, cinta, kasih sayang, dan kebahagian. "
"mas enggak punya apa-apa kai di dunia, Selain Allah, sedangkan Kalian Cuma titipan. Makanya mas enggak Mau melewatkan sedetik pun kebersamaan mas Sama Kalian, termasuk membahagiakan kalian Pun bukan sesuatu yang harus di tunda.. "
".. Karena Mas Cinta ALLAH, dan mas Juga mencintai Titipan NYA, yaitu kalian"
Aku berbalik badan, memeluk Tubuh Kekar mas Ezhar sambil terisak. Tidak tau lagi harus merespon apa, rasanya aku ingin ajak Mas Ezhar terbang tinggi sekarang juga.
"yang,udah dong nangis nya, Mas Pengen Romantis-romantisan loh sama kamu, seharian kita enggak ketemu, Kangen tau. "
"sejak kapan sih mas Kamu jadi Bucin gini! "
Mas Ezhar betul-betul kauh dari Bayangan ku, sejak dia mengungkapkan perasaan nya itu padaku, pria itu berubah lebih agresif, dan manja padaku. Ah, aku jadi makin cinta pada Mas Ezhar.
"namanya Juga kasmaran yang, Mas Kan enggak pernah jatuh cinta sebelumnya, makanya Sekali nya Jatuh Pengen nya tuh Deketan mulu. "adu nya. Maklum, aktivitas Di Ruang Operasi dan UGD yang yang meningkat, makin mengikis jarak antara aku dan Mas Ezhar. Malah yang ku dengar, akan ada Dokter yang di mutasi di Rumah sakit cabang. Beberapa Di antaranya Dokter Baru seperti ku. Semoga saja Bukan aku, atau mas Ezhar. Rasanya Masih berat untuk pergi jauh lagi dari Lingkup mas Ezhar.
"lebay ah Mas.."
"yang bulan madu yuk? "
"enggak usah jauh-jauh deh yang, kita chek in salah satu Kamar disini yuk. "
Tunggu dulu, kenapa Aku kok berasa ingin di booking oleh om-om sih.
"jadi Ceritanya Mau Booking Aku gitu?."kataku pura-pura marah.
"ayolah dek om booking, udah lama ini gak main-main Sama Keringat. "goda mas Ezhar.
Sumpah aku kok jadi merinding begini sih, mas Ezhar keterlaluan Jahilnya.
"Udah malem mas Kita pulang aja yuk, kasian tau althaf nangis Cariin aku. "
"yang ada Cicak tuh.. "tunjuk mas Ezhar.
Mata ku otomatis menatap dinding Di sebelah kiri, namun tanpa ku duga, mas Ezhar malah menggendong ku ala Bridal. Aku yang terkejut, hampir saja menjatuhkan diri ku. Mas Ezhar bukan Main Ngebetnya, Tapi mau bagaimana lagi,bahkan aku hanya pasrah ketika Ia Membooking sebuah Kamar untuk kami berdua. Oke, saatnya membahagiakan Hati suami, suami senang insyaallah uang dapur pun ngebul.
Bersambung.
Afwan, pendek maklum Lagi Good mood dari pada ngaret lagi, mending gass poll. Jangan lupa Vote reader tercayang.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Cerita Religi saya yang lainnya.
Afsya kayyisa mahasiswi psikologi yang harus berjuang demi penyakit Auto imun yang ia derita. Hari-harinya sesak dengan jarum suntik, juga Obat-obatan yang menyokomg tubuhnya. Tatkala ia Mulai Rapuh, ALLAH hadirkan Pria Arrahman dalam hidupnya, dokter yang bekerja Di Rumah sakit internasional yogyakarta itulah yang kelak akan menjadi saksi Cinta Afsya. Juga memjadi penguatnya dikala hatinya di pukul mundur oleh ketidak sempurnaan Dirinya.