9. Help Me !

1.4K 81 8
                                    

HAPPY 📖Selamat Ber-tegang Ria 😘《♤》

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

HAPPY 📖
Selamat Ber-tegang Ria 😘
《♤》

Pelindung luar rumah diaktifkan, cahaya mentari pagi yang tadinya masuk ke dalam kamar kini hilang dan berubah menjadi gelap seperti malam. Hanya terdapat sedikit bias cahaya dari atas hingga mata sepasang pengantin baru ini masih bisa saling memandang.

Julian melepaskan cengkraman tangannya dibahu Zeta, menghentikan perbuatan kasarnya yang telah mencumbui tubuh Zeta secara liar.

Baru saja dia menikmati kulit lembut sang istri yang terasa dibibirnya namun harus berhenti terpaksa karena suatu hal yang bisa dia tebak apa yang terjadi.

"Mungkin bukan sekarang baby, tetapi segera. Kita akan mulai bercinta dan aku menginginkan yang terbaik dari orang yang berpengalaman sepertimu, siapkan dirimu cantik."

"You are such an Asshole!! Kau pikir aku pelacur yang kau beli, maka aku harus mempersiapkan diriku untukmu. Siapa kau sebenarnya! Dan apa yang terjadi ini kenapa gelap."

Tawanya menggelegar ke udara, menyemburkan atmosfer yang tak biasa bagi Zeta. Tatapan tajamnya disertai seringai sinisnya bagaikan seorang penguasa kegelapan.

Zeta baru tersadar, sikapnya ini seperti peringai seorang Aka saat pertama kali bertemu. Jika Aka adalah ketua Gengster dan jangan bilang kalau dia ini adalah seorang Mafia.

"Kau salah sayang jika ingin memperbudakku sebagai lelaki bayaranmu dengan harta yang kau janjikan. Akulah yang akan menjadikanmu budak nafsuku, buat aku normal kembali agar bisa sepenuhnya menyukai tubuh seorang wanita."

"Fuck you demon!! Kau akan tahu berhadapan dengan siapa nanti jika kau berani padaku seperti itu!"

Pria itu hanya menggelengkan kepalanya sembari tersenyum remeh menatap Zeta dan langsung melangkah pergi tanpa memberitahu apa yang terjadi saat ini.
Dia melambaikan tangannya seakan tak peduli akan kemarahan Zeta. Wajah Zeta menegang, geram melihat tingkah pria itu ditambah lagi situasi di rumahnya pun yang mencurigakan.

"Shit!!"

Zeta mengelap bibirnya yang terus saja mengeluarkan darah karena digigit pria itu. Apakah koyak atapun terbelah, dia sudah tidak peduli lagi dengan tubuhnya kini. Gaun yang dipakainya pun sudah tak berupa bahkan koyak di bagian atas.

Dia berlari menuju pintu mencoba membuka tetapi gagal, ternyata dikunci dari luar. Itu berarti dia dikurung dalam kamar  luxurious ini.

"Fuck!"

"Hellooooo ...."

"Open the door pleeeease ...."

"Anybody hoooome ...."

Zeta berteriak sekeras-kerasnya dan menggedor pintu itu berulang kali, berharap jika kamar ini tidak punya peredam suara.

Sepertinya tidak ada terdengar pergerakkan sedikit pun, Zeta menggeram kesal lalu berlari lagi ke sisi jendela. Mengetuk kaca berulang kali dan kelihatannya kaca jendela itu tebal karena bunyi ketukkan terdengar pelan, mungkinkah anti peluru.

The War LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang