Gayss!! Jadi untuk saat ini. Pernikahan Wildan akan aku percepat kaya Raisya dan Rega. Dan tepat nya. Di part kali ini.wildan sama Shena bakal nikah. Gak papa kan? Gak papa lah ya:))
Hari ini adalah. Hari dimana Wildan dan Shena akan menikah. Wajah shena terlihat biasa saja. Tapi Wildan? Seluruh tubuh nya bergemetar. Karena ia tak menyangka jalan kehidupan nya akan seperti ini.
Acara ijab Kabul nya sudah selesai tadi pagi. Pukul 08:00 pagi. Kini Shena dan Wildan hanya duduk di bangku. Sambil sesekali ada yang memberi nya ucapan.
Tidak ada teman Wildan satu pun yang datang. Wildan memang sengaja tidak mengundang nya. Karena takut anak kampus mengetahui jika diri nya sudah menikah.
"Ka Wildan. Selamat yah. Semoga bahagia terus sama Shena" ucap Rega
"Oh iya Rega. Makasih" ucap Wildan
"Lo masih sering ke makam nya Raisya?" Tanya Wildan
"Sering kok kak. Besok juga Rega mau kesana" ucap Rega
"Kesana? Ke makam Raisya?" Tanya Wildan
"Iya" ucap Rega
"Yaudah. Kalo gitu kita sama-sama aja. Besok juga gue mau kesana" ucap Wildan
"Iya kak" ucap Rega
"Yaudah. Rega pulang dulu yah kak" ucap Rega
"Iya. Hati-hati yah ga" ucap Wildan
"Iya kak" ucap Rega
"Itu siapa nya kak Raisya kak?" Tanya Shena
"Suami nya" ucap Wildan
"Oh kak Raisya di jodohin juga" ucap Shena
"Iya" ucap Wildan
//
Acara pernikahannya pun selesai. Wildan dan Shena hanya berdiam di kamar. Untuk hari ini. Wildan dan Shena harus satu kamar dulu. Karena mereka akan pidah ke rumah baru nya besok.
"Kalo Lo mau tidur. Tidur di kasur gue aja. Lo harus istirahat" ucap Wildan
"Terus kakak dimana?" Tanya Shena
"Di sofa" ucap Wildan
"Oh oke" ucap Shena
Shena yang memang merasa lelah pun. Langsung membaringkan tubuh nya. Dan tidur di kasur Wildan.
//
Kini Shena dan Wildan sudah berada di rumah baru nya. Kamar Shena dan Wildan. Bersampingan.
Shena menata baju nya di lemari dengan rapih. Setelah selesai semua nya. Ia hanya duduk di sofa yang ada di kamar nya. Ia melamun. Fikiran nya kosong.
Shena mengambil ponsel nya dari atas kasur. Kemudian membuka aplikasi Instagram.
Tidak ada yang menarik bagi nya.
"Ngapain ya?" Bingung Shena
"Oh iya. Kaya nya di dapur belum ada bahan-bahan deh" ucap Shena
Shena pun pergi dari kamar nya. Turun ke bawah menuju dapur.
Shena tidak melihat bahan-bahan masakan di dapur nya. Kecuali alat-alat nya.
Shena pun pergi lagi ke atas menuju kamar nya. Dan mengambil tas nya.
Shena berjalan menuju kamar Wildan. Shena ingin mengetuk pintu kamar nya. Tapi Shena takut jika ia mengganggu nya nanti.
"Ganggu gak yah?" Ucap Shena
Wildan mendengar seperti ada seseorang di depan pintu kamar nya. Wildan pun langsung bangkit dari duduk nya. Dan berjalan menuju pintu kamar.
"Ah gak usah deh. Sendiri aja" ucap Shena
Saat Wildan membuka pintu kamar nya. Wildan melihat Shena yang hendak jalan.
"Kenapa?" Tanya Wildan
Shena pun memberhentikan langkah nya. Dan membalikan tubuh nya ke Wildan.
"Oh enggak kak. Gak papa. Masuk aja kak" ucap Shena
"Mau kemana Lo bawa-bawa tas?" Tanya Wildan
"Ma..ma..mau itu ke supermarket" ucap Shena
"Ngapain?" Tanya Wildan
"Beli bahan-bahan dapur lah" ucap Shena
"Mau naik apa Lo kesana?" Tanya Wildan
"Emm..taksi! Iya taksi!" Ucap Shena
"Biar gue anterin aja" ucap Wildan sambil masuk ke kamar nya. Untuk mengambil kunci mobil dan ponsel nya.
Shena dan Wildan pun turun ke bawah. Dan menaiki mobil nya.
Setelah sampai di supermarket. Shena langsung memilih bahan-bahan yang akan ia beli. Wildan hanya menunggu nya di dalam mobil.
Setelah selesai membayar semu belanjaan nya. Shena langsung keluar dari supermarket tersebut. Lalu masuk ke dalam mobil.
Mereka pun kembali lagi ke rumah nya. Selama di perjalanan tidak ada perbicangan apapun.
Wildan memberhentikan mobil nya. Karena lampu merah.
Tiba-tiba Shena teringat dengan omongan teman nya tempo hari. Jika Album bts sudah ada di satu Gramedia jakarta.
Shena langsung menoleh ke Wildan yang sedang menatap ke depan.
"Kak Wildan" panggil Shena
"Hmm?" Jawab Wildan. Sambil mengambil air mineral nya di bangku belakang.
Wildan pun meminum air mineral yang ia ambil tadi.
"Emm..Shena mau beli album bts" ucap Wildan
Wildan langsung menaruh lagi air mineral nya di belakang. Lalu menoleh ke Shena
"Kalo punya uang itu. Di pake buat yang bermanfaat. Jangan beli yang aneh-aneh" ucap Wildan
Wildan melihat lagi ke depan. Waktu nya masih 30 detik lagi.
"Itu gak aneh-aneh kok kak. Orang ada foto BTS nya" ucap Shena
"Beli dimana?" Tanya Wildan
"Gramedia yang di mall" ucap Shena
"Yaudah nanti malam aja beli nya Lo kan belum mandi. Belum istirahat" ucap Wildan sambil menjalankan mobil nya kembali menuju rumah nya.
"Tapi janji yah. Kakak temenin aku beli album nya" ucap Shena
"Iya" ucap Wildan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Resya Wilshen [END]
JugendliteraturJudul awal: KETOS IS MY HUSBAND ©©© Bagaimana jadi nya jika keduanya di jodohi? bagaimana jadi nya jika kedua nya harus menjalani rumah tangga sekaligus sekolah? akan kan hubungan nya akan berjalan dengan lancar? akan kan ada kebencian di antara ked...
![Resya Wilshen [END]](https://img.wattpad.com/cover/208326641-64-k530802.jpg)