Wildan sedang bersiap-siap untuk menjemput shena hari ini di sekolah nya.
"Lo jalan duluan aja Al" ucap Wildan
"Oke" ucap Alfa
Wildan masuk ke dalam mobil nya. Lalu menjalankan nya menuju sekolah Shena.
Sesampainya di sekolah. Alfa hanya melihat Shena yang sedang berdiri di depan gerbang. Semua teman-teman nya sudah pulang duluan. Termasuk satpam sekolah nya.
"Shena" panggil Alfa
"Kak Alfa" ucap Shena
"Lo ngapain disini sendirian? Belum di jemput sama Wildan?" Tanya Alfa
"Gak tau nih kak Wildan. Biasa nya udah jemput jam segini" ucap Shena
"Pulang bareng gue aja yu" ucap Alfa
"Gak usah kak. Nanti kak Wildan nyariin takutnya" ucap Shena
"Udah pulang sama gue aja! Lagian gue kan sepupu nya dia. Daripada Lo disini sendirian" ucap Alfa
"Gak usah kak. Makasih" ucap Shena
"Yaudah kalo Lo gak mau pulang sama gue. Tapi...ada yang mau gue kasih tau sama lo" ucap Alfa
"Apa kak?" Tanya Shena
Alfa memegang tangan Shena.
"Gue itu suka sama Lo" ucap Alfa
"Suka?" Bingung Shena
"Iya gue suka sama Lo" ucap Alfa
"Ampun gua mah sama si Wildan! Lama bangat bangsat!" -batin Alfa
Tak lama setelah itu. Wildan datang. Lalu membuka pintu mobil nya. Ia langsung ber akting seperti rencana nya yang di buat oleh nya dan Alfa.
Alfa dan Shena pun menoleh ke Wildan. Posisi mereka tidak berubah. Alfa dan Shena masih berpegangan tangan. Shena pun langsung melepas kasar genggaman Alfa. Lalu berjalan menghampiri wildan.
"Kakak. Plis jangan salah paham yah" ucap Shena
"Gue pikir Lo cewe baik-baik Shena" ucap Wildan
"Shena bisa jelasin kak! Ini gak kaya yang kakak lihat" ucap Shena
"Gue gak akan pernah mau percaya lagi sama Lo" ucap Wildan
Wildan pun masuk lagi ke dalam mobil nya. Lalu menjalankan nya menuju rumah nya.
Shena langsung mendecak kesal. Lalu menoleh ke Alfa.
"Kak Alfa puas udah bikin kak Wildan marah sama Shena!!! Iya!" Kesal Shena
"Dasar gak tau diri Lo!!" Kesal Shena sambil meninggalkan Alfa sendiri. Shena langsung berjalan menuju halte. Untuk menunggu taksi.
"Yah anjir! Kalo dia marah beneran sama gue gimana?" Ucap Alfa
Alfa pun langsung masuk ke dalam mobil nya. Lalu menjalankan nya menuju rumah Wildan.
//
Di rumah Wildan dan Shena. Sudah ada keluarga Shena dan Wildan. Termasuk Alfa.
Tak lama setelah itu. Shena sampai di rumah nya. Lalu mengetuk pintu rumah nya.
"Kak Wildan" panggil Shena
"Kak!! Bukain dong!!" Teriak Shena
Alfa membuka pintu rumah. Shena langsung menatap bingung. Kenapa bisa Alfa ada di rumah nya?
"Ngapain kakak disini?" Tanya Shena
"Nungguin Lo" ucap Alfa
"Awas!" Ucap Shena sambil menyingkirkan Alfa.
Shena langsung pergi menuju kamar Wildan. Tapi Wildan tidak ada di dalam kamar nya.
Langkah Shena terhenti ketika melihat Wildan yang sedang tersenyum ke arah nya. Sambil memegang kue ulang tahun yang lumayan besar. Dan hiasan yang mewah dan indah.
Mereka semua berkumpul di ruang tamu lantai dua. Alfa dan Wildan memang sengaja memasang hiasannya di ruang tamu lantai dua.
Shena langsung menghampiri Wildan.
"Kakak! Shena bisa jelasin ke kakak" ucap Shena
"Enggak kok gue itu cuman bercanda aja. Cuman biar bikin Lo kaget" ucap Wildan
Shena langsung tersenyum bahagia. Lalu memeluk wildan dengan erat. Wildan langsung menaruh kue ulang tahun nya dia atas meja. Lalu membalas pelukan Shena.
"Jadi kakak gak marah kan sama Shena?" Tanya Shena
"Enggak lah" ucap Wildan
Shena melepaskan pelukannya. Lalu menatap sinis Alfa dan Wildan.
"Ngapa lu?" Tanya Alfa
"Kak Alfa sama kak Wildan udah bohongin Shena!!!" Kesal Shena
"Terus?" Ucap Alfa dan Wildan bersamaan
"Kalian berdua harus terima hukuman nya!" Ucap Shena
"Maksud Lo?" Tanya Alfa
Shena mengambil bolu ulang tahun nya. Lalu menempelkan nya ke muka alfa.
"Eh anjir! Ini gue gak bisa liat! Tolong!" Ucap Alfa
Shena mengambil sedikit cream Bolu ulang tahunnya di ujung jari nya. Lalu mengoleskan nya ke pipi Wildan.
"Kok gue kena juga sih" ucap Wildan
"Kakak kan bohongin Shena juga" ucap Shena
"Oh oke..gue bales juga lah" ucap Wildan sambil mengoleskan sedikit cream ke hidung Shena
"Kakak!" Kesal Shena
"Heh! Udah-udah nanti kena baju sekolah nya itu" ucap mamah Ajeng
"Kak wildan tuh mah" ucap Shena
"Udah ah! Kamu juga sama nya. Kami mandi dulu sana" ucap mamah Ajeng
Shena langsung berjalan menuju kamar nya untuk mandi.
"Wildan! Alfa! Bersihkan ini nya. Nanti banyak semut" ucap mamah Renata
"Dih kok Wildan mah? Alfa tuh! Orang Alfa yang kasih rencana nya" ucap Wildan
"Udah lah kalian itu sama nya! Bersihkan sekarang" ucap mamah Renata
"Iya" ucap Wildan dan Alfa bersamaan
"Pulang dulu ah gue abis ini" ucap Alfa
"Emang ngapa?" Tanya Wildan
"Tuh bocah! Gara-gara dia muka kece gue jadi banyak cream sama coklat nya gini!" Ucap Alfa
Wildan langsung mengambil sisa bolu ulang tahun shena. Lalu memasukan nya ke mulut Alfa secara paksa.
"Makan tuh kece!" Ucap Wildan sambil meninggalkan Alfa
Alfa merasakan rasa bolu nya. "Enak kok bolu nya! Bego bangat ya bocah! Bolu enak di buang-buang" ucap alfa
KAMU SEDANG MEMBACA
Resya Wilshen [END]
Teen FictionJudul awal: KETOS IS MY HUSBAND ©©© Bagaimana jadi nya jika keduanya di jodohi? bagaimana jadi nya jika kedua nya harus menjalani rumah tangga sekaligus sekolah? akan kan hubungan nya akan berjalan dengan lancar? akan kan ada kebencian di antara ked...
![Resya Wilshen [END]](https://img.wattpad.com/cover/208326641-64-k530802.jpg)