☾ twentyfour : jealous

615 110 20
                                        

━━━━━━━━

━━━━━━━━

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

━━━━━━━━

sekarang junia sama evan lagi diperjalanan pulang, tadinya evan ngajakin makan dulu cuma junia nya nolak dan bilang pengen langsung pulang aja.

tapi penolakan terhadap makan dari seorang junia itu mustahil bagi evan, karena dia tau sebenernya junia laper.

"loh kok belok ke McD?" tanya junia.

"makan dulu," sahut evan.

"loh kan tadi—"

"gue yang mau makan."

junia langsung diem denger jawaban evan, mau gak mau dia ikut masuk kedalem McD yang superrrrrr rame itu.

"lo duduk aja, gue yang pesen"

junia ngangguk diperintahin evan.

sambil nunggu evan yang lagi ngantri, junia cuma buka tutup gallery handphone, soalnya dia gak punya kuota, sedih banget ya.

itu juga salah satu faktor kenapa dia mau langsung pulang tadi.

karena bosen, pandangan junia beralih ke barisan manusia yang lagi ngantri. dia mandangin evan dari belakang.

dari belakang aja cakep, batinnya gitu terus.

"junia?"

junia menoleh dan sedikit tersentak. "k-kak esa?!"

orang bernama mahesa atau biasa dipanggil 'esa' itu tersenyum. "apa kabar?" tanyanya.

"alhamdulillah baik, kakak sendiri gimana?"

"baik juga alhamdulillah"

DUH ADEM EUY.

"kamu sendirian?" tanya esa.

junia menggeleng, "aku sama temenku kok kak, dia lagi mesen makanan"

mahesa ber-oh-ria. "ohiya, papa sama mama gimana? kakak kamu?" tanyanya lagi.

"mereka sehat kok kak, kalo kak juan... dia lagi lanjut S2 diluar kota" jawab junia.

"oalah..." mahesa diam sebentar, "kamu makin cantik."

eh mampus, dalam hati junia.

junia cuma ketawa kikuk, "duh bisa aja kak hehehe"

"ekhem——siapa ya?"

evan dateng dengan nampan berisi dua paket nasi ayam terus natap tajam ke arah mahesa.

"eh, ini temen kamu?" mahesa menatap junia.

junia ngangguk-angguk.

"okedeh, temenmu udah dateng kan? aku pulang dulu ya, semoga kita ketemu lagi"

evan auto melotot pas ngeliat adegan didepan mata nya, bukan karena denger mahesa bilang 'semoga kita ketemu lagi' tapi karena mahesa ngusap rambut junia didepan mata evan.

mahesa sama junia tersenyum satu sama lain, bikin hati evan panas.

evan merhatiin mahesa yang keluar dari McD dengan pandangan gak bersahabat.

"van? kok gak duduk?"

"iya nih, mau duduk."

junia mengernyitkan keningnya denger suara evan yang berbeda—kedengeran lebih ketus.

"kok beli dua?"

"buat gue dua-duanya."

"o-oh, laper banget ya?"

evan cuma angkat bahu tanpa mau melirik junia sedikitpun, dia malah sibuk nyemilin ayam nya.

"van, lo ken—"

"dia siapa?"

"oh— dia kak mahesa, temen kakak gue..." jawab junia agak sedikit takut.

"temen?"

sekarang evan mulai menatap junia, tapi tatapannya galak.

junia ngangguk pelan.

"nih makan" evan nyodorin satu paket yang dia pesen tadi.

"lah kok?"

"makan, junia."

junia cuma bisa nurut dan mulai makan dengan pikiran yang bingung.

sesekali dia lirik-lirik evan tapi pas dilirik balik dia langsung buang muka, soalnya evan muka nya galak banget.

pokoknya selama makan, mereka saling diem sampe evan nganter junia pulang pun dia diem.

junia ngerasa tingkah evan itu berubah aneh saat kehadiran kak mahesa.



ㅡㅡㅡ

new cast

MAHESA

MAHESA

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Different ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang