junia cuma ketawa kikuk, "duh bisa aja kak hehehe"
"ekhem——siapa ya?"
evan dateng dengan nampan berisi dua paket nasi ayam terus natap tajam ke arah mahesa.
"eh, ini temen kamu?" mahesa menatap junia.
junia ngangguk-angguk.
"okedeh, temenmu udah dateng kan? aku pulang dulu ya, semoga kita ketemu lagi"
evan auto melotot pas ngeliat adegan didepan mata nya, bukan karena denger mahesa bilang 'semoga kita ketemu lagi' tapi karena mahesa ngusap rambut junia didepan mata evan.
mahesa sama junia tersenyum satu sama lain, bikin hati evan panas.
evan merhatiin mahesa yang keluar dari McD dengan pandangan gak bersahabat.
"van? kok gak duduk?"
"iya nih, mau duduk."
junia mengernyitkan keningnya denger suara evan yang berbeda—kedengeran lebih ketus.
"kok beli dua?"
"buat gue dua-duanya."
"o-oh, laper banget ya?"
evan cuma angkat bahu tanpa mau melirik junia sedikitpun, dia malah sibuk nyemilin ayam nya.
"van, lo ken—"
"dia siapa?"
"oh— dia kak mahesa, temen kakak gue..." jawab junia agak sedikit takut.
"temen?"
sekarang evan mulai menatap junia, tapi tatapannya galak.
junia ngangguk pelan.
"nih makan" evan nyodorin satu paket yang dia pesen tadi.
"lah kok?"
"makan, junia."
junia cuma bisa nurut dan mulai makan dengan pikiran yang bingung.
sesekali dia lirik-lirik evan tapi pas dilirik balik dia langsung buang muka, soalnya evan muka nya galak banget.
pokoknya selama makan, mereka saling diem sampe evan nganter junia pulang pun dia diem.
junia ngerasa tingkah evan itu berubah aneh saat kehadiran kak mahesa.
ㅡㅡㅡ
new cast
MAHESA
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.