♾
"Why should I feel lonely? is not our planet in the Milky Way?" ㅡHenry David Thoreau, Walden
♾
"ASSTAAGAAA!!"
Daniel mengacak surainya frustasi melihat pemandangan kamar tidurnya begitu acara pernikahannya selesai.
"Ada apa? HAHA." Seongwu yang baru saja hendak membuka pintu kamarnya menoleh ke kamar Daniel dan tertawa terbahak-bahak.
"Kau seperti pengantin baru sungguhan." Seongwu mengejek Daniel yang sedang kesal melihat tempat tidurnya terhias dengan bunga mawar ditambah beberapa balon dan lilin yang berjejeran.
"Kenapa kamarku penuh dengan sampah!" Daniel menepuk dahinya sebal.
"Sebentar lagi kamarmu akan terbakar." Lanjut Seongwu sambil tertawa.
Drrrtttt dddrrrrtttt
_
Jisung Hyung
Taraaa~
Terkejut kan?
Selamat bekerja dan buatkan aku keponakan yang lucu 😘
Aku request keponakan kembar~
Fighting 😡👊🏻
_
"Cih."
Daniel mendecih kemudian menoleh Seongwu yang masih saja mengejeknya.
"Tunggu, kau mau kemana?" Ucap Daniel dengan wajah kesalnya.
"Mandi. Ikut?" Jawab Seongwu santai sembari hendak masuk ke dalam kamarnya.
"Ett. Tunggu. Bantu aku merapikan sampah ini." Daniel menarik kerah belakang baju Seongwu dan menggiringnya masuk ke kamar bak kamar pengantin baru itu.
"Tidak mau."
"Ini dibuat untuk kita, jadi kita yang harus merapikannya."
"Tidak mauuu. Lepaskan."
Seongwu berusaha memberontak namun tentu saja tenaganya tak sekuat tenaga lawannya. Sembari mendumal Seongwupun membersihkan tempat itu.
"Kenapa harus aku yang membersihkan. Ini kan kamarnya. Daniel itu memang tipe orang yang suka memerintah. Otoriter!"
"Seongwu, aku bisa dengar~"
Ucap Daniel sembari mengumpulkan lilin yang telah ia padamkan.
"Sengaja. Maaf ya, aku tidak suka membicarakan orang di belakang."
"Tapi tadi kau mendumal bukannya bicara padaku."
"Tapi toh juga kau mendengarnya!"
"Ck, ck, ck. Cerewet."
"Sudah, aku lelah. Aku mau pergi." Sembari menenteng kantung yang telah penuh dengan sampah Seongwu bergegas keluar dari kamar Daniel.
"Tunggu." Ucapan Daniel berhasil membuat Seongwu kembali menoleh ke belakang.
"Apa? Mau berterimakasih? Tidak usah-"
"Handukmu."
Daniel tiba-tiba melempari kepala Seongwu dengan handuk baru hingga ia tampak seperti mengenakan kerudung.
Braakk
Daniel kemudian menutup pintunya dengan keras membuat Seongwu semakin kesal melihat tingkahnya. Dengan tangan yang penuh dan wajah yang tertutup handuk Seongwu kembali meledak-ledak.
KAMU SEDANG MEMBACA
Eternity ♾ OngNiel
Fan-FictionTidak ada keabadian di dunia ini. Yang kekal itu hanyalah perubahan. Dan sekarang aku telah berubah. Aku sudah mencintaimu. Besok aku juga akan berubah. Semakin mencintaimu. Warn : bxb mpreg mature content
