An Introduction to J-Hani

4.6K 260 12
                                        

Jung Hani atau lebih akrabnya dipanggil Hani merupakan gadis blasteran Indonesia-Korea yang sangat jenius. Kejeniusan Hani telah membuat ia menjadi lulusan SMA termuda di Indonesia di umurnya yang baru mencapai 12 tahun. Terlebih di umur yang semuda itu Hani telah menguasai berbagai macam bahasa antara lain Indonesia, Inggris, Korea, Jepang, dan Mandarin.

Hani pun sudah sering memenangkan olimpiade tingkat Internasional dalam bidang matematika dan sastra, namanya cukup terkenal dalam 2 tahun belakangan ini karena ia selalu menjadi peserta termuda di setiap lomba yang ia ikuti. Hal itu membuat Hani menjadi Headline di berbagai berita di Indonesia bahkan Dunia dengan Hani yang dikenal sebagai Si Jenius dari Indonesia.

Namun, jika kalian mengira Hani adalah anak anti sosial yang kerjanya hanya belajar dan belajar, kalian salah besar. Hani sangat suka bergaul, mengobrol bersama teman-temannya, bercanda dengan lelucon yang kadang dapat membuatnya diledek karena tidak lucu, bahkan membuat prank untuk teman-temannya.

Hani pun sangat suka bernyanyi dan suaranya memang sangat indah, ia juga mempunyai akun YouTube J-HN yang berisi dirinya meng-cover lagu-lagu berbagai bahasa yang ia kuasai. Tetapi tidak ada yang tahu itu karena Hani selalu bernyanyi dengan memakai topeng untuk menyembunyikan identitasnya.

Bukannya ia tidak percaya diri akan kemampuan bernyanyinya, hanya saja Hani melakukan ini untuk bersenang-senang, ia tidak ingin terkenal dengan cara ini, walaupun kenyataannya akun Hani saat ini telah mempunyai 2,75jt subscriber tetapi itu tidak masalah selagi tidak ada yg tahu jika J-HN adalah Hani, begitu pikirnya.

~~~ 26 Mei 2012~~~

Siang itu, Disaat anak seusianya sedang menunggu hasil dari pendaftaran menuju ke Sekolah Menengah Pertama, Hani malah sedang mempersiapkan berkas untuk memasuki dunia Perkuliahan. Orang tua Hani sangat membebaskan Hani untuk kuliah apa saja dan dimana saja selagi Hani merasa sanggup untuk menjalaninya.

Atas dasar itu, Hani memutuskan untuk mengirimkan berkas lamaran ke berbagai Universitas bergengsi di Dunia seperti Harvard dan Oxford karena dua universitas itu sangat tertarik dengan tittle "Lulusan Termuda", tetapi tujuan utama Hani sebenarnya hanya satu, Seoul National University.

Jika kalian mengira Hani melakukan itu karena ayahnya merupakan orang Korea, kalian salah besar. Hani melakukan itu karena saat itu ia sedang menyukai girlgroup asal Korea Selatan, A-Pink. Tentu saja itu juga karena Hani merasa mampu untuk kuliah disana.

Bukan mampu secara finansial karena orangtua Hani tidak se-kaya itu. Tetapi mampu dalam hal yang menyangkut kepintaran Hani tentunya. Walaupun begitu, Hani juga memiliki cukup uang simpanan hasil lomba lomba yang ia kumpulkan untuk menghidupi dirinya disana. Hani pun mengambil jurusan Psikologi karena sejak kecil ia sangat suka memperhatikan pola perilaku manusia yang ada disekitarnya.

"Ma, apakah tidak masalah jika aku pergi ke Korea?"
Tanyaku terakhir kali sebelum mengirimkan berkas ke UNS.

"Tidak masalah sayang, kami percaya padamu. Lagipula disana akan ada saudara ayah yang dapat menjagamu jika terjadi suatu hal"
Tenang mamaku.

"Baiklah, kalau begitu aku benar akan kirim ini untuk mendaftar disana sekaligus mengajukan beasiswa"

"Apakah itu bisa? Kamu kan, baru mau menjadi mahasiswa baru. Lagipula mama dan ayah masih bisa membayar uang kuliahmu sayang"
Tanya mamaku.

"Bisa sepertinya?" Ucapku dengan sedikit ragu "Aku kan sudah menyertakan semua prestasiku, mereka akan menyesal jika melewatkan kesempatan memilikiku untuk menjadi mahasiswanya" Lanjutku meyakinkan diri.

"Lagipula, lebih baik uang yang mama dan ayah berikan aku gunakan untuk hal lain dan kalian juga tidak perlu memberikanku uang yang terlalu besar, aku punya tabungan"

"Hahaha baiklah, aku percaya pada anakku yang sangat dewasa ini"
Ucap mama sambil tertawa.

"Ma, jangan meledekku" Ucapku sambil memasang muka cemberut yang dibuat buat.

Well, mamaku tidak sepenuhnya salah. Di usiaku yang menginjak usia dimana seharusnya anak anak beralih ke remaja, aku memiliki sikap dan juga pemikiran yang cukup dewasa. Aku merasa diriku sudah cukup bisa untuk tinggal sendiri tanpa orangtuaku, meski kedengarannya agak berlebihan. Tapi aku yakin aku bisa jika aku mau mencoba, dan hal itulah yang sedang aku coba lakukan sekarang ini.

~~~TBC~~~

HUAH INI CERITA PERTAMAKU MAAFKAN JIKA ANEH DAN BOSENIN.
SALAM SAYANG DARI MAS HOBA 💜💜

Topeng yang kumaksud itu yg kayak gini ya gais

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Topeng yang kumaksud itu yg kayak gini ya gais.

Makanya agak sulit dikenali karena nutupin setengah muka gitu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Makanya agak sulit dikenali karena nutupin setengah muka gitu.
Dan untuk visualisasi Hani aku pakenya Wang Yiren EVERGLOW karena menurut aku dia mukanya masih imut-imut gitu kan kayak anak esema wkwk.

Dan untuk visualisasi Hani aku pakenya Wang Yiren EVERGLOW karena menurut aku dia mukanya masih imut-imut gitu kan kayak anak esema wkwk

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

See you all

Bangtan Little ManagerCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang