~~~ 26 Juli 2015~~~
Wahhh akhirnya hari yang kutunggu-tunggu datang juga.
GRADUATION DAY!!
Aku gugup sekali dan agak sedikit tidak menyangka aku bisa melewati semua ini tanpa masalah yang berarti.
Hari ini adalah upacara pelepasan bagi seluruh mahasiswa yang lulus tahun ini. Gugup sekali mengingat acara ini juga disiarkan di TV nasional.
Keluargaku sudah tiba di Korea dari 2 hari yang lalu. Mereka menginap di tempat paman Jiwoo. Katanya sih, ingin menontonku bersama-sama. Kkkk ingin tertawa rasanya, aku saja belum tentu mendapat sorotan dr televisi yang meliput, dan yang benar saja, bagaimana cara mereka mencari ku sedangkan ada 1000 lebih orang di aula ini.
Oh ya, kalau kalian penasaran dengan projek Hyemi. Itu sukses besar! dan entah kenapa ada salah satu personil Bangtan yang hadir di acara tersebut, hm....siapa ya namanya, hob? hobi? hobah? idk yang jelas Hyemi seperti orang kesurupan saat bercerita tentang acaranya tersebut dan beberapa kali menyebut "uri hobi" "uri hobah" "hob-ah saranghae" dan sejenisnya.
Aku juga bingung sebenarnya, darimana dia tau? Atau memang anak Bangtan sering main ke kantor administrasi?
Entahlah, bukan urusanku.
.
.
.
Oke, jika kukatakan tadi aku gugup sekali, maka sekarang aku Super Mega gugup keterlaluan!!
*Acara pun dimulai*
Daritadi aku hanya menatap tanpa minat sang pimpinan universitas yang sedang memberikan speech-ucapan selamat dan lain-lain kepada kami.
"........baiklah, seperti tahun-tahun sebelumnya, akan dipanggil 3 mahasiswa dengan perolehan bobot nilai tertinggi di seluruh universitas"
Ucap sang pimpinan sambil menjeda ucapannya.
Sontak seluruh aula riuh dengan tepuk tangan dan flash kamera makin menjadi-jadi.
Aku melongo.
/Apa-apaan ini? Ada acara seperti ini di upacara pelepasan? Jadi ini alasannya ada televisi yang meliput? Oh Gosh! Aku bodoh sekali tidak pernah menonton acara ini tahun tahun sebelumnya karena kupikir ini hanya upacara biasa yang membosankan/
Rutukku dalam hati.
/Ah tapi, belum tentu aku ada di 3 nama itu kan? Yang dapat nilai A di sini banyak, dan belum tentu bobotku termasuk 3 tertinggi/
Tenangku meyakinkan diri.
"Baik, daftar namanya telah ada ditangan saya. Untuk nama yang diucapkan harap maju kedepan" Ujarnya lagi dengan tersenyum. Sumpah senyum itu sangat mengerikan bagiku.
"Peringkat 3 dengan perolehan bobot nilai 95,46" Lanjutnya lalu menjeda ucapannya lagi.
/Hah? yang benar saja? urutan ketiga sudah setinggi itu? Tapi....bobotku berapa ya? Aku tidak pernah memeriksanya aduh bodohnya/
Rutukku lagi dalam hati.
"Jurusan Sastra Korea, Jung Hyemi" Sambungnya meriah.
Aula riuh kembali dengan tepuk tangan dan flash kamera. Namun bedanya kali ini aku ikutan heboh (bahkan paling heboh) karena.....
God!! Itu Hyemi!! Unnie-ku mendapat peringkat 3 tertinggi!! Aku benar-benar bangga padanya.
Kulihat Hyemi tersenyum anggun mengambil sertifikat yang diserahkan pak pimpinan.
Tak kusangka airmata ku menetes begitu saja. Aku terharu, perjuangannya selama ini terbayarkan. Gadis pekerja keras itu, gadis penggila K-Pop itu, Teman seperjuanganku.
"Selanjutnya, peringkat 2 dengan perolehan bobot 96,89" Ia menjeda ucapannya sebentar.
/Wahh, darimana ya/ Pikirku penasaran.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bangtan Little Manager
FanfictionJung Hani, remaja blasteran Korea-Indonesia yang memiliki keberuntungan yang sangat diinginkan sebagian besar remaja di Dunia, bagaimana tidak? diusianya yang belum menginjak 16 tahun, Hani sudah berhasil menjadi salah satu manajer sekaligus mental...
