Jung Hani, remaja blasteran Korea-Indonesia yang memiliki keberuntungan yang sangat diinginkan sebagian besar remaja di Dunia, bagaimana tidak? diusianya yang belum menginjak 16 tahun, Hani sudah berhasil menjadi salah satu manajer sekaligus mental...
"Bagus sekali Jung Hani, sudah ingat ya punya sahabat seperti aku?" Sindir Hyemi sedang merajuk. Kini mereka berdua sedang bertemu di cafe depan BigHit.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Ahh unnie, jangan marah" Ucap Hani mengeluarkan jurus aegyo nya, biasanya Hyemi akan luluh.
"Tidak usah sok imut, aku sakit hati sekali wah.....kau bekerja di BigHit dan tidak bilang kepadaku? Tega sekali" Balasnya masih mempertahankan muka merengutnya.
"Unnie" Panggil Hani.
"Apa?" Balas Hyemi jutek.
"Maafkan aku, aku bukannya melupakanmu, tapi jadwal bang....." Ucap Hani lalu tersendat, astaga ia salah bicara, Hyemi taunya ia menjadi aktuaris.
"Jadwal bang? Apa maksudmu?" Tanya Hyemi penasaran.
"Ah? Um itu jadwal dari Bang PD-nim sangat padat untukku, maafkan aku unnie" Lanjut Hani, Hyemi hanya mengangguk.
"Aku maafkan asal kau pertemukan aku dengan Bangtan" Ucap Hyemi dengan wajah serius.Hani terdiam. Itu memang niatnya nanti saat Hyemi sudah di ruangannya, tapi mengapa Hyemi meminta duluan. Tidak jadi kejutan dong nanti.
Hani masih terdiam sampai tawa Hyemi mengalun renyah.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Aduh mukamu ahahaha lucu sekali Hani. Aku bercanda astaga, masih seru meledekmu ternyata" Ucapnya masih dengan tertawa.
Hani tersenyum, mengapa ia bisa lupa kalau sahabatnya ini sejail itu. Maka saat Hyemi sudah tak marah, atau memang sebenarnya sejak awal tidak marah. Hani berucap lagi.
"Apakah kau mau melihat lihat ruanganku unnie? Masuk kedalam BigHit" Tanya Hani senang.
"Bolehkah?" Tanya Hyemi balik dengan mata berbinar-binar.
Hani tertawa sejenak, unnienya ini lucu sekali."Tentu saja boleh, kan aku yang mengajak" Ucap Hani akhirnya yang dibalas anggukan antusias dari Hyemi.
Lalu mereka berdua mulai meninggalkan cafe dan memasuki gedung BigHit. Ruangan Hani ada di lantai 2. Satu-satunya ruangan karyawan yang menyatu dengan ruangan ruangan produser dan ruang latihan di agensi ini. Itulah mengapa Adora sering mengunjunginya.