Yeonjun menarik ku dan gue terjatuh ke dalam pelukannya. Gue bisa merasakan detak jantung ku berdebar dengan sangat cepat. Gue yakin Yeonjun bisa merasakan detak jantung ku saat ini.
Gue hanya bisa menutup wajahku di dalam pelukan Yeonjun. Yeonjun hanya tersenyum melihat ku.
Yeonjun kelihatannya gemas dengan perilaku Mirae saat ini. Dia ingin sekali mencubit pipi yeoja tersebut.
Yeonjun POV
Kenapa lu sangat imut sih Irae, batin Yeonjun.
"Ya! Kenapa lu nutup wajah mu, gue ga bisa melihat wajah mu. Tatap gue, Irae." Mirae tidak merespon, dia tetap menyembunyikan wajah nya.
Gue langsung menarik dagu Mirae ke atas agar dia melihat ku.
Gue bisa melihat wajah nya merah. Itu sangat imut, aku ingin sekali mencubit pipinya.
"Kenapa kamu menyembunyikan wajah mu, hah? Gue ga bisa liat wajah cantik lu ntar." Pipi Mirae semakin memerah mendengar ucapan ku barusan.
"Gara-gara lo! Wajah gue jadi gini, karena lo."
"Tadi siapa yang setuju, hah? Lu sendiri juga yang ijinin, lagian, gue emang cinta banget sama lo kok, Irae."
Mirae kemudian hanya menatap mataku, dalam. Seketika dia menegakkan dirinya lagi, tapi dia tidak kembali duduk seperti semula, malahan dia duduk di pahaku dan memelukku erat.
"Bodoh... Gue sangat malu tau... gue juga mencintai mu Yeonnie, maafkan gue pergi. Sekarang gue ga bakalan pergi lagi."
Mendengar ucapan Mirae, gue membalas pelukannya dan membelai rambut pirangnya dengan lembut.
"Iya gue tau kok, gue juga maafin lu. Gue juga minta maaf selama beberapa tahun, gue ga ada di samping mu. Ga menjaga mu. Maafin gue ya, Irae?"
"Iya."
Mirae kemudian mengangkat kepalanya dan menatap wajah ku.
Kemudian dia mencium ku, mengusap bibirnya dengan lembut di bibirku, ada emutan kecil di sela-sela ciuman tersebut. Gue membalas ciuman Mirae.
***
Perusahaan MYRAE
Gue dan Mirae sudah sampai di perusahaan. Dari dalam mobil gue bisa melihat banyak lagi wartawan berkumpul di depan pintu masuk perusahaan.
Setelah menenangkan diri beberapa menit, gue dan Mirae akhirnya keluar dari mobil, para wartawan langsung mendatangi kami berdua.
"Permisi, Tuan Yeonjun. Bisakah kami bertanya?"
"Maaf, tapi saya sedang sibuk. Saya terburu-buru." Gue langsung menggendong Mirae yang dari tadi di samping ku terhimpit oleh para wartawan.
Mirae kaget dan langsung mengalungkan tangannya di leherku. Para wartawan terus memotret kami berdua. Gue hanya langsung terus menuju kantor tanpa memperdulikan para wartawan yang tengah memotret kami berdua
Tzuyu POV
Heh. Lu akan gue bunuh, tunggu saja. Yeonjun akan segera menjadi milikku, batin Tzuyu.
Gue dari tadi hanya berada di kantor Yeonjun, menunggunya dan si yeoja asing tersebut datang. Gue juga terus melihat berita di tv kantor Yeonjun.
Siapa yeoja tersebut? Mirae? Tapi rambut Mirae tidak pernah pirang. Tapi kata Yeonjun di bandara dia adalah Mirae...
Gue hanya bisa bertanya dalam benak ku, dan diam menunggu mereka.
Yeonjun POV
Gue dan Mirae sekarang sudah berada di depan pintu kantor ku, dari luar gue bisa melihat Tzuyu di dalam yang tengah menonton berita saat ini. Para wartawan masih ada di belakang ku.
KAMU SEDANG MEMBACA
Remember Me {Choi Yeonjun}
Genç KurguIni adalah kisah seorang Yeoja cantik yang kehilangan semua ingatannya tentang tunangannya, Choi Yeonjun. Pada masa kecil mereka berdua, mereka sering pergi ke danau dekat vila mereka. Ada sesuatu yang aneh di danau tersebut, mereka melihat sesuatu...
