Mata Kuliah Casey belum selesai tapi dia langsung keluar dari kelas, padahal sedikit lagi dosen lain akan masuk. Jam menunjukkan pukul 10:40, artinya tempat yang akan ditujunya sudah buka.
Saat menuruni tangga dia tidak sengaja mendengar percakapan seorang dosen dan pemuda di bawahnya. Karena suaranya tidak asing, dia mengintip sedikit dan melihat pemuda tadi yang menyenggolnya di kantin dengan dosen yang akan segera masuk ke kelasnya
"Maaf Mr Dunn... Saya sedang banyak pikiran saat ini"
"Jangan kaitkan masalah pribadi dengan kuliah kamu. Kalau kamu seperti itu lagi, saya tidak akan mengizinkan kamu masuk di kelas saya. Kau mengerti Mr Scott?"
"Saya mengerti"
Casey langsung menjauh dari tempat itu saat Mr Dunn pergi. Di perjalanan dia senyum-senyum sendiri mengingat percakapan tadi. Tidak habis pikir dengan nama pemuda itu
"Banyak yang kau ganti, tapi Scott? Astaga.. anak itu banyak akal.." Gumamnya sambil tersenyum
"Hey, tunggu" Casey tertegun. Dia kenal suara ini. Saat membalikkan badan, umpatan pelan lolos dari mulutnya. Benar, ternyata orang ini adalah pemuda yang bercerita dengan Mr Dunn
"Apa kau mengenalku?"
Casey mendadak gugup "A-apa maksudmu? Aku tidak-"
"Scott. Itu namaku. Aku dengar kau menyebut namaku" Saat itu juga Casey tidak bisa berhenti mengumpat dalam hati. Bagaimana bisa dia lupa kalau orang ini memiliki pendengaran yang cukup tajam
Scott ini menatapnya lekat-lekat, seperti ingin Casey mengungkapkan sesuatu yang mengganggunya sejak pertemuan mereka di kantin
"Kau salah dengar, maaf aku harus pergi" Bukannya menjauh, malah Casey tertarik mendekat. Secara tidak sengaja gadis itu menubruk dada bidang cowok di depannya ini. Aroma maskulin menyeruak masuk indra penciumannya
Sedangkan Scott? Dia tersenyum dan mengangkat dagu Casey pelan "Apakah kita berjodoh? Mata kita punya warna yang sama.. kau juga sangat wangi.. Lavender? Benar?"
Bibirnya tertutup rapat. Gadis itu bahkan tidak berani mengucapkan sepatah kata pun. Mereka berdua saling menatap seperti mengisyaratkan.. kerinduan? Dan semua kejadian ini tidak terlepas dari pandangan Drew dan pendengaran anggota lain, karena Casey masih menggunakan earphone-nya
"Casey bicaralah.." Ujar Joey serius
"Aku segera kesana" Drew sudah tidak tahan lagi melihat drama ini. Dia langsung kesana dengan tersenyum miring
"Aku tahu aku tampan, tapi jangan diam dan hanya melihatku seperti itu" Tersadar akan posisi mereka yang terlalu dekat, Casey beringsut menjauh dan melayangkan tatapan datar pada Scott
"Casey, aku sudah menunggumu dari tadi.. Dan kau. Kau siapa?" Drew muncul dan langsung merangkul Casey mesra. Scott mengangkat satu keningnya
"Kau pacarnya?" Tanya dia ragu. Drew hanya mengedipkan matanya dan mencium pipi Casey
"Aku harus pergi" Gadis itu segera pergi dari sana. Tidak mau lagi di curigai Scott atau berurusan dengan Drew
Saat Casey pergi, kedua cowok tadi masih setia di tempat masing-masing dan saling melempar pandangan meremehkan. Drew menggeleng kepalanya dan berjalan sengaja menubruk bahu Scott
"Sekali lagi kau sentuh dia, kau akan berurusan denganku" Ucapnya dingin dan berlalu pergi
"Good job Drew" Puji Vince
"Aku bisa jaga diriku sendiri" Sahut Casey kesal
"Kenapa kau hanya diam saat dia menyentuhmu?" Skakmat. Casey tidak mampu menjawabnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Grey's Agency
ActionDengan terpaksa Mr Flint memanggil kembali Team Silver di tengah 'cuti' mereka. Reuni yang patut di nantikan, tapi tidak berjalan sesuai harapan. Nyawa kembali di pertaruhkan setelah 3 tahun. *Dalam Tahap Revisi*
