"DASAR CEWEK MURAHAN! KAMU KIRA FELIX MAU JADI PACAR KAMU! TIPE FELIX TU BUKAN KAYA KAMU, DASAR CUPU!"teriak Felix didepan cewek berkacamata itu. Hyunjin yang melihatnya memijat pelipis
Segala pake kamu kan jadinya gak serem lix--Seungmin juga berbatin
Buliran bening mengalir deras. Banyak pasang mata menatapnya kasian
Mereka juga tidak nyangka bahwa Felix si lucu itu jadi seperti ini.
Felix juga gak tega sebenernya gak kuatt tapi dia harus pertahanin.
Kebetulan ada Lino sama Jisung deuh membuat Felix kesal.
Ia mendorong Cewek berkaca mata itu dengan halus
Lino dan Jisung ikut kerumunan itu. Mata Lino membulat melihat cewek berkaca mata itu didorong oleh Felix.
Di tangkupnya Cewek itu untuk berdiri.
"Lix kamu apa-apaan sih!"bentak Lino
Cewek itu menggeleng lemah. Menatap Felix dengan sedih.
"Sung urus dia. Kakak mau ngomong sama Felix" perintah Lino kepada jisung. Jisung mengangguk pelan.
Duh hati Hyunjin dah dugun-dugun gimana kalau Lino makin benci sama Felix.
Seungmin sih gak tanggung jawab soalnya itu bukan ide Seungmin melainkan Hyunjin.
"Kak Lino lepasin! Sakit!"berontak Felix saat Lino mencengkram kuat tangannya Felix.
Kini mereka berdua berada di belakang sekolah.
Lino menatap dingin adiknya. Tangannya mengepal.
Plakkk
Satu tamparan mulus mendarat di pipi mulusnya. Felix tak menyangka dengan tindakan Lino. Pipinya terasa amat perih seperti terbakar, tamparan Lino tidak main-main.
"UDAH PUAS BIKIN ORANG NANGIS! KEMAREN TAWURAN, BOLOS DIHUKUM, SEKARANG APA? PINTER KAMU YA NGEBULLY ORANG!" bentak Lino
Felix menunduk sungguh bukan itu yang dia harapkan. Kakaknya yang tak pernah membentak tapi kali ini membentaknya. sepertinya Lino sedang marah besar.
"Siapa yang ngajarin semua itu? Mau jadi Bad hah?"
Felix berani menatap kakaknya. "Ini semua felix lakuin buat bikin kak Lino sayang sama Felix. Felix sedih kak kasih sayang kak Lino sama Felix tuh beda. Beda sama Jisung. Apa salahnya Felix berbuat kaya gini? Ini semua buat narik perhatian kakak?" Ucap Felix berkaca-kaca.
Lino menatapnya dengan sorot kecewa. "Apa lagi sih Lix! Kamu Iri sama Jisung? Dulu kakak udah bilang kakak juga sayang sama Felix. Terus kamu kaya gitu buat narik perhatian kakak? Kamu salah! Justru itu yang buat kakak semakin hari semakin kecewa sama Sifat kamu! Terserah Felix mau apa terserah. Kakak Kecewa!" Ucapnya dengan Datar kemudian ia meninggalkan Felix yang menangis tersendu-sendu.
"Kenapa jadi gini sih!" Lirih Felix yang menjatuhkan dirinya direrumputan.
"Eh nih permen buat kamu. Makasih ya udah bantuin Felix" ucap Felix sambil menyodorkan sebuah lolipop kepada cewek berkacamata itu.
Cewek tadi tersenyum manis. "Makasih kak. Gimana rencananya berhasil kah?"
"Engga" tunduknya sedih
"Kalo gitu Felix duluan ya..bye maafin yang tadi ya" pamitnya
Cewek tadi ingin bertanya tapi yasudahlah setelah itu ia melambaikan tangannya. Tak menyangka kebaikan seorang Felix. Dia membully juga settingan izin dulu gak kaya kakel lain seenak jidat membullynya bahkan menginjak injak harga dirinya.
Holla janjiku terpenuhi
Muehehehe
KAMU SEDANG MEMBACA
[I] Affection? | Felix
Ficção AdolescenteIni semua tentang Felix. felix ingin menjadi nakal agar menarik perhatian sang kakak namun bukan itu yang ia dapat melainkan tatapan kecewa dari sang kakak. sebenarnya Felix gak nakal dia tu gak bisa jadi nakal dia ditakdirkan jadi orang baik-baik.
![[I] Affection? | Felix](https://img.wattpad.com/cover/217237944-64-k830630.jpg)