Kisah sepasang manusia, lelaki dan perempuan yang mempunyai kesamaan sama-sama belum berpacaran, sama-sama ada seseorang yang mendekati mereka bertujuan ingin menjalin hubungan. Dan sama-sama menolaknya. Perbedaan mereka hanya pada umur yang terpaut...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🍁🍁🍁
"Xenna" panggil Nicholas pada Xenna. Sebab beberapa kali panggilan, Xenna tidak menyahut.
Karena masih tidak ada jawaban. Akhirnya Nicholas menoleh pada Xenna. "Kau kenapa ?" Tanya Nicholas.
Xenna perlahan menatap pada Nicholas, dibeberapa bagian kuliat Xenna muncul kemerhan.
"Kenapa bisa begini" Nicholas sangat panik.
"Ahjussi, gatal sekali, dan perutku... hiks" tangis Xenna akhirnya pecah, sedari tadi pertama ia naik mobil, gejalanya sudah mulai muncul.
"Kita kerumah sakit, kamu harus tahan" Nicholas reflek menggenggam sebalah tangan Xenna.
"Hiks,..." sebelah tangan Xenna menekan perutnya, rasa keramnya menyiksa, ditambah gatal pada kulitnya.
Tidak sampai bermenit menit, kini mobil sudab berhenti tepat didepan lobby rumah sakit.
Nicholas keluar dari mobil terburu buru.
"Kamy kuat Xenna" ucap Nicholas, saat Xenna sudah dalam gendongannya.
Saat Nicholas sudah mengangkat Xenna, salah satu perawat yang melihat langsung membantu. Dan langsung membawa Xenna yang sudab diatas brangkar menujy UGD.
"Tunggu diluar ya Pak" setelah ucapan itu terdengar, Nicholas berhenti tepat didepan pintu.
"Makanan apa yang membuatnya alergi" gumam Nicholas, ia berjalan mondar mandir didepan pintu UGD.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Bagaimana dok ?" Tanya Nicholas saat dokter keluar dari ruangan.
"Keadaannya sudah baik baik saja, setelah ini langsung dipindah keruangan biasa, dan bisa pulang setelah infusnya abis, nanti saya resepkan obat alerginya" jelas Dokter.
"Alergi apa ya Dok ?" Tanya Nicholas.
"Pasien Alergi kacang kacangan" jawab Dokter.
Nicholas terdiam sebentar, ia mengingat makanan apa saja yang dimakan Xenna tadi. Ingatannya jatuh pada hidangan penutup yang dipesan oleh Fabrica. Nicholas menghela nafas berat.