Kisah sepasang manusia, lelaki dan perempuan yang mempunyai kesamaan sama-sama belum berpacaran, sama-sama ada seseorang yang mendekati mereka bertujuan ingin menjalin hubungan. Dan sama-sama menolaknya. Perbedaan mereka hanya pada umur yang terpaut...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🍁🍁🍁
Berbeda dengan kemarin, pagi ini Xenna sudah berpakaian rapih mengenakan pakaian formal, mulai hari ini ia akan ikut kemana pun Nicholas pergi. Walau disini asisten atau sekretaris khusus di kantor disini, tetap Xenna yang akan mengatur semuanya, sebab ia sekretaris pribadinya Nicholas.
Xenna keluar dari kamar, ia mulai menuruni tangga menuju lantai bawah, tujuan Xenna adalah ruang makan.
Dan lagi, setibanya diruang makan, Xenna sudah melihat sosok Nicholas berada disana, kali ini ia tidak sedang memasak, melainkan sedang menata makanan. Lelaki itu sudah selesai memasak rupanya.
"Dan lagi kamu menyiapkan semua ini" Xenne langsung berucap itu saat sampai didekat Nicholas yang sedang mengatur tata letak mangkok yang sudah berisi makanan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Nicholas mengembangkan senyumannya melihat kedatangan Xenna, "morning sayang" ucap Nicholas.
Xenna tersenyum malu malu, ingatkan ia jika mereka baru jadian kemarin siang. "Morning" ucap Xenna.
"Ayo makan, setelah ini kita harus segera berangkat" ujar Nicholas.
Xenna menganggukkan kepalanya.
"Hari ini sebelum ke kantor kita cek lapangan dulu" ucap Nicholas disela makan mereka.
"Kita ke lokasi pembangunan hotel atau restoran dulu ?" Tanya Xenna.
"Kita ke lokasi pembangunan hotel dulu, untuk lokasi restoran kita cek nanti saja saat 80% selesai" jawab Nicholas.
"Baiklah" ucap Xenna.
Xenna meneguk minumannya, lalu menatap pada Nicholas, dan ternyata lelaki itu sedang menatapnya.
"Kapan kamu selesainya ?" Tanya Xenna.
"Belum lama" jawab Nicholas.
Xenna menganggukkan kepalanya, ia berdiri. Saat hendak mengangkat piring, langsung dicegah oleh Nicholas.