Kisah sepasang manusia, lelaki dan perempuan yang mempunyai kesamaan sama-sama belum berpacaran, sama-sama ada seseorang yang mendekati mereka bertujuan ingin menjalin hubungan. Dan sama-sama menolaknya. Perbedaan mereka hanya pada umur yang terpaut...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🍁🍁🍁
Sementara didalam kamar, Xenna masih terlelap. Sedangkan Agatha sudah kembali kesini beberapa waktu lalu.
Agatha akan bersiap, sebab satu jam lagi ia harus kembali ke Jakarta. Karena memang jadwalnya disini sudah habis hari ini, tidak bisa diperpanjang. You know kekasihnya sangat sibuk.
Sembari beberes, Agatha beberapa kali menatap pada Xenna yang masih terlelap. Ia sungguh sangat penasaran, ada apa dengan temannya itu, apa yang terjadi semalam. Semalam setelah Xenna pergi meninggalkannya, ia langsung berpisah dengannya.
Waktu pun berlalu, Agatha pun perlahan mulai membawa koper mengarah pada pintu. Ia mau pamit pada Xenna, tapi tidak enak membangunkan temannya itu. Terlihat sekali wajah Xenna tidur lelap seperti orang kelelahan.
"Gue pulang duluan ya Na" akhirnya Agatha berucap pelan, nanti ia akan mengirim pesan pada temannya itu.
Dan kini hanya Xenna sendirian didalam kamar, dengan masih tertidur damai diatas kasur.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Emmhhh" Xenna menggeliat, ia perlahan membuka matanya, ia melihat kearah kaca.
"Sepertinya sudah sangat siang" Xenna perlahan mendudukkan badannya, ia bersandar pada kepala kasur.
Xenna melihat kesekitar kamar, kamar ini tampak sidah rapih, barang Agatha bahkan sudah tidak ada diatas nakas.
Tangan Xenna meraih ponsel yang ada diatas meja nakas. Ia mengecek ponselnya, ada dua notifikasih dari Agatha dan Fabrica. Mereka sudah pergi dari villa ini.
Fabrica mengatakan dia akan langsung berangkat bulan madu, harus memanfaatkan waktu katanya. Sedangkan Agatha sudah kembali ke Jakarta bersama Axel. Karena Axel tidak bisa meninggalkan kantor lama. Serta ada notifikasih dari grup yakni pesan dari Qiara yang menanyakan kabarnya, dan menagih cerita disini.
Beberapa saat berkutat dengan ponsel, Xenna kembali meletakkan ponselnya. Ia akan membersihkan dirinya. Lalu nanti ia akan kebawah untuk makan, tidak bisa dipungkiri perutnya sudah meronta minta di isi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.