30 ☘

160 23 0
                                        

🍁🍁🍁

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

🍁🍁🍁

Pagi menjelang, Xenna dibangunkan oleh suara kicauan burung. Perlahan matanya terbuka. Lalu langsung disuguhkan oleh cahaya dari luar.

"Jam berapa sekarang" gumam Xenna.

"Ya ampun sudah siang" ucap Xenna.

Setelahnya Xenna langsung membereskan tempat tidur dan mandi membersihkan diri. Semalam setelah makan Nicholas langsung mengantarnya ke kamar, lalu Xenna membereskan pakaiannya dan langsung tiduh setelah itu. Badan rasanya pegel semua.

Beberapa menit kemudian, Xenna keluar dari kamar mandi, langsung menuju ruang ganti didalam kamarnya.

Mari kita perjalas rumah ini sedikit, rumah ini memang tidak sebesar rumah Nicholas yang ada di Indonesia, hanya saja jika ditinggali berdua rumah ini sangat besar. Kamar tidurnya ada lima dan itu dilengkapi semua dengan kamar mandi dalam dan walk in closet. Kata Nicholas semalam sengaja rumah ini dibuat lebih sederhana dibanding rumah yang ada di Indonesia, tapi untuk isinya sama lengkapnya.

Disini lebih diutamakan kenyamannya dan kekeluargaannya, jadi jika berkumpul tidak harus jauh memanggil ke kamar masing masing. Rumah ini lebih fokus pada tanah yang ada diluar, jika dilihat di siang hari akan  banyak taman, berbagai macam tanaman ada, yang paling banyak terutama bunga, kalau untuk sayuran hanya ditanam dibelakang rumah, dan ada juga danau luas membentang dibelakang rumah. Jadi rumah ini berdiri ditengah tengah taman dan akses jalan kesini mudah hanya saja disepanjang jalan masih hutan, rumah ini jauh dari rumah rumah tetangga.

Kembali pada Xenna, sekarang ia sudah berpakain rapih, tapi hanya pakaian santai, sebab semalam kata Nicholas ia belum mulai kerja ke kantor, hanya mengurus jadwal dan beberapa berkas saja, jadi itu bisa dilakukam dirumah saja.

"Rumah ini tak kalah cantik saat siang hari" karena ada beberapa dinding kaca jadi cahaya banyak yang masuk, dan itu menerangi rumah.

"Aku melihat pemandangan ini lagi" gumam Xenna, ia melihat Nicholas yang sedang mengiris beberapa bahan masakan. Dia tidak menyadari kehadiran Xenna.

Xenna pun melangkah semakin dekat, saat sudah dekat dengan Nicholas, barulah lelaki itu mendongak, dia mendengar langkah kaki Xenna.

"Morning" sapa Nicholas duluan.

"Morning" jawab Xenna, ia tersenyum dan bersandar pada meja tepat disebrang Nicholas.

"Tidurnya nyenyak semalam ?" Tanya Nicholas.

"Sangat nyenyak" jawab Xenna.

"Syukurlah, kamu duduk saja ya, aku selesaikan ini dulu" ucap Nicholas.

"Ok Boss" Xenna memberikan hormat ala prajurit, lalu ia duduk dikursi tinggi, disampingnya memang ada kursi, tadi ia berdiri diantara kursi.

"Rumah ini sangat nyaman dan hangat, aku ingin berkeliling, dan sangat penasaran dengan danau yang aku lihat dijendela kamarku" Xenna sangat ingin berkeliling rumah ini.

 [Change story ] XENNICHCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang