Kisah sepasang manusia, lelaki dan perempuan yang mempunyai kesamaan sama-sama belum berpacaran, sama-sama ada seseorang yang mendekati mereka bertujuan ingin menjalin hubungan. Dan sama-sama menolaknya. Perbedaan mereka hanya pada umur yang terpaut...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🍁🍁🍁
Pagi pagi sekali Xenna sudah bangun, selesai sholat tadi ia langsung menuju kedapur, ia akan membuat makanan untuk sarapan nanti.
Asik berkutat dengan masakan, fokus Xenna teralihkan oleh cahaya jingga dari dinding kaca.
"Sebentar lagi terang ternyata" ujar Xenna.
Selesai masak, Xenna langsung duduk di kursi pantri, ia akan makan lebih dulu, baru setelahnya ia akan membersihkan diri.
Xenna memutuskan untuk tidak menunggu Nicholas, tapi ia akan menyiapkan makanan juga untuk bos nya itu, hanya saja ia akan makan duluan. Ia takut Nicholas akan langsung menolak ajakannya, untuk urusan dimakan atau tidak itu terserah dia saja. Yang penting nanti dia akan kasih catatan kecil diatas meja makan.
Setelah menghabiskan makanannya, Xenna langsung membereskan piring serta membersihkan semua peralatan masak yang dipakainya tadi.
"Hari ini kita lewatkan dulu sunrisenya" gumam Xenna, saat melihat pantulan cahaya jingga semakin terang.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kita langsung berangkat" ujar Nicholas, saat melihat Xenna yang berjalan kearahnya.
Bos nya itu tadi memang duduk di sofa.
"Iya" jawab Xenna seadanya, dan langsung mengikuti langkah Nicholas keluar dari rumah.
Xenna penasaran, apakah makanan diatas meja makan sudah dimakan, atau hanya dibiarkan saja tidam disentuh, atau bahkan bos nya itu tidak masuk ke area dapur. Entahlah.
Ingin bertanya, tapi Xenna ragu menanyakannya, ia terlalu takut dengan respon yang tidak diinginkannya.
Didalam mobil pun hanya hening yang ada, tidak ada suara, hanya ada suara dari kendaraan yang diluar mobil adanya.
Perjalanan sekitar setengah jam ditempuh mobil, akhirnya berhenti dilokasi bangunan yang hampir jadi, jika yang melihat orang awam mereka akan mengira bangunan itu sudah selesai, tetapi bagi mereka yang bekerja didibidang itu, bangunan ini belum seratus persen jadi. Bahkan presentasenya masih banyak dari seratus persen.