Kisah sepasang manusia, lelaki dan perempuan yang mempunyai kesamaan sama-sama belum berpacaran, sama-sama ada seseorang yang mendekati mereka bertujuan ingin menjalin hubungan. Dan sama-sama menolaknya. Perbedaan mereka hanya pada umur yang terpaut...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🍁🍁🍁
Hari terus berlalu, kini sudah hampir tiga bulan terlewati oleh Xenna dikota Bali bersama Nicholas, bos nya.
Tapi selama itu, menurut Xenna seperti ada perbedaan. Entah hanya perasaannya saja atau memang benar yang dirasakannya.
Setelah kejadian sakit Nicholas kambuh waktu itu, Xenna merasa Nicholas semakin jauh, seperti ada tembok yang menjadi pembatas mereka.
Tidak ada lagi makan bersama, jangankan makan bersama, waktu itu Nicholas memutuskan agar Xenna tidak perlu memasak untuknya, jika ingin masak Xenna hanya untuk makannya saja. Nicholas pulang hanya untuk mengistirahatkan tubuhnya saja.
Dalam pekerjaan pun, Nicholas sering lakukan pekerjaan dilapangan dan Xenna tidak diperkenankan ikut mendampinginnya, Xenna hanya ikut jika dibutuhkan dalam artian jika Mark berhalangan hadir. Xenna ditugaskan untuk bekerja dikantor saja.
Sempat terbesit dipikiran Xenna, lantas untuk apa ia ikut dinas bekerja disini sampai berbulan bulan, yang judul awalnya ia akan mendampingi kemanapun Bos nya itu bekerja sebab ia adalah sekretarisnya, nyatanya sekarang ia sama saja seperti karyawan biasa.
Pernah waktu itu, saat Xenna sudah pulang dari kantor, dan Nicholas belum pulang, saat itu Xenna sedang duduk bersantai diruang tengah, dan ruangan itu akan dilewati oleh Nicholas jika hendak kekamarnya. Tetapi saat itu Nicholas seolah tidak melihat kehadirannya.
Jujur saja ada perasaan yang mengganjal didiri Xenna, semua terasa aneh, sikap Nicholas padanya sedikit membuatnya sesak. Tapi ia sadar diri disini ia bukan siapa siapa, hanya seseorang yang bekerja dengannya atau bawahan bukan orang penting dihidup bos nya itu.
Tapi kenapa rasanya menyesakkan, pikiran yang mengarah pada percintaan sering ditepis oleh Xenna. Prihal perasaan sepertinya tidak mungkin akan secepat itu kan, sebab tidak ada interaksi yang berarti yang mereka berdua lewati.
Xenna sering kali menyadarkan dirinya, ia harus tahu batasan tidak boleh melewati batas itu. Hanya saja setiap kali ia menyangkal semuanya, semua ciri ciri yang ada itu menunjukkan kearah sana, kalian mengerti kan apa maksud Xenna.
Kantuk belum muncul ke Xenna, padahal sekarang waktu sudah tengah malam, saat ini ia masih duduk di sofa yang ada dikamarnya, dengan pintu kaca yang terbuka.
Dari sini Xenna bisa mendengar jika mobil Nicholas sampai rumah. Tapi semenjak ia pulang tadi sore, bos nya itu belum pulang.
Malam ini bukan pertama kalinya Nicholas pulang larut, hanya saja rasa khawatir Xenna terlalu berlebihan kadang jika dihadapkan dengan situasi seperti ini. Sampai nanti Nicholas pulang, Xenna tidak akan bisa tidur.
"Apa dia baik baik saja" ucap Xenna.
Tiba tiba ada suara mobil terdengar oleh Xenna. Dan Xenna spontan berdiri, ia berjalan kearah balkon. Dan benar saja mobil bos nya itu baru saja berhenti didepan rumah.