27 ☘

153 22 0
                                        

🍁🍁🍁

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

🍁🍁🍁

Pagi menjelang siang sekitar pukul sepuluh, Xenna sudah berpakaian rapih, ia menggunakan dress berwarna putih gading, dengan makeup natural tapi terkesan dewasa.

Xenna sekarang sedang duduk diteras rumah menunggu kedatangan Nicholas. Sepuluh menit lagi sampai katanya tadi, jadilah Xenna menunggunya diluar.

Setelah beberapa hari yang lalu Xenna masih berada di Bali, tepat kemarin pagi pagi Xenna dan Nicholas sudah mendarat di bandara soekarno hatta Jakarta. Malamnya Xenna langsung diberitahu Nicholas berkunjung kerumah Oma, sebab Oma sudah gak sabar bertemu katanya.


Dan tepatnya siang ini, Xenna akan makan bersama keluarga inti Nicholas, hanya makan keluarga seperti waktu itu. Tapi nanti setelah makan akan ada acara kecil, itu kata Nicholas.

Tapi Xenna sekarang sudah sangat gugup. Dipangkuan Xenna sudah ada satu box roti dan kue, ada beberapa jenis kue dan roti yang dibuat oleh Selenna semalam. Bahkan ada kue yang baru selesai dibuat tadi pagi. Hanya itu buah tangan dari Xenna.

Tin..tinn...
Suara klakson membuat lamunan Xenna buyar, ia reflek langsung berdiri. Dan langsung berjalan kearah Nicholas.

"Pamit sama Ibu kamu dulu" ujar Nicholas.

"Ibu udah di toko, tadi Ibu titip salam saja" jawab Xenna.

"Hemm baiklah" Nicholas pun membukakan pintu mobil untuk Xenna.

"Terima kasih" Xenna berucap saat sudah duduk dikursi, ia mendongak kearah Nicholas yang masih berdiri.

Nicholas mengembangkan senyumannya dan kepala dianggukkan. Setelahnya baru ia berjalan mengitari mobil dari depan, dan masuk ke kursi kemudi.

"Seat belt jangan lupa" ujar Nicholas, ia lihat Xenna belum memasangnya.

"Iya" jawab Xenna.

Dan mobil pun mulai melaju meninggalkan area rumah Xenna.

"Itu kamu bawa apa, besar sekali kotaknya" ucap Nicholas, ia menanyakan itu sebab Xenna sangat berhati hati tadi membawanya, bahkan ia letakkan dipangkuannya.

"Roti sama kue, ibu bikin ini dari semalam, dan lanjut tadi pagi hehe" jawab Xenna.

"Harusnya gak usah repot repot gitu" ujar Nicholas.

"Gak repot kok, ibu happy bikinnya, aku juga ikut bantu" senyuman Xenna muncul.

"Sepertinga aku harus bertemu ibu kamu nih kapan kapan" ujar Nicholas, sebelah tangannya meraih jemari Xenna. Dan kebetulan lampu lalu linta sedang merah.

 [Change story ] XENNICHCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang