Kisah sepasang manusia, lelaki dan perempuan yang mempunyai kesamaan sama-sama belum berpacaran, sama-sama ada seseorang yang mendekati mereka bertujuan ingin menjalin hubungan. Dan sama-sama menolaknya. Perbedaan mereka hanya pada umur yang terpaut...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🍁🍁🍁 Hari ini tepat harinya Xenna sidang seminar proposal. Dari pagi Xenna sudah disibukkan oleh Ibu nya yang ingin anaknya tampil cantik, padahal hanya akan memakai pakaian hitam putih. Tapi kata Selenna harus dandan juga, itu kan jadi nilai plus nanti.
Selenna memang berbakat dalam makeup, jadi untuk kali ini Xenna menyerahkan pada Ibunya itu, ia percaya ia akan tampil cantik apa kata Ibunya.
Setelah semuanya selesai, Xenna berangkat ke kampus. Dan kedua temannya sudah datang, Qiara sudah selesai lebih dulu. Sementara jadwal Agatha dan Xenna berbarengan tetapi beda ruangam dengan ia.
"Tadi gimana lo Qia ?" Tanya Agatha.
"Sumpah ya gue awal gugup banget, tapu nanti seiring berjalannya waktu bakalan santai beneran deh" jawab Qiara.
"Takut gak bisa jawab" ucap Agatha.
"Pasti bisa" ucap Xenna.
Percakapan mereka hanya seputar itu.
Waktu terus berjalan, akhirnya Xenna dan Agatha masuk kedalam ruangan, berbeda pintu yang mereka masuki, tapi pintunya berhadapan. Sedangkam Qiara menunggu mereka berdua dikursi lorong pas mereka bicara tadi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
---Kita Skip pas mereka selesai sidang ya, sebab disini ceritanya tidak menonjolkan prihal kampus sedalam itu, terima kasih---
Setelah kurang lebih satu jam lebih, Xenna dan Agatha baru keluar dari dalam ruangan.
Xenna lebih dulu keluar dari ruangan, dan tidak lama disusur oleh Agatha.
"Xenna kita berhasil Aaa_"Agatha ingin teriak tapi langsung ia bekap sendiri mulutnya, seketika ia inget kalo masih disekitar ruang sidang.
"Lebih baik kita susur Qiara dulu" ucap Xenna.
Mereka pun berjalan pegi meninggalkan area itu.
Tadi Qiara memberitahukan kalo dia akan menunggu dikantin luar dekat parkiran, jadi lah mereka menyusulnya disana.
Sesampainya dikantin, terlihat Qiara sedang asik ngobrol dengan pacarnya dan satu lelaki, Rafael dan Bastian tentunya siapa lagi.