Kisah sepasang manusia, lelaki dan perempuan yang mempunyai kesamaan sama-sama belum berpacaran, sama-sama ada seseorang yang mendekati mereka bertujuan ingin menjalin hubungan. Dan sama-sama menolaknya. Perbedaan mereka hanya pada umur yang terpaut...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🍁🍁🍁
Hari berlalu, terhitung sudah tiga bulan berlalu semenjak Qiara datang menemui Xenna waktu itu. Waktu tiga bulan dilewati oleh Xenna dengan kesibukkan menyelesaikan skripsi. Untungnya kerjaan kantor sudah dihanle banyak oleh Mark, jadi Xenna hanya membantu seperlunya. Itu pun sudah keputusan Nicholas .
Berbicara tentang Nicholas, bos nya itu masih bersikap sama, perubahan yang terjadi tiga bulan lalu tidak berubah. Xenna sangat bersyukur akan hal itu.
Hanya saja hubungan mereka belum resmi, mereka memang sudah tidak ada batasan seperti sebelumnya, tetapi interaksi mereka sudah jauh, walau komunikasi mereka kadang terhalang dengan kesibukan satu sama lain, tapi saat sedang sarapan dan makan malam biasanya mereka akan mengobrol banyak. Hari hari dilalui dengan pembuka dan penutup yang manis.
Seperti malam ini, mereka sedang bersantai diatas sofa, duduk bersampingan.
"Jadi jadwal wisuda sudah keluar ?" Tanya Nicholas.
"Sudah, dua minggu lagi" jawab Xenna.
"Aku akan siapkan hadiah special" ujar Nicholas.
"Emm, aku gak nerima hadiah mahal ya" ucap Xenna.
"Enggak" jawab Nicholas, tangannya meraih sebelah tangan Xenna.
Hal romantis seperti ini memang sering terjadi, tapi semasa mereka pendekatan ini hanya ada genggaman tangan atau Xenna yang bersandar pada bahu Nicholas. Kalo peluk dan cium belum ada. Eh ini mereka udah disebut PDKT kan ya wkwk.
"Oh iya jadwal kita disini sisa seminggu kan" ucap Xenna.
"Iya, minggu depan kembali kejakarta, kita tidak akan satu rumah lagi" ujar Nicholas.
Xenna hanya tersenyum menanggapi.
"Oh ya, Oma mengajak kita kerumah pas nanti sampai jakarta" ujar Nicholas.
"Oma gak ada bilang aku" ujar Xenna.
"Waktu itu mau bilang sendiri, tapi aku larang karena kamu sibuk sama sidang kan" jawab Nicholas.
"Itu mah kamu yang lupa ngasih tau aku" ujar Xenna.
Oh ya, sekarang Xenna sudah mulai terbiasa tidak memanggil Nicholas dengan 'Ahjussi'.
Tepat setelah satu minggu Xenna cerita tentangnya pada Qiara, ia dan Nicholas melakukan deeptalk, dan saat itu Xenna memberitahu arti panggilan itu.
Dan respon Nicholas ya dia tersenyum bahkan wajahnya bersemu, hanya saja Nicholas tidak ingin dipanggil dengan panggillan itu terus menerus, jika sesekali dimomen tertentu tidak apa katanya.
Jadinya Xenna meminta ijin untuk panggil nama saja, kalo panggilan lain tidak terpikirkan oleh Xenna.
"Aku mau, untuk saat ini kita fokus pada pekerjaan kita masing masing, untuk relationship biarlah mengalir saja, nanti saat kamu selesai wisuda kita akan bicarakan lagi" kalimat ucapan itu dikeluarkan oleh Nicholas sebagai penutup pembicaraan mereka.