Banyak cerita yang kau tak tahu
Jalannya banyak kejadian yang tak kau tahu kebenarannya manusia mana
Yang tak mudah percaya bukti dipihaknya.
Berhati-hati seperti para dukun perebut kekuasaan hingga buta pikiran
**
"Appaku memang terlahir dari keluarga bajingan. Derajat kami tinggi karena memiliki tahta di perusahaan milik kyon ki "
Dean ja memiliki seorang ayah yang terkenal dengan pemberontakan.
"Tapi aku tidak pernah setuju akan hal itu. Appa menjadi seseorang yang bekerja tidak jelas" Deo menghela nafas
"Dia bekerja seperti dan untuk brengsek terhormat seperti kyon ki"
"Berhati-hati lah dalam ucapan mu atau" June memperingati deo akan ucapannya
"Atau aku akan ditangkap karena memberi julukan brengsek kepada kyon ki? Haha"
June diam dan mendengar apa yang ia katakan lagi
"Kalau saja dulu aku tahu dan bisa bertindak maka takkan pernah ku biarkan seseorang merebut nyawa nya demi sebuah jabatan"
Dua tahun lalu disebuah tempat berdiri para orang orang penting yang menyangkut Perusahaan besar kyon ki
Mereka adalah orang-orang dengan segala akal licik untuk mendapatkan kekuasaan di perusahaan itu
Salah satunya adalah dean ja.
Ya dean ja saat itu adalah tangan kanan dari kyon ki ia akan menunduk seperti pemohon saat berhadapan dengan kyon ki
Semua berjalan ditangan dean ja hingga suatu hari. Hari dimana kyon ki harus memutuskan siapa yang akan menjadi wakil nya semua orang penting disana bersorak berusaha mendapatkan kedudukan itu
Dean ja memiliki peluang 80% lebih banyak dari yang lainnya.
Sore itu sebelum pagi penentuan seseorang telah mengetahui siapa yang akan menjadi wakil dari kyon ki
Mengetahui itu mereka tak tinggal diam. Mereka segera mencari cara untuk menghabisi hidup dean ja.
Karena bagi mereka jabatan ini lebih penting dari sebuah kehidupan.
"Tuan, dean ja menuju kesini ia akan berhenti disebuah tempat untuk membelikan mainan anaknya" Ucap seseorang yang bekerja untuk musuh daen ja
"Kalian bisa membunuhnya ketika semua memang sudah harus dilakukan" Ucap yang diseberang sana
"Baik tuan"
Seluruh orang di jaga dan siap untuk memantau pergerakan daen ja. Daen ja yang tak tahu apapun hanya menjalankan harinya seperti biasa
Hanya saja hari ini anak perempuannya tak henti meminta beberapa mainan membuatnya harus berhenti di sebuah toko
"Target semakin dekat tak ada pengawasan terhadap dirinya" Ujar anak buah musuh daen ja entah yang keberapa.
Daen ja memasuki mobilnya lalu ia mengambil ponselnya untuk bicara dengan anaknya.
"Appa dimanakah? Jangan terlalu membuat putri kecil ini kehilangan teman" Lirih anaknya tersebut dengan suara yang sangat menggemaskan
"Tadi pagi kakak mematahkan kaki mainan putri cantikku" Lanjutnya dengan sedikit terisak
"Tunggu sebentar putriku appa sebentar lagi sampai kerumah, Appa sudah belikan yang lebih bagus untuk kamu maafin kakak ya" Dean ja mulai menjalankan mobilnya
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Late
RomanceMenikah? Dengan orang yang kau tidak cintai! Akan kah berakhir bahagia? June dan mina mereka harus ikhlas menikah dengan terpaksa. June yang baru saja kehilangan orang yang ia cintai harus berusaha bagaimana menghilangkan perasaan itu? Bisakah June...
