Awal kadang tidak pernah direncanakan
Akhir kadang tak pernah bisa ditebak
Memulai bukan berarti siap seratus persen
Kadang kala itu menjadi hal yang lumrah
Dimana penggunaan kata yang terlalu banmal membuat kita terkesan sama
Atau mereka kira kita asing untuk beberapa hal yang bising
Seperti buku yang lama yang tak dibaca
Debu usang ternoda
Hingga baunya pun berubah
Tak sesuai dengan degupnya
Jangan tanya siapa yang ada disaat kakimu terlalu lelah melangkah
Jangan tanya apa siratan dari perkata saat cerita akan dimulai
Kamu tidak akan tahu bagaimana rasa sakit itu
Jika kamu belum mengalaminya
Berbohong pada diri sendiri
Saat hakim mengetuk palunya tanda akhir dari sebuah sengketa
Seperti hidup mu saat tuhan mengetuk pintu dan memanggilmu
Siapa pun yang masih kau tunggu
Tidak ada kata peduli
Ikut dengannya dan rasakan apa yang sepadan dengan dunia
Tidak semua kata gamblang tersirat makna
Yah kadang butuh satu lemari buku baru tahu apa itu bentuk ilmu
Jangan paksa jika kau tak tahu apa maknanya
Alur ceritalah yang akan membawamu
Melupakannya
**
Tertawa keras dua orang insan itu tertawa dengan sangat bahagia
"Bagus sekali ini cukup untuk membuat mereka berjauhan atau keluarga kyon ki dan dae ja terpisah" Ucap lelaki yang mengikuti june tadi
"Apa yang lo dapatkan ini sangat luar biasa" ucap wanita itu tertawa licik
"Rencana kita harus tersusun rapi dan memiliki tahap berjalannya" Ujar lelaki itu
"Maksud lo? Gue udah usahain ya nyari cara agar ini berhasil" Marah wanita itu yang tak terima dengan ucapan singkat pria tadi. Memang egois
"Gue ngomong fakta loh kok lo nyolot sih heran" pria itu tidak mau kalah saing mulut
"Gue yang rencanain ini semua lo jangan ngasal kalo bicara" Wanita itu tambah menjadi
Pria itu menghela sejenak rasanya ia ingin menghilang sekarang betapa keras kepalanya orang ini. Apa yang ia ucapkan salah arti bagi wanita itu
"Cerna baik-baik dulu apa yang gue omongin" Pria tadi berkata dengan volume suara rendah.
"Cerna emang makanan dicerna" Katanya lagi dengan emosi yang menjadi
"Gue ngomong apa? Coba ulangi?" Tanya pria tadi dengan datar
"Rencana kita harus tersusun rapi dan memiliki tahap berjalannya" wanita itu mengulang dengan benar
"Lalu dimana salahnya?" Pria itu bertanya dengan sangat ingin menerkam orang ini ia hanya bisa sedikit lebih sabar
"Iyaa tapi lo secara ngak sengaja bilang rencana gue jelek dong?" Ujarnya dengan percaya diri

KAMU SEDANG MEMBACA
Love Late
RomansaMenikah? Dengan orang yang kau tidak cintai! Akan kah berakhir bahagia? Baca cerita ini di part awal mah emang gitu bosen tapi ngak tau seterusnya June dan mina mereka harus ikhlas menikah dengan terpaksa. June yang baru saja kehilangan orang yang i...