*Jika Anda membaca cerita ini di Platform lain selain WATTPAD, Anda kemungkinan besar berisiko terkena SERANGAN MALWARE.*
*If you're reading this story on a Platform other than WATTPAD, you are most likely at risk of a MALWARE ATTACK*
######
-->Dua bulan kemudian...
"Eomma.. tharang ingin ini ya??."pinta Sarang penuh harap sambil mengambil beberapa permen jelly
"Aniya.. Sarang 'kan sudah mengambil susu coklat dan juga kue."
Sarang cemberut karena tidak diperbolehkan oleh Eunha.
Eunha mendekati Sarang dan berjongkok di depannya, "Sarang ingin kue atau permen?."tanyanya tegas
Sarang enggan menjawab karena dia ingin keduanya. Tapi Eunha tidak akan memanjakannya, meskipun dia masih kecil. Dia harus belajar untuk tidak serakah dari sekarang.
"Kue."jawab Sarang dengan berat hati, matanya tampak berkaca-kaca
"Anak pintar."puji Eunha sambil mengusap rambutnya, "Sekarang kita kembalikan lagi permen ke tempatnya."
Sarang di bantu oleh Eunha mengembalikan permen-permen itu.
Beberapa orang nampak memperhatikan Eunha dan membicarakannya diam-diam. Mungkin bagi mereka aneh karena Eunha terlalu muda untuk mempunyai anak sebesar Sarang. Tapi Eunha tak peduli.
"Eomma gendong.."
"Eomma masih harus membeli daging untuk appa. Sarang duduk di troli saja, ne?."
"Ne.."
"Eomma.. Palli.. Palli.. dorong.."Sarang bersemangat
Eunha terkekeh pelan dan memajukan troli, "Aigo-ya... Berat sekali..."
Setelah berbelanja mereka langsung pulang, mereka berjalan kaki karena jarak yang dekat. Tangan kiri Eunha memegang belanjaan, sementara tangan kanannya memegang tangan Sarang.
"Eomma..."
"Tharang ingin thekolah.."
"Nanti beberapa bulan lagi.."
Sesampainya dirumah, dia dibuat terkejut oleh keberadaan keluarga Kim yang menunggunya di depan pintu dengan beberapa koper.
"Sarang-ah..."
"Haraboji..."
Sarang berlari ke arah Jaewook dan langsung digendong oleh kakeknya itu.
"Aigo.. cucu-ku. Kau semakin cantik sayang."ujar Jaewook sambil menciumi pipi Sarang gemas
Sarang terkekeh geli karena perlakuan Jaewook.. Semua orang juga tersenyum melihatnya. Tapi Eunha tak bisa menutupi wajah bingungnya melihat mereka ada di sini. Bukankah Taeyeon izin dari kantor dan melimpahkan pekerjaan pada Sowon untuk menyiapkan pernikahannya, tapi ini kenapa mereka ada disini?.
"Eunha-ya..."
"Akhh... ne, mari masuk eommonim, abeoji, eonni."
"Tadi aku belum sempat beres-beres rumah karena harus belanja. Maaf berantakan."Eunha sungkan
"Gwaenchana, yang namanya punya anak kecil, rumah tidak akan rapih."Minyoung memaklumi
KAMU SEDANG MEMBACA
Sarang 2.0 [Complete]
Randombukan lanjutan dari Sarang #YulTae untuk pertama kalinya aku buat #WonHa
![Sarang 2.0 [Complete]](https://img.wattpad.com/cover/209052918-64-k734105.jpg)