*Jika Anda membaca cerita ini di Platform lain selain WATTPAD, Anda kemungkinan besar berisiko terkena SERANGAN MALWARE.*
*If you're reading this story on a Platform other than WATTPAD, you are most likely at risk of a MALWARE ATTACK*
######
Eunha masuk ke rumahnya setelah mobil Sowon menjauh. "Dia pasti tidak akan kembali... Tapi kenapa rasanya sakit?."batinnya
"Eunha, kenapa Sowon dan Sarang tidak dibiarkan masuk?."tegur Taehee
"Sarang tertidur. Tapi besok bagian dia menginap disini. Eomma yang sabar ya."
"Hah... Besok eomma akan menjemputnya ke rumah Minyoung."
"Eomma, biar Eunha saja yang menjemputnya."
"Kau pasti sibuk. Lagipula eomma dan appa juga ingin sekalian jalan-jalan."
"Ya sudah, terserah eomma."
"Kamu sudah makan?."
"Sudah..."bohong Eunha
Eunha mengunci dirinya di kamar. Dia merenung dan kembali memikirkan Sowon. Kali ini Sowon pasti akan marah dan berhenti mencintainya. Kenapa membayangkannya saja jadi terasa sakit?.
Sedangkan Sowon tak jauh beda dengan Eunha. Setelah menidurkan Sarang dikamarnya. Dia juga mengurung diri di kamar, padahal keluarga kakaknya juga berada disini.
cklek...
"Heh... Duda buluk..."
"Noona.. Kalau kau datang untuk meledekku, sebaiknya kau pergi!."
"Bukankah seharusnya kau bahagia karena sudah jalan-jalan bersama Eunha seharian ini?."tanya Taeyeon
"Jangan tanyakan apapun."
Taeyeon duduk di bagian ranjang yang kosong dan menatap kasihan pada saudaranya ini.
"Dulu aku bingung karena kau terlalu banyak kekasih. Sekarang aku bingung karena kau terus sendirian. Kau masih normal 'kan?."
"Astaga noona... Keluar dari kamarku!."
"Chungha lumayan juga. Kenapa tidak nikahi saja dia?."
"Aku sudah menganggapnya sebagai adik dan Chungha juga begitu. Dia menganggapku sebagai kakak."
"Jadi kau ingin yang seperti apa?. Teman Yul banyak yang single. Mau aku kenalkan?."
"Lupakan saja, aku sudah memiliki Sarang."
"Kau jadi pedofil sekarang?."
"Astaga noona... Keluar!!."
Taeyeon tersenyum melihat Sowon merajuk. Adiknya itu sudah berumur 35 tahun. Tapi masih saja kekanakan seperti ini.
"Baiklah, kalau kau berubah pikiran. Hubungi saja kakak iparmu, dia pasti akan langsung mengenalkan teman-temannya padamu."
"Noona... Apa kau pernah merasakan keguguran?."
Taeyeon tidak jadi keluar, dia kembali duduk ditempat semula.
"Apa maksudmu?."
"Eunha mengaku kalau dia pernah keguguran."
"Aku sekarang kesal padanya, karena menyimpan rahasia sebesar ini. Tapi aku tetap tidak bisa menghilangkan rasa cintaku padanya. Sementara Eunha merasa tidak pantas untuk tetap bersamaku karena hal itu."
KAMU SEDANG MEMBACA
Sarang 2.0 [Complete]
Randombukan lanjutan dari Sarang #YulTae untuk pertama kalinya aku buat #WonHa
![Sarang 2.0 [Complete]](https://img.wattpad.com/cover/209052918-64-k734105.jpg)