Sesuai janjinya dengan jimin tadi saat dikantin sekolah, mereka mendatangi jung hospital untuk bertemu dengan jihoon hyung-hyungnya jimin- sekakigus ia pemeriksaan keadaannya.
"Hyung anyeong~"
"Eoh..jimin-ah kemari kau sudah lama tidak mengunjungi hyung mu ini"
"Maaf hyung, kau tahu aku sekarang-"
"Ya aku tahu kau sedang ada ditingkat akhir sekarang, jadi kau akan sibuk dengan pelajaran dan ujianmu"
"Mian"
"Gwenchana eo.. Belajarlah yang rajin dan jadi anak penurut agar kau tidak jadi sepertiku, eoh siapa dia, dia teman mu?"
Baru jimin ingin menjawab perkataan hyungnya dengan protesan, namun langsung dipotong oleh taehyung.
"Anyeong jihoonie hyung, taehyung imnida, senang bertemu dengan mu hyung dan cepat sembuh"
"Aigoo~ kau bahkan tau namaku, pasti jimin sudah menceritakan semuanya ya" dan taehyung pun hanya mengangguk.
"Hyung" semua orang kembali menatap jimin yang kehadirannya sedikit terlupakan tadi, tahulah bagaimana jimin, tidak bisa jika tidak menjadi pusat perhatian.
"Kau lapar? Mau aku belikan sesuatu? Atau ada yang sakit? Hyung kau bosan?"
"Oh god! Satu-satu jimin, kau membuatku pusing"
"Hehe mian hyung, apa eomma dan appa tadi kesini?"
"Oke pertama aku tidak lapar. Tidak ada yang sakit, dan hanya eomma yang datang tadi pagi dan baru saja berangkat ke butiknya"
"Appa- bagaimana?" Jimin agak ragu bertanya demikian, ia bingung harus bertanya bagaimana, mengingat hubungan antara hyung dan appa nya sangat tidak baik sekarang.
"You know what the reason, right"
"Hyung! Gunakan bahasa korea saja kau tau nilai bahasa inggris ku sangat dibawah rata-rata, memikirkannya saja membuatku mual"
"Makanya belajar bodoh!"
"Aw hyung! Apoo!" pletakan sayang dari jihoon hyung jimin dapatkan, sedangkan taehyung hanya menatap hangat interaksi hyung dan donsaeng itu berharap kalau ia juga berada disuasana seperti itu juga. Ingat hanya 'HARAPAN SEORANG KIM TAEHYUNG'
"Eoh lihat gara-gara kau teman mu terabaikan"
"Hehehe gwencana hyung, hmm apa boleh kupanggil hyung?"
"Tentu saja kenapa tidak"
"A begitu, hm hyung, jimin aku permisi keluar sebentar"
"Hmm baiklah"
"Ya pergilah tae, aku tak ingin kau mendengar mulut pedas hyung ku ini- aww hyung sakit kepalaku! Aishh!" jitakan sayang lagi~~
-
-
-
-
-
Tok tok tok
"Masuk"
terdengar sahutan dari dalam.
'Ceklek'
"Hyung"
"Oh kau, aku kira siapa tae, lihat ketika aku menyuruhmu untuk melakukan perawatan kau tidak mau, saat bukan jadwalnya, kau bahkan berkeliaran disini, duduk diam disitu aku akan buat janji dengan dokternya, jadwal mu yang kemarin aku ganti hari ini" Hoseok sudah berdiri dari kursinya dan berjalan mendekati pintu. Namun tindakan taehyung selanjutnya malah menghentikan langkah nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
WHY ME
RandomSeorang namja tampan yang cerdas Bahkan sangat cerdas menyembunyikan kerapuhannya dari dunia yang membencinya.. #Brothership bts member
