Mei berdiri merangkul jiwa yang sunyi
Memeluk memegang erat janji
Berlari hampiri impian
Terjatuh digenggam angan
Mei berdiri merangkul jiwa penuh caci
Menampar fakta diri
Menikam sanubari penuh ambisi
Membunuh diksi penuh caci
Mei berdiri merangkul badan penuh beban
Berlutut tuan taruh harapan
Berjalan berkelindan bermesraan
Terkapar melentingkan keluhan
Arviansyah_Mei_2020
KAMU SEDANG MEMBACA
Romantika Sejarah
PoetryMungkin seseorang pernah merasa dirinya tak berdaya, mengisi ruang sejarah kehidupannya manusia niscaya tak selalu bertemu dengan bahagia, ada hal yang membuat mereka kecewa, tapi malam membuat dirinya bertanya, "siapa yg membuat aku terluka?", tapi...
