09

2.4K 400 149
                                        

70+ Vote buat next okee?
Enjoy..

****

"Duluan aja Sha, mau ke kamar mandi sebentar."

"Mau ditemenin gak?"

Yeji memgeleng, "Gausah duluan aja ntar gua nyusul."

"Oke,"

Yeji berjalan sendiri ke kamar mandi. Biasanya Siyeon lah patner dia kalo mau ke kamar mandi. Tapi sekarang semuanya udah beda. Jangan jalan bareng, saling bertatap muka pun malas walau mereka satu kelas.

Siyeon juga mulai menjauh, bahkan gadis itu pindah tempat duduk. Yang semula di depan Yeji dan Shuhua menjadi duduk di dekat Eunbi.

Yeji keluar dari bilik dan bercermin untuk merapikan penampilanya. Tapi saat selesai bercermin Yeji melihat Siyeon keluar dari salah satu bilik. Mereka sempat bertatapan sebentar sebelum Yeji mengalihkan pandanganya.

Siyeon tersenyum sinis dan berdiri tepat disamping Yeji. Menatap remeh ke arah Yeji.

"Gimana?" tanya Siyeon

"Gimana rasanya kalah dari gua," Siyeon membalikan badan kearah Yeji.

"Ini bukan permainan. Jadi gaada yang kalah maupun menang," kata Yeji bersiap keluar dari kamar mandi,

Siyeon menahan tangan Yeji, "Lo kalah. Jeno lebih milih gua dari pada lo. Sejak dua bulan yang lalu harusnya lo sadar kalo hati Jeno bukan cuma buat lo. Jangan harap bisa balik sama Jeno lagi, lo gak akan bisa ambil dia dari gua lagi. Bitch" setelah mengatakan itu Siyeon berlalu meningalkan Yeji yang mematung ditempat.

****

"Kenapa lama banget?" Tanya Shuhua setelah Yeji berhasil duduk dikursi.

"Biasa ngaca dulu hehe, udah pada pesen?"

Shuhua menganguk, "Udah, tenang aja lo udah gua pesenin. Bakso gapake bawang sama seledri kan?"

Yeji memeluk Shuhua, "Tau banget sih Shasha, makin sayang hehe."

Shuhua melengos, "Najis."

"Jangan main peluk-peluk ji, ntar pawangnya marah" kata Jisung

Yeji menatap Jisung bingung, "Pawang?" tanyanya

"Tuh si babang Renjun." tunjuknya kearah Renjun yang sedang bermain ponsel

"Ih Shasha kok gak cerita sih, males ah"

Shuhua cengegesan, "hehe, maap lupa beneran ga boong."

"Dimaafin kalo bakso nya di bayarin."

"ah malesssss,"

Yeji tertawa melihat respon Shuhua. Namun tawanya terhenti saat melihat Jeno dan Siyeon masuk bersama sambil bergandengan tangan. Berjalan menuju meja dimana Yeji dan teman-temanya duduk.

"Boleh gabung kan? Meja penuh semua nih," dengan watadosnya Jeno menarik kursi didepan Yeji diikuti Siyeon.

Suasana yang tadinya penuh candaan langsung berubah canggung. Sampai Jaemin berpindah tempat duduk disamping Yeji dan membisikan sesuatu ke telinga gadis itu yang kemudian diikuti tawa Yeji. Melihat adegan itu etah kenapa hati Jeno tiba-tiba memanas.

"Ah panas banget nih suasana, ada penghuni neraka dateng sih panasnya nular." kata Haechan bar-bar

"Maksud lo apa Chan?" tanya Siyeon tersindir

"loh kok sewot, kerasa mbak? Muka sih cantik tapi hatinya kaya sampah."

"Udah Chan!" potong Jeno mulai jengah karena sikap Haecha

Yeji tak menangapi keributan itu dan malah asik memakan baksonya. Sampai tiba-tiba tangan Jaemin mengusap pelan bibirnya, membuat Yeji kaget begitu juga semua yang ada dimeja itu.

"Belepotan kaya anak SD."

"Makasih ya Jaem," kata Yeji sambil tersenyum.

"Sama-sama cantik," jawab Jaemin sambil mengacak pelan rambut Yeji.

Brak

Reflek semuanya menatap Jeno yang mengebrak meja. Sudah cukup kesabarannya melihat Yeji dengan Jaemin. Ia cemburu.

Permisi mas itu udah jadi mantan lo:v

Jeno berdiri dan langsung menarik Yeji untuk pergi dari kantin. Mengabaikan teriakan Yeji yang coba melepaskan gengaman Jeno. Namun nihil, bukanya mengendur gengaman Jeno malah semakin mengerat.

Siyeon menatap kepergian Jeno dan Yeji dengan marah. Dia tak terima ditingal Jeno yang memilih pergi bersama Yeji.

"Yah si nenek lampir ditingal deh kasian amat." kata Shuhua mengejek yang diikuti tawa satu meja atau mungkin satu kantin yang melihat kejadian itu.

Menahan malunya Siyeon berdiri dan meningalkan kantin dengan marah.

"Sial sial" Batinnya

****

Kayaknya setiap cap emang harus aku target wkwkw.

Aku tahu kalian pasti ngerti caranya menghargai cerita ku ini.

-ylrcha

Broken || Lee JenoTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang