"Kalian ini seperti anak kecil saja" ucap Sabrina"Kamu tak tau sulitnya mencari fangirls,fanboys apa lagi yang berpasangan!" Ucap Anjelica
"Setidaknya jangan pingsan di kantin!"
"Kau juga gak mengerti tentang KPOP kan?" Ucap virgo
"Mana mungkin dia mengerti!" Ucap Anjelica
"Lica..." ucap dahysa
"Aku? Aku kenal KPOP. Aku suka BTS!"
"sebut kan bias mu? Siapa? Hanya ikut ikutan kpopers lain kan V, JIMIN ATAU JEON JUNGKOOK!" Ucap Anjelica
Sabrina tersenyum sinis lalu berjalan sedikit
"Bias ku.... SUGA!"
"Apa?" Anjelica kembali pingsan
"Ah... Lica bangun...."
"Ais dia ini. Ini baru tau sahabatnya kpopers bagaimana ketemuan sama Bias?" Ucap sabrina
Pelajaran kedua*
"Gerah....." ucap Anjelica"Lo pikir gue adem apa?" Ucap sabrina
"Panas..." ucap anjelica masih mengeluh kepanasan
"Rin kok udah 2 hari Arga gak sekolah?" Tanya Andini
"Ya gue gak tau?" Ucap sabrina gugup
Cling... cling... handphone Sabrina bergetar
"Rin ada telfon tuh" ucap Dahsya
"Tapi... klo ada guru gimana?"
"Biar gue yang awasin" ucap Andini
"Dari Arga!" Ucap Sabrina
"Arga?" Ucap Anjelica shock
"Hallo Ga" ucap Sabrina
"Lo nanti ke rumah sakit kan?" Tanya Arga
"Arga, lo di rumah sakit? Kenapa?" Tanya Andini
"Ini siapa?" Tanya Arga
"Gue Andini Ga"
"O Andini"
"Rin gue pinjam bentar ya telefonan sama Arga" ucap Andini
"Iya"
Sabrina berbincang kepada kedua temannya itu.
"Bray.. lo ada rasa curiga kek gue gak?" Ucap sabrina
"Lo cemburu ya Andini dekat sama Arga?" Tanya Anjelica
"Rina kita cemburu?" Ucap Dahsya
"Gak! Gue cuman curiga jangan jangan Andini pacaran sama Arga"
"Lo mah hanya tau nuduh bae... buktinya?" Ucap Anjelica
"Buktinya ya sifat Andini semenjak aku belajar bareng sama Arga sifatnya berubah kan?" Ucap sabrina
"Terus..." ucap dahsya masih belum percaya
"Ya masih banyak kok"
"Emang apa?" Ucap Anjelica
"Ya kek gitu. Dia kan semenjak deket ama Arga sering nelfon bareng, sering kek gak suka ngusik hidup kita gitu!" Ucap Sabrina
"Bu Nia......" teriak Fery. Yang mengejutkan semua siswa yang tengah berada di kelas.
"Mana ibu mana?" Tanya Anjelica mencari bu Nia
"Boong dah....." ucap Fery
"Lo kalo berani kek gitu lagi Fer, lo gue sentil lo gue sentil" ucap Sabrina
"Ya lo mah Rin gak bisa canda napa"
"Lo tuh buat orang kaget, kedua lo boong lo mau masuk neraka? Ah?"
"Ya maaf"
"Sudah sana gue tendang nanti lo pakai tendangan Leo Messi lo mau?"
"La berabe hidup gue dah... apes banget, nyesal bercanda ama cewek galak nya habis makan cabe" ucap Fery
"Hai anak anak...." ucap bu Nia
Sontak semua duduk di tempat mereka masing masing tanpa aba aba.
"Hei Rina, bagaimana ide mu mengenai pameran yang 4 hari lalu kita bahas?" Tanya ibu Nia
"Saya sudah punya ide bu" ucap Sabrina
"Baiklah habis pelajaran langsung ke ruang Badan Konseling aja ya" ucap bu Nia
"Baik bu"
ISTIRAHAT SEKOLAH
"Jadi apa ide mu rina?" Tanya bu Nia
"Jadi aku ingin para pengrajin sekolah kita membuat sovernir atau barang apa pun dari bahan bekas" usul sabrina
"Tapi rina dari mana kita kumpulkan hal itu?" Ucap Tasya
"Tasya kita kan sering makan di kantin bukan? Apa salahnya kita meminta bungkus mie instan, es kemasan,atau bungkus roti untuk di jadikan ini" ucap Sabrina
"Ucapan sabrina benar. Ibu setuju. Namun rina bagaimana dengan uang? Dari mana kita bisa menghasilkan uang banyak?" Tanya bu Nia
"Begini bu. Kita bisa membuat gerai kecil di stadion atau di mana pun yang banyak pengunjung. Dan kita juga bagi masing masing kelompok ada 3 atau 5 orang dan kita tempatkan di tempat yang berbeda beda" ucap Sabrina
"Baiklah. Bagaimana dengan daya tarik pembeli?" Tanya Anjelica
"Begini. Seperti yang kita tau membuat sovernir gantungan kunci sangat rumit apa lagi dari sampah bekas jadi harganya pun paling tidak harus relatif sedikit mahal dan untuk lebih murah kita tawarkan untuk membeli 2 sampai 3" ucap Sabrina
"Sepertinya bagus"ucap dahsya
Sabrina sering menjadi ketua pengurusan acara penghemat biaya sekolah. Dia memiliki ide yang sering di pakai baik untuk sementara atau seterusnya, sedangkan Anjelica sering membuat seseorang percaya dengan apa yang di bicarakan sabrina agar ide teman nya itu benar benar di percaya seutuhnya dan Dahsya sering sebagai pemberi contoh dari ide cemerlah Sabrina dan mereka memiliki julukan SANG PEMILIK IDE CEMERLANG .
Next part 19
