Chapter 25💛

1.3K 69 2
                                        

"Gue mau pulang!" Kesalnya lalu memetuskan sambungan telepon sepihak.

Setelah bertemu dengan Teressa, Katya merasa ada yang tidak  beres, hatinya gelisah memikirkan ucapan Teressa, hingga akhirnya ia memutuskan menelpon Saras.

Terkejut!

Katya menangis mendengar kabar buruk tentang sahabatnya, kenapa? Kenapa sudah selama satu bulan ini tidak ada yang memberitahunya!.

Kesal!

Katya memutuskan untuk pulang ke Indonesia, peduli setan dengan kuliahnya, ia akan memikirkannya nanti, ia memutuskan membeli tiket secara online, dan langsung terbang ke Indonesia malam itu juga.

Katya meminta izin pada Arini untuk pulang ke Indonesia, lalu bergegas pergi ke Airport dengan diantarkan supir neneknya.

Kalang kabut, pikiran Katya hanya tertuju pada sosok yang selama satu bulan ini terbaring koma dirumah sakit, apalagi itu semua terjadi karenanya! Ia karena Katya, ia mengingat lagi saat menelpon Saras dan memintanya untuk menceritakan semuanya, dengan hati-hati Saras menceritakan semuanya.

"Zain diputusin Sysyl pas acara ulang tahunnya..."

"Dia nyusul lo ke Bandara..."

"Terus dia kecelakaan..."

Entah kenapa dadanya terasa sesak mendengar semua itu, kenapa disaat-saat Katya memulai hari baru masalah baru pun menyusulnya.

Perihal Adrian, Katya melupakan laki-laki itu, ia lupa mengabarinya, ah sudah lah itu urusan nanti! Pikirnya.

***

Saras memutuskan untuk menjemput Katya di Bandara, mengingat obrolannya tadi siang, Ia tidak menyangka kalau Katya akan berangkat detik itu juga.

Bergegas Saras mandi, 'tidak lama' hanya 15 menit kemudian ia mengambil kaos hitam bertuliskan bahasa inggris, yang ia padukan dengan jeans abu sobok-sobek di bagian lutut dan pahanya, tak lupa ia memakai gardigan bermotif garis-garis bergaya vintage.

Memoleskan segala macam make uo di wajahnya, membuat ia kelihatan semakin manis dan cantik tentunya. Beres berdandan ia mengambil ponsel dan slingbagnya lalu bergegas pergi ke Bandara.

***

"Dimana rumah sakitnya!" Katya bertanya parau saat sudah bertemu dengan Saras.

Saras melihat wajah sembab Katya, gadis itu pasti menangis selama diperjalanan, "Lo gak mau pulang dulu?, istirahat dulu gitu? Lo kan baru nyampe" tawar Saras takut melihat keadaan Katya yang berantakan.

"Gak ada waktu ras! Gue harus cepet-cepet ketemu sama Zain!" Tukasnya.

Gadis itu bahkan tidak memberitahu kedua orangtuanya, jika ia berada di Indonesia.

"Oke! Oke! Gue anter"

"Gausah lo pulang aja biar gue sendiri, kasih gue alamatnya aja" pintanya dengan suara parau.

"Gabisa! Gue yang bakalan nganter lo!" Tolaknya, mana mungkin Saras membiarkan Katya menemui Zain sendirian, mengingat sebenci apa keluarga Zain terhadap Katya sekarang, bahkan Farah, bundanya Zain sendiri yang memutuskan hubungan dengan Keluarga Aditama.

Ia melarang Aditama untuk memberitahu Katya tentang keadaan Zain, meminta untuk menjauhkan Putrinya dengan Putranya.

Sebab!

Katya yang sudah membuat Zain koma!!!

***

"Lo serius gak mau makan dulu gitu?" Tanya Saras khawatir dengan keadaan sahabatnya, wajahnya pucat matanya sembab.

Friendzone [SELESAI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang