09.🍏

24 8 1
                                    

Happy Reading(´∀')

Maafkan kalau ada typo🙏

"Yaudah yuk pulang!"ajak Anin sambil menarik lengan Elvan.

"E-eh ini kasihan temen kamu masak ditinggal"ucap Elvan.

"Udah gapapa,dia biasa sendiri kok.Iya kan?"tanya Anin.

"I-iya"jawab Ezza.

"Tuh kan,,,yuk pulang!"ajak Anin sambil menarik Elvan.

"Maafin Anin ya,dia orangnya emang gitu"ucap Elvan tak enak pada Ezza.Ezza tersenyum sambil mengangguk.

***

Saat di perjalanan pulang,Elvan bertanya pada Anin.

"Eh dek,ngapain sih kok tiba-tiba ngajak pulang?"tanya Elvan penasaran.

"Sebel aku tuh sama dia"jawab Anin dongkol.

"Alasannya?"

"Gak tau,pokoknya sebel"

"Hati-hati loh dek,sekarang benci nanti jadi cinta"ujar Elvan.

"Idih amit-amit gue cinta sama dia"ucap Anin begidik ngeri membayangkan jika ia san Ezza saling mencintai.

***

"Dah sampai,cepet turun!"titah Elvan.

"Iya ini turun,gak sabaran amat jadi orang.Gue do'ain gak dapet jodoh mampus lo kak"ucap Anin sengit.

"Heh!sembarangan kalau ngomong.Do'a nya balik ke kamu tau rasa dek!"ucap Elvan tak kalah sengit.

"Ke kakak lah!"

"Kamu!"

"Kakak!"

"Kamu!"

"Kakak!"

"Kamu!"

"Kakak!"

"Kamu!"

"Gue do'ain lo jodoh sama Ezza"final Elvan.

"Idih,ogah!"ucap Anin lalu pergi ke kamar meninggalkan Elvan sendirian di ruang tamu.

Sedangkan Anin di kamarnya misuh-misuh gak jelas.

"Apaan sih kak Elvan pake do'ain gue sama Ezza jodoh"

Sedang asyik-asyik nya misuh-misuh,tiba-tiba handphone Anin berbunyi menandakan ada chat masuk.

Ezza
|Itu tadi pacar kamu?

Anin
|Urusannya sama lo apa?

Ezza
|Aku cuma tanya

Anin
|Kalau iya emang knp?

Ezza
|Gapapa.Selamat!semoga langgeng ya:)

Anin
|Hmm.Mksh

"Dih,apaan sksd banget jadi orang"ucap Anin.

Setelah itu,Anin melakukan Night time routine nya sebelum pergi tidur.Seperti menggunakan toner,serum,sheet mask,dll.Setelah itu ia pergi tidur.

***

'Kringgggggggg'

Suara alarm memekakkan telinga Anin yang sedang berada dalam alam mimpi.Tangannya ia gunakan untuk meraba meja kecil di sampinnya yang ia gunakan untuk menaruh alarm.

Setelah tangannya menemukan alarm yang daritadi berbunyi,ia kemudian memencet tombol untuk mematikan alarm.

Pukul 06.00 pagi,Anin bergegas pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badan,lalu memakai seragam sekolah.

Tenang,tadi ia bangun pukul 05.00 pagi untuk sholat subuh lalu tidur kembali.Biasa lah kaum rebahan,habis sholat tidur lagi:').

Setelah rapi dengan seragam sekolahnya,ia kemudian turun ke bawah untuk sarapan.Saat sampai di meja makan,ia mengerutkan dahinya bingung ketika tak melihat ibunya disana.

"Tumben mama jam segini belum di dapur"ujar Anin bingung.

Anin akan mengambil susu di kulkas.Saat akan membuka pintu kulkas,ia melihat sticky note yang tertempel di pintu kulkas.

Maaf ya sayang mama gak bisa nemenin kamu sama kakak kamu sarapan karena ada meeting dadakan.Sarapannya ada di meja makan.

Mama❤

Anin tersenyum membaca pesan dari ibunya.Walaupun ibunya jarang di rumah dan selalu bekerja,ibunya tak pernah lupa untuk menghabiskan waktu bersamanya dan Elvan ketika akhir pekan.Juga ibunya selalu menyayanginya dan menyayangi Elvan.Ia tahu,ibunya bekerja untuk dirinya dan Elvan.

Ia kemudian menyantap sarapannya dengan tenang sebelum suara kakaknya menghilangkan semua ketenangannya.

"Tumben udah bangun"sindir Elvan sembari menarik kursi untuk ia tempati.

"Biarin lah,suka-suka gue"jawab Anin.

"Mama mana?"tanya Elvan ketika ia tak melihat ibunya tidak berada di dapur.

"Mama udah berangkat kerja"jawab Anin.

"Tau dari mana?"

"Tuh"jawab Anin sambil menunjuk sticky note yang tertempel di pintu kulkas.

Elvan kemudian menyantap sarapannya.Sedangkan Anin,ua sudah menyelesaikan sarapannya beberapa menit yang lalu.

"Udah belum kak?lama amat makannya"

"Sabar elah,baru juga makan.Gak sabaran amat jadi orang"

"Gue tunggu diluar"ucap Anin lalu melangkahkan kakinya menuju teras depan rumah.

"Hmm"gumam Elvan karena mulutnya penuh dengan makanan.

Setelah selesai dengan sarapannya,Elvan bergegas menuju garasi untuk mengambil mobil sebelum Anin berteriak karena Anin tidak suka menunggu(?)

"Dek ayo"ucap Elvan ketika ia sudah di depan gerbang.

Anin lalu masuk ke mobil dan duduk di samping kemudi yang berarti duduk di samping Elvan.

"Tumben tadi gak teriak.Biasanya juga kalau gue lama lo teriak"heran Elvan.

"Gue lagi males teriak-teriak.Menguras tenaga aja"jawab Anin enteng.










Votment❤

ANINTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang