Tok..tok..tokk
Pintu pun tak lama terbuka
"Loh Deva?kamu kenapa?"
"Gapapa pa,"ucap Deva pada ayahnya
"Ayo masuk dulu,"
Ayah nya Deva pun segera membantu Anna yang tengah membantu Deva berdiri mereka berdua menuntun Deva masuk ke rumah dan duduk disofa,ayah Deva pun segera membawa kotak obat
"Biar saya aja om,"ucap Anna ketika ayah Deva akan mengobati Deva
"Oh iya,"ayah Deva memberikan obat tersebut pada Anna lalu Anna pun mengobati Deva
"Kenapa bisa gini si Dev?kamu berantem?"tanya ayahnya pada Deva
"Engga pa,Deva ga berantem."
"Terus kenapa?"
"Deva cuma-"
"Deva tadi lindungin saya dari berandalan om,maaf ya garagara saya Deva jadi luka,"ucap Anna
Ayah Deva pun mengangguk,ternyata sebab dari lukanya adalah melindungi seorang perempuan
Lalu tak lama ayah Deva meninggalkan mereka berdua
"Om tinggal dulu ya,"
"Iya om,"
Anna melanjutkan mengobati luka Deva
"Dev,makasih ya udah lindungin aku,"
"Iya,"balas Deva sembari menonton tv
"Lain kali gausah kaya gitu deh Dev,aku ga mau kamu luka gara gara aku,"ucap Anna masih dengan mengobati Deva
"lo cewek, lo pantes buat dilindungin,"balas Deva masih dengan pandangan ke arah tv
"Tapi kamu sampe luka gitu,"ucap Anna dengan emosi sehingga ia mengobati luka Deva dengan tidak lembut
"Ahh,"ringis Deva
"Eh maaf,"ucap Anna
Deva hanya mengangguk
Ayah Deva kembali membawakan minuman untuk Anna
"Eh om kenapa repot repot,padahal gausah,"ucap Anna
"Udah minum aja,tanda terimakasih saya udah mau obatin dan anterin Deva pulang,"balas ayah Deva
"Tapi saya yang harusnya makasih om,Deva dia baik mau lindungin saya,"
"Dia cowok pantas kalau dia lindungin kamu,"
"Iya om hehe,"
"Yaudah diminum"
"Iya om makasih om,"
***
Anna masih ada dirumah Deva untuk membantu ayahnya membersihkan rumah dan menjaga Deva karena dia benar benar lemah sekarang
"Kaya nya kamu ga usah sekolah dulu deh,"ucap Anna sembari membersihkan meja dihadapan Deva
"Kenapa?"tanya Deva pada Anna
"Tangan kanan kamu kan sakit?kalau gitu kamu ga akan bisa nulis dan percuma mau sekolah juga kalau ga nulis apa apa?"ucap Anna
"Bener kata temen kamu Dev,"balas ayah Deva "ga usah sekolah dulu ya?"
"Ga Deva ga mau ketinggalan pelajaran," balas Deva lalu Anna duduk disamping Deva sekarang
"Kalau kamu mau nya itu ntar aku salinin buat kamu pelajaran nya,"
"Kita beda kelas,beda pelajaran,"
"Tenang aja Dev,"ucap Anna sembari tersenyum
"Ga,"Deva tetap menolaknya
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta dan Rahasia 2 (End)
Fanfiction[SEQUEL CINTA DAN RAHASIA] Annabella Putri seorang gadis cantik yang hampir tidak memiliki kekurangan, dia cantik pandai berdandan, pintar dalam pelajaran. Deva Febyan Putra seorang lelaki tampan yang juga memiliki kelebihan, Deva sama pintar nya de...
