16. PENYIKSAAN

30 3 0
                                        


"Eegghh.." kaila mengerang terbangun dari pingsan nya, perlahan dia membuka mata

Ana tersenyum sinis melihatnya. Dengan sorotan mata penuh kebencian. Begitu juga dengan Rahel. Tidak tahu kenapa Rahel juga membenci kaila, mungkin, karena dia pacaran dengan Kenzo.

"Wahh, Bu jalang udah bangun tuhh" ucap Rahel tak sadar diri, seenaknya menyebut orang sebagai jalang.

"Bagus dehh, kalo lo udah bangun" ucap Ana

"Na, gue kenapa ada disini?" Tanya kaila masih setengah pusing akibat obat bius yang membuat nya pingsan.

"Gue mau bicara penting sama lo" ucap Ana menatap kaila lekat.

"Esstt.. lo mau bicara apa" ucap kaila segera duduk dan terlihat menahan rasa pusing nya.

Ana melihat Rahel, menaikkan satu alisnya dan memberi kode agar Rahel mengikat tangan kaila. Seperti rencana awal.
Rahel mengangguk faham, dan langsung mengikat tangan kaila dengan kuat.

"Eh, eh, apa apaan nihh, kok tangan gue diiket?" Kaila yang mulai panik segera memberontak

"Diem gak lo!" Ucap Rahel semakin mengencangkan ikatannya.

"Na, gue mau di apain, kok diiket gini sihh?" Tanya kaila menatap Ana penuh pertanyaan.

"Ck, lo mau tau kenapa gue ngiket lo kayak gini ha?" Tanya Ana mengusap wajah kaila dengan telunjuk nya.

Kaila menggeleng dengan cepat.
Dia semakin takut.

Plakk

Satu tamparan panas mendarat di  pipi kanan kaila.
"Itu hukuman karena lo udah ngerebut Kenzo dari gue" ucap Ana

Plakk

Satu tamparan lagi, di pipi kiri kaila
"Dan itu tamparan, karena lo udah bohong sama gue" ucap nya lagi.

Perlahan air mata kaila turun.
Dia tidak menyangka Ana bisa sekejam itu. Dia juga tidak pernah melihat Ana sekasar itu.

"Kenapa kai? KENAPA LO BOHONG SAMA GUEE" tanya Ana dengan nada yang cukup keras.

Sampai Rahel terkejut mendengarnya
Sebelumnya dia memang sering berantem dengan Ana. Tapi, tidak pernah sekejam itu.

"Na, gue gak bisa bohongin perasaan gue sendiri, gue cinta sama Kenzo" ucap kaila penuh arti.

"Ck, lo gak bisa bohongin perasaan lo?, TRUSS KENAPA LO BOHONGIN GUE?, LO ITU SAHABAT GUE KAI, TAPI KENAPA? LO TEGA BOHONGIN GUE? GUE BENCI SAMA LO KAI GUE BENCIII"

"Na, gue gak mau buat lo sakit hati, kalo gue bilang semua ke elo" ucap kaila masih menangis

"Sakit hati lo bilang?, GUE UDAH SAKIT HATI KAI, SAKIT HATI GUE NAMBAH KARENA LO BOHONG SAMA GUE. GUE TAU LO SUKA SAMA KENZO. TAPI, SETIDAKNYA LO JAGA PERASAAN GUE SEBAGAI SEHABAT LO" nada suara Ana terdengar semakin keras

"Maafin gue Na, seharusnya gue bilang dulu ke elo, dan gak nutupin semuanya" ucap Kaila penuh penyesalan.

"Ck, maaf kai? SEMUA NYA UDAH TERLAMBAT KAI, MAAF LO UDAH BASI TAU GAK, MAAF LO GAK BAKALAN GUE TERIMA SAMPAI KAPAN PUN"

Ucapan itu seketika membuat kaila kaget dan syok, mulutnya menganga heran, Ana begitu membencinya, sampai maaf pun tidak lagi dia terima.

"Seharusnya lo lebih pandai dalam menyembunyikan kebohongan kai"
Ucap Ana menarik rambut kaila
Sehingga membuat dia meringis kesakitan.

"Esttt.. Na, sakit, lepasin gue Na!" Mohon kaila mendongak karena rambutnya di tarik Ana.

"Ini gak sebanding sama sakit hati gue kai" ucap Ana mengencangkan tarikannya.

PILIHAN     Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang