"ICUNG AMBILIN GUE AIR!!" Teriak Jaehyun sambil menuruni tangga.
Jisung yang kebetulan sedang duduk dimeja makan jadi menoleh ke arah Jaehyun.
Jisung mendengus. Ia bangun. Bukannya mengambilkan air, Jisung malah dengan santai melewati Jaehyun.
"Icung bukan bonekamu! Bisa kau suruh suruh! Dengan seenak mau mu!" Nyanyi Jisung yang bermaksud mengejek Jaehyun.
"AMBIL SENDIRI BANG!" Jisung langsung berlari ke arah kamarnya.
"ANJIRR! SONGONG AMAT LO!" Balas Jaehyun tak kalah nyolot.
"Abang mulutnya!" Bunda menuruni tangga lalu menghampiri Jaehyun yang sedang duduk di sofa.
"Kamu kenapa sih bang?" Tanya Bunda.
Melihat bundanya udah duduk disampingnya. Ia mengubah posisinya menjadi tidur dengan paha bunda menjadi bantalannya. "Yeri kok gak pernah kesini lagi bang?" Tanya bunda lagi.
Jaehyun yang mendengar itu jadi menghela nafasnya. "Abang udah buat kesalahan bun."
Bunda mengerjit mendengar itu. "Kesalahan apa?" Tanya bunda sambil mengelus rambut jaehyun lembut.
Jaehyun yang merasa nyaman jadi memejamkan matanya. "Abang udah buat yeri kecewa bun."
"Emangnya abang ngapain? Abang godain cewek lain lagi?"
Jaehyun menggeleng. Ia lalu mengubah posisinya jadi memeluk perut bundanya. "Abang cemburu bun. Abang juga udah ngerendahin yeri bun."
"Coba deh abang ceritain masalahnya biar bunda ngerti"
Jaehyun pun menceritakan semua kronologinya. Mulai dari hanbin megang tangan yeri sampai kata kata Jaehyun yang nyakitin hati Yeri.
Pletak!
"Aduh bun kok jidat abang disentil sih?" Protes Jaehyun sambil mengelus jidatnya yang memerah.
"Ya abang sih! Bunda ikut kesel jadinya! Bisa bisanya abang ngomong gitu ke calon mantu bunda!"
Walaupun Jaehyun itu anaknya tapi tetap saja jaehyun salah. "Abang harus gimana bun?" Tanya Jaehyun ke bundanya.
Mendengar pertanyaan Jaehyun membuat bunda menghela nafasnya.
"Bang. Bunda ngerti abang kayak gitu karna lagi emosi. Tapi tetep aja bagaimana pun abang salah." Jelas Bunda dengan lembut. "Sekarang mending abang minta maaf sama Yeri. Perbaiki hubungan kalian."
"Tapi kalau yeri gak mau maafin abang gimana?"
"Coba aja dulu. Soal dimaafin atau gak itu urusan belakangan. Setidaknya abang udah berusaha. Tapi bang bunda gak mau ya sampek yeri minta putus! Abang bakal bunda botakin!" Ancam bundanya yang membuat Jaehyun mendengus. Ini sebenernya anak bunda itu Jaehyun atau Yeri sih?!
"Udah sana bangun! Cari Yeri dirumahnya terus minta maaf!" Perintah bundanya sambil mendorong jaehyun pelan agar mau bangun.
"Doain abang ya bun. Semoga Yeri mau maafin abang."
Bunda Jessica tersenyum. Dalam hati ia juga mendoakan agar anaknya itu segera berbaikan dengan Yeri. Sungguh ia tidak mau kehilangan yeri calon mantunya!
. . . . . .
Lain halnya dengan Yeri. Seharusnya ia memantapkan gerakan dancenya agar besok ia tidak gugup. Tapi ia hanya diam di kamar merenungkan nasib hubungannya dengan Jaehyun.
Kalau boleh jujur,Ia juga tidak mau terus terusan ribut dengan Jaehyun. Sungguh rasanya tidak nyaman.Tapi ia juga menunggu Jaehyun yang minta maaf duluan.
KAMU SEDANG MEMBACA
PACAR GENIT [JAERI] ✔
Fanfiction"Masih mending gue genitnya sama cewek daripada sama cowok. Hayoo gimana?" -Jaehyun Highest rank: #1 in jaehyunyeri #1 in jaeri #1 in hunri #3 in redvelved #8 in jungri
![PACAR GENIT [JAERI] ✔](https://img.wattpad.com/cover/227522029-64-k636332.jpg)