Title: The Way I Love You
MC: Song Yaxuan
Genre: Romance, slice of life, school life, youth
Status: Finished
Liu Yiren tahu rasanya menyimpan rasa tanpa pernah berani mengucap.
Hari-hari berjalan biasa saja, seolah tak ada yang berbeda, padahal hati...
Kelompok gue akhirnya setuju dengan ide cerita Yaowen. Kita juga udah latihan selama seminggu ini. Untuk tugas, Xiao Yu yang buat naskah ceritanya. Karena dia suka baca novel dan nulis cerita, jadilah dia mengambil tugas ini. Kita gak pake properti apapun, karena ini cuma praktek drama biasa. Cuma buat nilai harian doang. Jadi kita ya pakai properti apa adanya aja.
"Udah hafal dialog masing-masing kan?" Tanya Xiao Yu ke kita yang lagi ngumpul di salah satu barisan kursi teater.
"Udah." Balas kita semua, kecuali Xiao Yu.
"Bagus."
"Kepada perwakilan kelompok, ayo kesini buat ambil nomor urutan!" Seru Haoxiang di atas panggung teater.
Kita semua bertatapan. Saling bertanya siapa yang ngambil lewat tatapan mata.
"Gue aja yang ambil." Kata Yaxuan sambil berdiri dan menghampiri Haoxiang untuk mengambil nomor urutan.
"Moga aja dapet nomor pertama." Kata Yaowen.
"Dih, cepet banget. Mana enak!" Balas Xu Jia gak terima.
"Enakan duluan lah njir, abis itu lo bisa puas-puasin nonton kelompok lain tanpa mikirin dialog. Kan enak kalo udah maju bisa ngetawain kelompok lain." Balas Yaowen gak mau kalah.
Jawaban dia ada benarnya, tapi yang akhirnya gak patut buat dicontoh.
"Emang gak ada akhlak lo." Kata Xu Jia.
"Biarin. Sirik amat lu."
"Heh udah ah, berantem mulu lo berdua." Lerai Xiao Yu. Bertepatan dengan Yaxuan yang datang dengan membawa kertas kecil di tangannya.
"Yaowen tuh! Xuann, marahin dong dia!"
Tolong, gue pengen banget dorong Xu Jia sampe dia berguling-guling di tangga teater. Tapi gue masih ingat penjara, dosa, dan lain-lain.
Yaxuan cuma ketawa. Dia memberikan kertas kecil itu ke Xiao Yu dan langsung diterima gadis itu cepat.
"Nomor dua!" Seru Xiao Yu.
"Yess!" Seru Yaowen.
"Nah, selagi kelompok satu maju, kita latihan sendiri-sendiri, hafal dialognya terus. Oke?" Kata Xiao Yu.
"Siap, Kaptenn!" Balas Yaowen.
Lalu kita semua fokus menghafal dialog lagi selagi nunggu giliran. Baru aja gue mulai membaca, Laoshi udah kasih instruksi buat kelompok pertama maju. Selagi mereka nampilin dramanya, gue fokus ngafal. Pokoknya gue gak boleh ngecewain Yaxuan.
"Eh, ayo kita siap-siap di belakang panggung dulu." Ajak Xiao Yu. Kita semua langsung nurut dan turun dari bangku penonton ke belakang panggung.
Ternyata di belakang panggung ada perbaikan, jadi ada beberapa pekerja yang lagi sibuk renovasi belakang panggung ini. Tapi itu gak mengganggu penampilan drama di luar. Soalnya yang berisik belakang panggung doang.
"Eh AWASS!!"
Gue merasa dunia ini seperti berhenti saat tiba-tiba badan gue ditarik kuat sama seseorang dan gue tenggelam dipelukannya. Bersamaan itu gue mendengar suara kayu-kayu berjatuhan di belakang gue. Gue masih syok, soalnya gue hampir aja kena kayu-kayu, tapi seseorang yang gue belum tau siapa ini berhasil nyelamatin gue.
"Yiren, lo gak papa?" Gue mendengar bisikan dia, orang yang nyelamatin gue.
Itu... suara Yaxuan.
Dan gue tersadar kalau gue dipeluk oleh Yaxuan, dia yang nyelamatin gue. Gue gak tau sekarang syok karena hampir aja celaka atau karena dipeluk sama Yaxuan.
"Yiren?"
"Yiren, lo gak papa?!" Lalu disambung dengan suara Xiao Yu yang menghampiri gue.
"Duh, dia pasti syok banget." Lanjut Xu Jia.
"Kita keluar aja." Yaxuan membawa gue keluar backstage dengan posisi merangkul gue.
Kayaknya gue lebih syok karena dipeluk Yaxuan. Gue gak bisa lupain momen itu, momen dimana gue bisa dekat sama Yaxuan untuk pertama kalinya. Momen dimana gue bisa mencium bau khas Yaxuan, bau mint dan manis yang nyaman banget.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
-the way i love you
akhirnya ada moment juga kapal ini😌
anw if u like this story, jangan lupa beri apresiasinya ya. gaenak tau dibaca aja abis itu ditinggal...