03:Kiss

430 41 6
                                        

Lisa melangkah menelusuri setiap inci taman belakang sekolah itu.
Taman yang indah dan penuh bunga.Setelah sedikit ada adu mulut dengan kedua sepupunya itu, akhirnya Namjoon dan Suho sekarang sedang berada di kantin untuk mengisi perut mereka.

Tentu saja itu membuat Lisa merasa senang karena bisa tenang tanpa ada gangguan dari mereka.

Matanya tak sengaja menangkap sosok tinggi yang sedang berada ditepi danau buatan disana.
Lisa tentu sudah tau itu siapa.
Seseorang yang sudah lama ia rindukan, dan ia mencintainya.
Tetapi ia harus mengurung semua itu karena kedua orang tua Lisa yang tak mendukung.

Itu adalah Kris Lee.

Ingin rasanya menghampiri Kris, tetapi mengingat perintah sang ayah untuk menjauhi Kris membuat Lisa hanya berdiri disana sembari menatap punggung Kris.

Tiingg!

Ponselnya berbunyi.Yang artinya ada pesan masuk.

Mino Oppa❤

:Bertemanlah dengan Kris.

:Tapi saat disekolah saja.
Aku tau kau sudah bertemu
dengannya disekolah
barumu.

:Jadi, bertemanlah dengannya.
Aku tau kau sudah merindukannya selama 10 thn.

:Bertemanlah.Appa tak tau
jika disekolah barumu itu
ada Kris disana.Appa tak akan tau jika kau bertemu dengannya.

:Aku mendukungmu, sayang..
Kau mencintainya kan?

:Semangat!❤


Mendapatkan pesan semangat dari sang kakak, Lisa melangkahkan kaki mendekat kearah Kris yang sedeng memunggunginya.

"Kris,"

Sang pemilik namanya menoleh, lalu berdiri dari duduknya.

Lisa menunduk, tak tau harus bilang apa pada Kris. "Maaf,"
Hanya itu yang keluar dari mulut Lisa.

Kris yang melihat itupun dengan segera menarik Lisa kedalam dekapannya.Berharap dekapan ini akan lebih lama daripada yang tadi. "Aku memakluminya."Jawab Kris sembari mengelus surai hitam Lisa dengan tangan kanan nya.Sedangkan tangan kirinya untuk mendekap Lisa.

"Aku sangat merindukanmu, Kris.
Sangat.Rasanya aku ingin mati karena menahan rasa rindu."

Kris yang mendengar itu hanya mampu tersenyum tipis. "Aku juga sangat merindukanmu, Lisa."

"Kris, bolehkah aku jujur padamu?"Ucap Lisa yang langsung melepas pelukan secara sepihak lalu menatap Kris yang tingginya melampauinya.

"Tentu saja."

"Aku... mencintaimu, Kris."

Kris terdiam sejenak.Masih tak menyangka dengan ucapan Lisa barusan yang mengatakan bahwa Lisa mencintainya.

Ia mencintai Lisa, dan Lisa mencintainya.

Artinya cintanya tak dilakukan secara sepihak.

Artinya ia tak akan berjuang sendirian.

Rasa senang memenuhi relung hati Kris tak karuan.Betapa senang nya Kris sekarang.Tak dapat dipungkiri jika ia senang akan hal itu.

Chup

Lisa membulatkan kedua matanya akibat menerima kecupan dari Kris di pipi kanannya.Bibir Kris menempel di pipi Lisa selama 10 detik lamanya sebelum Kris menjauhkan bibirnya dari pipi Lisa.Tetapi waktu 10 detik terasa 50 detik untuk keduanya.

Setelah wajah Kris menjauh dari wajah Lisa, Kris tersenyum menatap wajah Lisa yang sedang terkejut karen menurutnya itu sangat imut.

"Aku juga mencintaimu, Lisa."

TBC

Untung dipipi bukan dibibir.Kalo dibibir mah, bisa gawat.

Ya udah jangan lupa Votment.

See you next time.. bye!~

Return, Love, Struggle, and ResultTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang