Hari ini
Tubuh kami
TELAH KEMBALI?!
Baik itu Riku ataupun Tenn, keduanya sama-sama terkejut ketika terbangun pada kasurnya masing-masing, kasur mereka yang sesungguhnya. Tidak lupa meraba tubuh dan wajah serta mengambil cermin, memastikan bahwa tubuh ini benar-benar tubuh mereka sendiri.
Keduanya juga mengalami rasa kebingungan yang sama, tetapi mereka sangat bersyukur dapat kembali ke tubuh masing-masing, sekarang tidak perlu lagi berpura-pura. Keduanya sudah tidak sabar untuk menjalani kehidupan mereka yang biasanya.
Tamat
Ya tentu saja tidak
"MINNA!! OHAYOU!!"
"Oh!! Riku! Kau terlihat lebih bersemangat hari ini!" Mitsuki membalas dari arah dapur.
Riku tertawa kecil, ia melirik ke arah sofa, disana sudah ada Sogo dan Yamato yang baru saja membalas sapaan paginya. Sogo melihat ke arah Riku dan balas tersenyum sementara Yamato masih fokus kepada acara berita pagi yang tayang di tv.
"Chotto- Nanase-san! Kau menghalangi jalan!"
Nada bicara yang menyebalkan ini, tentu saja Riku sangat mengenalnya. Ia berbalik dan menemukan Iori yang sudah bersiap rapi memakai seragam sekolahnya.
"Ohayou!! Iori!"
Iori sedikit bertanya-tanya melihat Riku yang lebih bersemangat dari biasanya. Ia pun membalas sapaan pagi itu kemudian pergi duduk ke meja makan.
Riku dengan bergegas pergi ke dapur, ia hendak membantu Mitsuki untuk mempersiapkan sarapan. Senyum masih tidak lepas dari wajahnya, ekspresi bahagia yang tidak bisa ia tahan. Ia senang bisa kembali ke kehidupannya yang seharusnya, bisa bersama teman-teman kesayangannya adalah kebahagiaan terbesar dalam hidup Riku.
Mitsuki yang melihat itu pun ikut tersenyum lebar, senang dengan fakta bahwa Riku sudah kembali ceria seperti biasanya.
.
.
.
.
Aku kembali
Tenn menunduk menatap jari jemari putihnya, sebelum akhirnya ia bergegas pergi ke kamar mandi untuk bercermin.
"Ini benar-benar tubuhku" Gumamnya
Tiba-tiba saja suara telepon menghentikan lamunannya, Tenn pun dengan segera melihat siapa yang menelponnya pagi pagi seperti ini.
"Tenn!! Kau ada dimana?! Cepatlah datang!! Syuting ini tidak akan berjalan tanpamu!"
"Manajer? Iya, baik aku segera kesana!"
"Kau bilang segera??? Artinya kau masih di rumah?! Ya ampun, tidak biasanya kau seperti ini, cepatlah bersiap!"
Telepon pun dimatikan sepihak, Tenn membuang napas, kembali lagi ke kesehariannya yang biasanya, dimana selalu sibuk tanpa adanya waktu untuk beristirahat.
"Hari ini pun harus sempurna"
.
.
.
.
KAMU SEDANG MEMBACA
Switched Centers
Fiksi PenggemarHari itu mereka tertukar seluruhnya. Kehidupan, kebahagiaan, Tubuh Riku dan Tenn bertukar tubuh. Riku menjadi Tenn dan Tenn menjadi Riku Tenn harus bersikap layaknya Riku sehari hari dan Riku harus bertindak selayaknya Tenn sehari hari Sulit menyesu...
