'Devan'
Usaha Devan untuk mendekati ku
Pagi ini aku bersiap-siap untuk pergi berbelanja ke mini market,akupun berangkat menggunakan sepeda motor dengan kecepatan rata-rata,akupun tiba di mini market dan masuk mencari barang-barang yang akan aku beli
"Choki chokinya dimana sih nggak ada apa gimana sih"ucap ku mengelilingi seluruh mini market
"Ini choki-choki nya untuk kamu ajah"ucap seorang lelaki yang bersuara berat
Akupun mengambil choki-choki dari tangan cowok itu
"Ehh akhirnya makasih"ucapku sambil menatap wajah cowok tersebut ternyata dia Devan
"Ehh Devan tumben beli choki-choki"tanya ku sambil tersenyum
"Ahh ini buat adil gue tapi tinggal sedus jadi gue kasih ke Lo ajah"ucap Devan
"Owhh gitu sekali lagi makasih yah, sorry gue harus buru-buru"ucapku membalikan badan dan berjalan menuju kekasir
Setelah aku membayar belanjaan akupun segera keparkiran
"Za gue mau nanya"ucap Devan memegang lenganku
Akupun melihat kearah Devan yang masih memegang lenganku, seketika Devan refleks dan melepaskan genggamannya
"Ehh maaf,za kok kamu sendiri kesini biasanya bareng coki kalau enggak kalian datang berempat mereka pada kemana yah"ucap Devan
"Owh mereka lagi pergi kalau Aidil dan Tiara tuh dia pulang kampung,kalau coki dia pergi dengan youtcare malaysia di Kuala lumpur"ucapku dengan santai
"Owhgitu,kamu mau nggak hmmmm ehhhh jalan-jalan dengan aku bentar sore"ucap Devan dengan gugup
"Hadehh gimana yah bukan mau nolak tapi bentar sore aku harus nyiapin barang"ucapku
"Emang kamu mau kemana"tanya Devan
"Aku mau ke Kuala lumpur"ucapku sambil tersenyum
"Owhyaudah kalau gitu sekarang ajah gimana bisa kan kita cuman ke warteg disebaran jalan itu ajah"ucap Devan dengan menujuk sebuah warteg
"Hadehh gimana yah kalau coki tau gimana dia marah nggak sih gimana dong"ucapku dalam hati bingung
"Za gimana mau nggak"tanya Devan yang menyadarkan ku dari lamunan
"Mmmm yaudah tapi bentar doang yah aku mau beres-beres barang dan bantuin mama"ucapku
"Iyah Iyah 10 menit doang"ucap Devan
Akupun segera naik keatas motor
"Za Lo mau ngapain"tanya Devan sambil menatapku
"Ah yah kan kita mau ke warteg gimana sih lo"ucapku menatap Devan dengan aneh
"Kagak usah pake motor kali jalan ajah, wartegnya cuman di depan wahaha"ucap Devan tertawa
"Ehhh Iyah yah bego banget dah"ucapku sambil turun dari motor
Akupun berjalan dengan Devan ke warteg, setelah sampai kamipun memesan makanan yang ada di warteg tersebut
"Owhiyah za maaf yah kagak bisa ke restoran cuman disini doang abisnya kalau direstoran pasti butuh waktu lama"ucap Devan dengan senyuman manisnya itu
Entah mengapa dia masih jomblo padahal banyak cewek disekolah jatuh cinta padanya karena ke alimannya dan senyumannya itu
"Iya iyah nggak papa sans ajah"ucapku
Makanan sudah datang akupun menyantapnya
"Owhiyah za, hubungan kamu dengan coki makin langgeng yah"tanya Devan
"Iyah Alhamdulillah kita mah salin percaya ajah gitu, emang kenapa kok nanya kek gitu"ucapku menatap wajah Devan
"Ahh nggak papa cuman nanya doang"ucap Devan
"Owhiyah Van gue mau tanya kan kunci lemari loker kelas dipegan sama kamu, kunci aku ada nggak sih sama kamu"tanya ku soal loker
"Iyah ada kok,aman sama gue"ucap Devan dengan jelas
"Terus siapa sih yg suka naruh bekal, coklat dan lain-lainnya kedalam loker aku dan kuncinya ada dikamu"ucap ku yang penasaran dengan sosok cowok itu
"Ah emang ada gitu gue kagak tau,yaudah kita pulang yah aku masih ada urusan"ucap Devan seakan-akan menghindar dari pembicaraan
Akupun kembali ke minimarket untuk mengambil sepeda motor
"Siapa sih penggemar rahasia aku itu makin penasaran deh"Ucapku sambil mengendarai motor
#####
Thanks gaeeesss jangan lupa vote and comen
Follow Instagram ku juga
@hajaratul_aswad_
KAMU SEDANG MEMBACA
Special Person (END)
Novela JuvenilIni kisah cewek yang sangat mengidolakan cowok dari negara tetangga dan pada akhirnya dia bisa bertemu sampai bersahabat mereka berdua salin suka dan cewek tersebut tidak menyangka bisa membuat halu-halunya menjadi kenyataan dan bisa lebih dekat den...
