'Perpustakaan'
Aku bertemu dengan seorang cowok di perpustakaan yang sama sekali tidak aku kenal dan tidak pernah aku lihat disekolah ini apa mungkin dia murid baru!
"Salza bangun kebbo"teriak kak Kevin dari bawah sekencangnya
"Ehh apaan goblok gue udah bangun dari tadi oon teriak Mulu nggak jelas"ucapku sambil memasukkan buku-buku kedalam tas ku
"Apann sih pagi-pagi udah ribut nggak jelas gini"ucap mama menyiapkan sarapan
"Itu mah kak Kevin salza udah bangun dari tadi diteriak-teriakin kek orang kesurupan"ucapku menuruni anak tangga
"Yaudah mah salza langsung berangkat yah"ucapku sambil berpamitan
"Sini gue anter"ucap kak Kevin sok baik
"Nggak usah gue mau dijemput"ucapku sambil mengejek kak Kevin
"Ih dihhh emang coki mau jemput Lo,paling kalau dia mau jemput Lo tuh cuman terpaksa"ucap kak Kevin mengejek ku kembali
"Auahhh banyak bacot lo"ucapku sambil meninggalkan ruang makan
Akupun berangkat kesekolah bareng coki dengan menggunakan motor.pelajaran pertama dimulai
"Salza ibu boleh minta tolong"ucap ibu fitri
"Iyah Bu boleh"kamu tolong ambilkan buku di perpustakaan yah
"Owhiyah bu"ucapku sambil beranjak dari tempat duduk
Akupun ditemani oleh Tiara ke perpustakaan untuk mengambil dan mencari buku tersebut
"Aduhh dimana sih bukunya"ucapku sambil mengacak-acak buku yang ada di lemari
"Yaudah aku cari disana kamu cari disini ajah oke"ucap Tiara memberikan saran
POV DANISH DANIEL
"Bu mereka kok belum dateng-dateng juga yah bu"ucapku ke ibu Fitri yang asik dengan hpnya
"Iyah yah kok lama amat yaudah kalian berdua susul mereka buruan"perintah ibu Fitri
Akhirnya aku dan Aidil bisa bebas dari kelas,akupun singgah kekantin untuk jajan minum dan langsung keperpustakan
POV SALZA
"Hadehh nih buku yg mana yah"ucapku sambil melihat buku dibagian tak atas
"Nah tuh dia bukunya"ucapku sambil berusaha mengambil buku itu
Dan seorang tangan siswa cowok mengambil buku itu
"Ehh itu buku"ucapanku belum selesai langsung dipotong
"Nih buat kamu"ucapnya sambil menatapku manis
"Gila ganteng banget"Ucapku dalam hati
"Astagfirullah gue punya coki sadar"ucapku sambil melepaskan pandangan ku kedia
"Hei kok ngelamun"ucap cowok itu menyadarkan ku dari lamungan
"Eh Iyah,btw makasih yah"ucapku sambil tersenyum
Akupun pergi meninggalkannya dan tiba-tiba tangan ku ditarik hingga didepan bidan dadanya
Aku tidak bisa berkata-kata lagi aku juga bingung harus apa yang aku lakukan agar pria ini melepaskan ku
Aku yang tidak menyadari keberadaan coki tersadar dan menjauh dari cowok yang tidak sama sekali aku kenal
"Salza ternya gini disuruh nyari buku malah nyari cowok lain"ucap coki entah sejak kapan dia melihat kejadian itu semua
Akupun terkejut dan menjauh dari cowok itu
"Udah deh Dil kita pulang ajah kekelas nggak ada gunanya kita disini"ucap coki yang belum sama sekali mendengar penjelasan ku
"Aduhhh"ucapku sambil memukul-mukul jidat ku
"Ehh perkenalkan nama gue"ucap pria itu terpotong
"Aku nggak mau tau"ucapku sambil mengejar coki yang sudah jauh
"Aduhh Ra gimana nih gue jadi bingung deh,semua itu gara-gara cowok itu andai dia nggak menarik gue gue nggak akan sedekat itu"ucapku sambil berjalan dengan cepat
"Gue juga bingung za,harus gimana"ucap Tiara tergesa-gesa
Akupun sampai didepan kelas tapi coki dan Aidil tidak ada dikelas ibu Fitri pun memulai pelajaran tanpa mengetahui dua orang siswanya bolos
"Ra Aidil dan coki dimana kok nggak masuk sih"ucapku berbisik kepada salza
"Hei juga nggak tau mungkin dia bolos"ucap Tiara pelan
"Terus kalau dibolos belajar biasanya dia ada dimana"tanya ku yang belum mengetahui tempat nongkrong mereka
"Biasanya sih diatas loteng tingkat tiga"ucap Tiara
"Buset jauh amat"ucapku sambil memukul jidatku
#####
Thanks gaeeesss yang sudah baca
Vote yah
Maaf Mimin baru up
Follow Instagram mimin
@hajaratul_aswad_
KAMU SEDANG MEMBACA
Special Person (END)
Roman pour AdolescentsIni kisah cewek yang sangat mengidolakan cowok dari negara tetangga dan pada akhirnya dia bisa bertemu sampai bersahabat mereka berdua salin suka dan cewek tersebut tidak menyangka bisa membuat halu-halunya menjadi kenyataan dan bisa lebih dekat den...
