Part 87👻

393 50 9
                                    

'Tangisan'
Aku kembali ke Malaysia itu demi coki aku mau ketemu dia tapi yang aku dapat hanya tangis

Jam sudah menunjukkan pukul 2 siang aku segera turun dan berangkat ke bandara karena jam penerbanganku pukul 4 sore sedangkan bandara jauh dari rumah ku

"Ini kok pulangnya mendadak banget sih pah ada urusan" tanya kak Kevin yang masih bingung

"Nggak itu adek mu yang minta cepat-cepat pulang"ucap papa yang fokus dengan jalanan

Seketika kak Kevin menatapku dengan tatapan yang tajam

"Apa lo liat-liat kagak jelas anying"Ucapku tanpa ada takut-takutnya

Kak Kevin pun melepaskan pandangannya dan fokus bermain game di hp

Akupun bernafas lega

"Gue pikir mau mukulin"ucapku menarik napas panjang

"Setelah sampai disana aku harus samperin coki kerumahnya"ucapku sambil tersenyum

Tak berselang lama aku sampai dibandara dan menunggu keberangkatan ku,dan dalam waktu yang tidak lama aku pun terbang ke Malaysia

"Akhirnya sampai capek banget"ucap mama sambil menurunkan barang-barang

"Ahh aku langsung kekamar ajah yah mah"ucap kak Kevin pergi begitu saja dengan membawa satu koper yaitu kopernya sendiri

"Dasar kagak ada akhlak"ucapku sambil menatap kak kevin

"Za kamu langsung kekamar yah"ucap mama

"Ahh aku ke situ dulu mah,ini kan masih jam tujuh"ucapku kagak jelas

"Yaudah tapi jangan pulang larut"ucap mama yang keliatan capek

"Hadehh mau kerumahnya coki atau gimana sih"ucapku

"Telpon coki dulu dehh"ucap ku sambil mengeluarkan ponsel ku

"Ehh kok nggak aktiv udah lah kesana ajah"ucapku sambil berjalan keluar rumah

Akupun kerumah coki dengan membawa beberapa hadiah buat dia

"Assalamualaikum coki coki"ucapku sambil teriak dengan keras

"Coki coki coki"ucapku sekali lagi

"Ini orangnya Kemana sih budek apa gimana"ucap ku sambil mondar-mandir

"Udahlah tunggu dia ajah siapa tau dia keluar belanja atau gimana"ucapku sambil duduk di depan pagar rumah coki

Awan mendung hujan akan turun sebentar lagi bintang-bintang sudah tiada lagi sudah satu jam aku menunggu tapi coki tak kunjung datang

"Yaallah Ki Lo kemana"ucapku dengan wajah sedih dan mata berkaca-kaca

"Za Lo harus positifking, mungkin coki cuman pergi berbelanja tapi belum pulang Lo harus nunggu dia"ucapku menyemangati diriku sendiri

Hujan turun dengan derasnya dan aku masih duduk didepan gerbang rumah coki

"Aku harus nunggu dia walaupun aku basa dan resikonya akan sakit"ucapku sambil tersenyum lebar

Dua jam sudah aku menunggu dengan hujan deras yang turun dan membasahi tubuhku ditambah dengan air mata di pipiku

"Ki Lo itu kemana kenapa sih Lo ngilang tanpa kabar wa Lo nggak aktif, Instagram ko juga Lo itu Kemana sih"ucapku dengan Isak tangis

Tiba-tiba ada sebuah mobil yang berhenti didepanku dan seketika itu aku langsung berdiri dan menghapus air mataku dan aku pikir itu coki

"Salza Lo ngapain disitu kok main hujan-hujanan sini naik"ucap cowok yang ada didalam mobil itu

"Aku nunggu coki ajah deh van"ucapku sambil tersenyum

"Yaallah za ini hujan lo,udah naik sini lo ikut aku kerumah Citra"ucap Devan

"Tapi coki,aku mau nunggu dia bentar lagi dia datang kok"ucapku sekali lagi meyakinkan diri

"Udah kagak usah tungguin dia dia juga nggak akan datang udah naik ajah"

Seketika perkataan Devan membuat ku berpikir panjang

"Coki nggak bakal pulang berarti coki nggak ada dong di kedah "ucapku melamun dan memikirkan semuanya

"Kalau aku pulang pasti mama dan papa marahin aku dan yang disalahin coki"ucapku dalam hati

Jujur hari ini aku kecewa dengan coki dia tidak mengabariku dan pergi begitu saja,ngilang tanpa kabar,akupun segera naik ke dalam mobil Devan dengan baju basah

######
Thanks gaeeesss jangan lupa vote and comen
Follow Instagram mimin
@hajaratul_aswad_

Special Person (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang