Happy Reading 💞💞💞
Kayla berjalan di koridor sekolah menuju perpustakaan. Akan lebih baik jika waktu istirahat ini ia habiskan di perpustaaan mencari kedaimaan.
Hingga sampai di perpustakaan Kayla memilih beberapa buku untuk ia baca. Kayla membaca dengan seksama memerhatikan huruf demi huruf yang berada dibuku tersebut.
Brak
Suara seseorang menggebrak meja. Kayla mendengar itu, ia mendongakkan kepalanya memastikan orang yang mengebrak meja tersebut. Tepat di depannya berdiri kenan dengan raut wajah yang sulit diartikan.
“Maksud lo apaan sih?”tanya Kenan penuh emosi.
“Lo yang apaan?”sahut Kayla tak kalah emosi.
“Ini apaan.” Kenan menunjukan sebuah ponsel pada Kayla.
Terlihat dilayar ponsel tersebut sebuah pesan. Kayla tak mengerti apa maksud kenan menunjukan isi pesan tersebut pada nya.
“Maksud lo apa?”tanya Kenan.
“Gue nggak ngerti apa yang lo maksud, dateng-dateng ngusik kedamaian orang aja.”untung saat ini keadaan perpustakaan bisa dibilang sepi jadi perdebatan antara mereka tak akan mengusik.
“Lo liat baik-baik isi pesan itu, dan ya liat juga pengirim pesan itu.”Kenan mengarahkan ponsel tersebut tepan di depan wajah Kayla.
“Itu nomor lo kan.”lanjut Kenan.
Kayla melihat kembali isi pesan tersebut dan melihat secara detail nomor yang dimaksud oleh kenan. Benar nomor yang berada pada layar ponsel tersebut itu adalah nomornya, tapi isi pesan tersebut Kayla sama sekali tak pernah mengirimnya.
Terlihat jelas isi pesan tersebut berupa ancaman, ancaman untuk menjauh dari kenan jika tidak maka sesuatu yang buruk akan terjadi.
“Lo nuduh gue yang ngirim pesan itu?” tebak Kayla.
“Pake nanya lagi, lo belaga mau sok polos. Jelas itu nomor lo kalo bukan lo siapa lagi.”Kenan membentak Kayla.
“Bukan gue yang kirim itu pesan. Lagian itu nomor siapa juga gue nggak tau.”ujar Kayla.
“Itu nomor lo.”
“Iya itu nomor gue tap-”
“Lo masih mau nyangkal lagi. Udah jelas itu ulah lo. Gue minta sama lo jangan lagi ganggu Fika dia orang baik nggak culas kaya lo.”ujar Kenan lalu pergi meninggalkan Kayla.
Kayla masih mematung, tak menyangka semua yang Kenan katakan baru saja. Siapa dalang dari semua ini, masalah baru apa lagi ini, belum cukup semua masalah yang ada kenapa harus datang masalah baru lagi.
Kayla tak terima dengan semua tuduhan yang diberikan oleh kenan pada nya. Ia baru saja sadar jika kini poselnya tidak bersamanya, kayla lupa membawa ponselnya dan malah meninggalkannya di kelasnya.
Kecerobohannya kali ini menimbulkan masalah besar baginya. ia sangat merutuki kecerobohannya kenapa pula tak ada sandi atau pun pin untuk mengamankan privasi ponselnya, ia harus mencari tau siapa orang yang berani mengirim pesan tersebut dari ponselnya dan apa motif sebenarnya. Semua harus ia selesai kan segera.
*****
Sesampainya di rumah Kayla beristirahat setelah lelah seharian berada di sekolah. Kayla merebahkan tubuhnya di kasur besar yang selalu membuatnya nyaman dan betah berlama-lama.
Kayla memikirkan kejadian beberapa saat yang lalu ketika ia pulang bersama Raina dan saat itu ia menanyakan sesuatu pada sahabatnya itu dan Kayla mendapatkan jawaban yang membuatnya sedikit terkejut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Your Presence_END
Novela Juvenil[HARAP FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Kayla gadis manis yang telah lama menyukai kakak kelasnya secara diam-diam, ia telah mencoba mengungkapkan isi hatinya namun nyatanya reaksi yang ditunjukan pria yang ia sukai sangatlah jauh dari apa yang ia harapkan...
