☝☝☝ kelvin
Jangan lupa vote👍👍
Happy reading 💞
Hari ini Kayla berserta tiga sahabatnya sedang duduk di kafe yang berada di mall daerah Bandung. Berhubung ini hari minggu mereka memutuskan untuk pergi makan, berbelanja dan nonton bersama.
Belakangan ini mereka jarang menghabiskan waktu bersama karena kayla dan raina di sibukkan dengan latihan olimpiadenya, tapi itu bukanlah masalah besar karena Shofi dan Shasa selalu mengerti sahabatnya itu.
“Gimana latihan kalian?” tanya Shofi
“Fine-fine aja sih. Gue yakin kita pasti bisa menang, iya kan Kay?” Jawab Raina dan bertanya pada Kayla
“Iya, gue juga yakin. Tapi masalahnya gue masih risih harus satu tim sama kak Kenan.”ujar Kayla
“Udah lo santai aja kali, anggep aja lo baru kenal sama dia.” Saran Shasa
“Tapi gue gk suka kalo dia itu deket deket sama Rara.” Curhat Kayla
“Itu artinya lo cemburu.” Ujar Shofi dan Shasa
Kayla memikirkan perkataan sahabatnya itu, apa mungkin ia cemburu? Tapi atas dasar apa ia cemburu, bukankah ia bukan siapa siapa kenan? Sungguh memikirkan itu membuat Kayla pusing sendiri.
“Hmmm, nonton aja yuk. Gue denger ada film baru bagus lagi.” Ajak Shasa
“Kalo gue sih ayo aja.” Ujar Raina
“Ya udah kalian tunggu disini aja, gue mau beli tiket nya dulu.” Ujar Shasa lalu pergi untuk membeli tiket film yang akan mereka tonton.
Setelah film itu selesai mereka memutuskan untuk pulang kerena hari akan segera malam. Kayla pulang bersama Raina menggunakan mobil milik Raina, sedangkan Shasa dan Shofi pulang menggunakan mobil mereka masing masing.
*****
Saat ini Kayla sedang berada di ruang olimpiade bersama teman teman yang lain termasuk Kenan.
Tak terasa setelah lama latihan dan belajar dengan keras dua hari lagi perlombaan itu akan tiba. Persiapan mereka juga sudah sangat matang untuk menjawab semua soal soal yang akan di tanyakan saat di perlombaan itu nanti.
“Kak ini buku lo yang gue pinjem kemaren, Makasih.” Ujar Raina pada Kelvin.
“Cuman makasih aja?” tanya Kelvin.
“Maksud lo?” tanya Raina bingung.
“Ya lo gk mau ngasih gue apa gitu atau teraktir gue?” Kelvin bertanya sekaligus mengode Raina sepaya ia mentraktir nya.
“Ya udah nanti gue traktir lo,pulang sekolah atau istirahat?” Tawar Raina.
Kelvin berpikir sejenak. “Hmmmm, pulang sekolah aja deh biar bisa lebih lama sama lo nya.” Putus Kelvin.
Riana memutar bola matanya jengah. “Terserah lo.”
“Oke. Kalau gitu pulang sekolah gue jemput lo ya.” Pinta Kelvin
“Kenapa gk langsung aja?” tanya Raina
“pulang dulu aja, nanti lo dicariin bokap lo, lagi pula gue gk bawa motor jadi nanti gue mau ngambil motor gue dulu” jelas Kelvin.
“Terserah.” Ujar Raina lalu membaca kembali buku yang ada di hadapannya.
****
Setelah pulang sekolah kelvin menjemput Raina untuk pergi ke salah satu mall ternama yang berada di daerahnya.
Awalnya Raina hanya akan mentraktir Kelvin lalu pulang, tapi Kelvin memaksa Raina untuk nonton bersama nya. Sudah tak terhitung berapa kali Raina nonton minggu ini bahkan film yang ia tonton sekarang saja sudah ia tonton sebelumnya.
Menonton memang merupakan hobi Raina hingga tak heran jika ada film baru maka ia akan berburu tiket demi menonton film yang ia inginkan.
“Kak balik yuk udah mau malam ini, nanti bokap gue marah kalau gue pulang malam malam.” Pinta Raina di tengah tengah mereka sedang menonton.
“Bentar lagi ya Rai, lagi seru ini film nya.” Ujar Kelvin yang sedang serius menonton.
“Tapi gue udah pernah nonton ini film.” Ujar Raina kesal.
“Tapikan gue belum pernah nonton ni film Rai.” Ujar Kelvin sambil mengunyah popcorn nya.
“Ya udah deh kalo lo masih mau nonton ni film, gue balik duluan aja. Bye.” Ujar Raina lalu pergi meninggalkan Kelvin.
Kelvin yang melihat Raina pergi langsung baranjak dari tempat duduknya menyudahi film yang serius ia tonton demi mengejar gadis itu.
“Rai tunggu dong kok lo ninggalin gue sih?” Ujar kelvin yang sedang mengenggam tangan Raina.
“Ya kata nya lo masih mau nonton ya udah lah gue tinggal.” Balas Raina berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Kelvin.
“Ya tapikan kita bisa ngelesain nonton nya dulu.”
“Ya udah, kalo lo masih mau nonton ya sana nonton aja lagian gk ada yang ngelarang lo kok, gue mau pulang ini udah mau malam, kalo gue sampe pulang malam malam gue bakal di ceramahin sama bokap gue apa lagi gue pergi nya sama cowok bisa di potong uang jajan gue.” Jelas Raina panjang kali lebar.
“Udah selesai lo ngomongnya?” tanya Kelvin.
Raina hanya mengangguk dan berpikir apakah dia begitu banyak bicara karena ia rasa ia hanya menjelaskan secara singkat pada Kelvin.
“Udah gk usah ngelamun kaya gitu, ayo gue anterin lo pulang. Lo mau pulang kan?” ujar Kelvin lalu menggenggam tangan Raina membawanya keluar dari mall tersebut.
Sesampai di rumahnya Raina segera turun dari motor sport milik Kelvin.
“Thanks for your times Raina.” Ujar Kelvin
“Hah, lo ngomong apa tadi?” tanya Raina karena ia tak mendengar apa yang di ucapkan oleh Kelvin.
“Makasih.” Ujar Kelvin.
“Harusnya gue yang bilang makasih karena lo udah repot repot jemput gue terus nganteri gue pulang lagi. Makasih ya.”
“Sama sama, gue seneng kok kalo direpotin lo, ya udah gue pulang dulu ya. Nice your dream. Bye.”
“Bye.”
“Oh ya Rai?”
“Apa-an lagi ?”
“Hmmm, besok berangkat bareng gue ya, besok gue jemput lo!” tawar Kelvin.
“Terserah lo aja, ya udah sana gih pulang dah malam.”
“Jadi lo ngusir gue.”
“Ck. Udah deh kak jangan mulai, udah malam gk enak sama tetangga.”
“Baru juga jam delapan Rai. Ya udah lo masuk aja, gue liatin sampe lo masuk ke dalam rumah lo.”
“Ya udah deh gue masuk tapi abis itu lo langsung pulang ya.”
“Iya."
Setelah Raina benar benar masuk ke dalam rumahnya, Kelvin beranjak pergi meninggalkan halaman luas rumah Raina. Hari ini Kelvin sangat senang menghabiskan waktu nya bersama Raina, menurutnya Raina orang yang mampu membuatnya nyaman.
Tunggu, apakah ia menyukai Raina? Tidak mungkin ~ralat~ itu mungkin saja secara Raina Elysia Maurer merupakan gadis berparas cantik, pintar, dan merupakan anak dari pengusaha besar nan sekses.
Tetapi Raina juga famous dengan sifat nya yang cuek bahkan ia belum pernah berpacaran sebelumnya, terlalu posesive jika bersangkutan dengan nilainya, dan bisa menjadi sangat gila jika bersama teman-temannya.
Tbc.
Gimana
Raina cocok gk sama kelvin???
Jangan lupa vote 😍😍😍
KAMU SEDANG MEMBACA
Your Presence_END
Teen Fiction[HARAP FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Kayla gadis manis yang telah lama menyukai kakak kelasnya secara diam-diam, ia telah mencoba mengungkapkan isi hatinya namun nyatanya reaksi yang ditunjukan pria yang ia sukai sangatlah jauh dari apa yang ia harapkan...
