limolas

82 6 0
                                        


Hari ini, Chenle berangkat bersama Yiren menggunakan mobil Chenle dan sopir pribadi Chenle. Alasan Chenle ngajak sopir karena Chenle mau mesra-mesraan sama Yiren. G.

Mana sempat Chenle mesra-mesraan sama Yiren, keburu ditimpuk pakai mug nya Yiren yang tadi kebawa ketika mereka berangkat.

"Ren, lo tau bedanya Song Hye-kyo sama lo?" tanya Chenle.

"Sama-sama calon istri lo?" tebak Yiren.

"Bener! Eh, tapi jawabannya gak gitu, yang bener tuh-"

"Punten, Mas, Mbak, seatbelt nya tolong dipakai. Kata temen seper-sopiran saya, di depan perempatan sana ada tilangan." potong sopir pribadi Chenle, yang langsung dihadiahi tatapan tajam oleh Chenle. Ganggu sangat, eh tapi ada benernya juga.

"Lanjutin dong omongan lo!" bujuk Yiren.

"Kalau Song Hye-kyo idola gue, kalau lo masa depan gue asekkk."

Cringe banget njer, jan ngadi-ngadi deh lo. Buat Yiren ilfeel aja.

Setelah ngakak sendirian, Chenle nyadar kalau Yiren gak ketawa, "eh, kok lo gak ketawa?"

"Anjayyy! Cringe banget gombalan lo," celetuk Yiren.

"Yailah, bukan Chenle namanya kalau gak berani beda!" bela Chenle.

"Sa ae lo monyet, lo sekelas sama gue?"

"Iya, cangtip!"

°°°

A whole new World

A dazzling place I never knew

But when I'm way up here

It's crystal clear

That now I'm in a whole new

World with you

Suara tepuk tangan bergemuruh terdengar setelah Yiren selesai menyanyikan secuil lagu A Whole New World.

"Kerja bagus, Wang Yiren," puji Ms. Clarise, "selanjutnya, Chenle Lee," tambah beliau.

"Mau nyanyi apa?" bisik Yiren, yang duduk di sebelah Chenle.

"Ntar lo bakalan tau juga,"

I got tired of waiting

Wonderin' if you were ever comin' around

My faith in you was fading

When I met you on the outskirts of town, and I said

Yiren menyambung lagu yang Chenle nyanyikan, jadi mereka tuh nyanyi bareng. AWW GEMAS WOI

Romeo, save me, I've been feeling so alone
I keep waiting for you, but you never come

Is this in my head? I don't know what to think

He knelt to the ground and pulled out a ring

Yiren udah gak nyanyi lagi, jadilah Chenle nyanyi sendiri.

And said, "Marry me, Juliet

You'll never have to be alone

I love you and that's all I really know

I talked to your dad, go pick out a white dress

It's a love story, baby, just say, "Yes"

Oh, oh, oh
Oh, oh, oh, oh

'Cause we were both young when I first saw you

Chenle mengakhiri lagunya dengan sebuah roll depan. GAK LAH ANJIR.

Chenle senyum di akhir lagu, buat cewek-cewek dikelas meleleh. Sedangkan  murid cowok pada koar-koar gak Terima kalau cewek-cewek pada melting ke Chenle.

"WAH GILA SIH, KALIAN COCOK BANGET!" pekik Ms. Clarise tiba-tiba, membuat suasana kelas menjadi diam.

"OKE FIX, MINGDEP ADA ACARA SEKOLAH DAN KALIAN WAJIB NYANYI! GAK MAU TAHU SAYA TUH!"

°°°

"Serius lo nying? Ngakak,"

"Iya, serius ini monyed."

"Terus, acaranya dilaksanakan kapan?"

"Mingdep, tolol!"

"Punten, Tuan Muda Chenle. Diluar ada neng geulis yang nungguin,"

Chenle tampak mematikan telepon sepihak, "iya ntar, Mang! Ini otw,"

Chenle berjalan keluar kamar, lalu menghampiri cewek yang telah menunggunya di taman belakang.

"Chenle? Aku kangen, "

"L-lo?"



Maap, gatel pgn up. Padal lagi hiatus

2. Dear you; Chenle Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang