Pertemanan antara Laki laki dan perempuan memang lah jarang dan langkah jika tidak melibatkan perasaan antara salah satu nya:)
Maka dari itu, jika kamu berani Mencintai seseorang maka kamu juga harus bisa berusaha utk mengikhlaskan nya:)
Cukup perca...
. Kami masih berada di restoran tempat kami makan siang tadi, kami duduk dimeja tempat kami menyantap makanan tadi... Jam sudah menunjukkan pukul 15:45 Menandakan restoran ini akan ditutup karena memang restoran ini hanya buka dari pagi Sampe sore saja. Jadi kami pun memutuskan untuk pergi dan meninggalkan restoran itu, Masih dengan keadaan air mata menetes? Iya Aku, Ira dan Najwah tidak berbicara apapun saat berada didlam mobil. Bukan karena kami sibuk dengan handphone kami masing-masing, tapi karena masalah direstoran tadi!!
Part 27
***
Kami pun pulang kerumah masing-masing, aku pulang dengan perasaan bersalah, air mata ku masih menetes ketika sampai didalam rumah.
Tok-tok-tok
"Assalamualaikum Bu. Fesya pulang" "Waalaikumsalam...Iya sebentar ibu buka kan pintu." (Jawab seseorang dari dalam rumah)
Ibuku pun membukakan pintu rumahku yg terkunci dari dalam itu. Aku pun mencium tangan ibuku..
"Kok mata kamu bengkak sayang??, Kamu kenapa?." (Tanya ibuku) "Enggak Bu...Gpp kok." "Jangan berbohong, kamu habis nangis ya?." "Enggak Bu...Fesya cuman kelilipan doang, jdi Fesya kocok mata nya, jadi bengkak deh keluar air gitu." (Jelasku berbohong) "Beneran gak nangis?."(tanya ibuku sekali lagi) "Iya Bu... Beneran." "Tapi kayaknya kamu beneran nangis deh, gak mungkin kan Sampe bengkak gitu kalo enggak nangis."(Kata ibuku curiga) "Ibu....Fesya enggak nangis kok, liat nih Fesya masih bisa senyum manis kayak Mbak Nayeon Gitu hhe." (Senyum palsuku) "Ehm Siapa lagi tu mbak Nayeon? Orang Korea?." (Tanya ibuku) "Iya dongg Bu...Hehe."(Tertawa kecil) "Korea teruss Sya...Gak bosen apa?."(Tanya ibuku) "Iya enggak dong Bu...Udah ya Fesya capek mau ke kamar dulu, dan satu lagi Fesya gak nangis kok, tenang aja."(Ucapku) "Alhamdulillah kalo beneran gak nangis."(Ucap ibuku)
***
Aku pun pergi kekamar untuk menenangkan diriku dari masalah yg di restoran tadi.
"Apakah benar? Ramadhan mencinta ku? Seperti aku mencintai nya?." "Ah tidak mungkin dia hanya berbohong pada Najwah"(Batinku)
"Terus aku juga harus gimana ini? Najwah pasti sangat sedih karena Mengetahui Bahwa aku juga menyukai Ramadhan! Ya Allah bantu Fesya, Fesya bingung ya Allah Fesya harus gimana? Akan kah Fesya ngomong sama Ramadhan tentang perasaanku padanya? Ataukah aku harus tetap diam dan memendam semua nya? Tapi kalo aku jujur sama dia? Najwah gimana? Akankah dia akan mengikhlaskan Ramadhan untukku? Atau dia akan membenci ku?." (Batinku berbicara)
Aku masih berdiam diri didalam kamarku, sambil duduk di sebuah kursi yg ada di samping jendela kamarku, dan melihat ke arah jendela ku.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Fesya Indah Putri
Part 27 nya segitu aja ya, nanti dilanjutin lagi Jangan lupa Vote ya, hargai Penulis:) #PertamaDanSelamanya #FebritaIndah