Mengagumimu//16

56 30 7
                                        

Semua berawal dari kata teman, Ya Teman? Jika laki-laki dan perempuan berteman, sangat lh besar kemungkinannya jika salah satu dari mereka ada yang menyimpan rasa suka atau pun rasa kagum.

Seperti itulah yang sedang Fesya rasakan sekarang, walaupun dia tidak menyadari perasaan apakah itu? Dia terlalu polos dalam hal yang berhubungan dengan cinta. Pantas saja karena dia tidak pernah jatuh cinta.


Part 16

"Aku dan Ramadahan masih duduk di sebelah kantin, tempat kami mengisi perut yang sudah begitu lapar, karena lelahnya belajar. Berdua? Ya masih berdua! Selalu berdua."

Mereka berdua bisa dibilang kedua sahabat yang selalu mengerti, tetapi Dimata orang lain mereka adalah pasangan kekasih yang sangat serasi. Walaupun tidak ada hubungan antara mereka berdua, mereka hanya sebatas teman baik tidak lebih.

Setelah makan di kantin, aku dan Ramadahan pun kembali kelas, karena seperti nya jam pelajaran akan segera dimulai.

"Dhan..Kita ke kelas yuk...Aku udah kenyang ni."

"Ehm...Ayoo Sya, Entar ya aku bayar dulu."

"Iya, aku nunggu disini aja ya, kamu bayar aja Sono sendiri hehe."

"Iya iya..Jgn kemana2 tunggu aku ok."(Pinta Ramadhan)

"Oke deh."

•••

Ramadhan pun membayar makanan yg sudah kami santap tadi ke bibi kantin, aku masih menunggu di meja tempat yg sama waktu kami makan tdi.

Setelah membayar makanan tadi, Ramadhan pun menghampiri ku dan mengajakku untuk kembali ke kelas.

"Sya Ayoo kembali kekelas, aku sudah bayar semua tuh."(Ajak Ramadhan)

"Hehe ayoo..Btw Makasih ya udah neraktir aku, baik banget sih."(Sambil tertawa kecil)

"Iya sama-sama Sya..Lain kali kamu ya yg neraktir aku."

"Jadi gak ikhlas nih??."(Tanyaku)

"Ikhlas dongg Sya..Lagian aku tu bercanda Lo hehe."


•••

Kami pun berjalan menuju kelas, diperjalanan kami sambil bercerita semua hal,, apa saja kami bahas, asal...ada bahan obrolan.
Sesampainya dikelas, tak menunggu lama Bel lonceng pertanda pelajaran akan dimulai pun sudah berbunyi. Pelajaran dimulai,, setelah 2 Jam Belajar Jam ke 3 sekolah akhirnya lonceng sekolah yg menandakan pelajaran sudah berakhir pun berbunyi, semua murid pulang kerumahnya masing-masing.

Hari ini aku pulang bersama Melati, ya selalu bersama melati, karena hanya rumah dia lah yang dekat dengan rumahku, jadi kata ibu ku, kalo sekolah sama Melati saja.

Hari ini aku pulang bersama Melati, ya selalu bersama melati, karena hanya rumah dia lah yang dekat dengan rumahku, jadi kata ibu ku, kalo sekolah sama Melati saja

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Melati Adiwijaya


Ayah Melati dan Ayah ku adalah sahabat dekat, Ibu nya sudah meninggal dunia sejak melati berumur 12 tahun.
Melati tinggal bersama Ayah dan saudara perempuan nya. Saudara nya bernama Alinsha Adiwijaya. Alinsha adalah kakak kelas kami, dia adalah ketua OSIS di SMA kami. Sifat dan sikap melati dengan Alinsha sungguh jauh berbeda. Jika Melati begitu baik, dan Ramah. Berdeda dengan Alinsha, Ia sombong dan sedikit agak cuek orang nya.

 Berdeda dengan Alinsha, Ia sombong dan sedikit agak cuek orang nya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Alisha Adiwijaya



Terima kasih sudah mau baca cerita ku, jangan lupa Vote ya, Akunku juga jangan lupa difollow. Maaf jika ceritanya gak menarik.
#febritaindah
#pertamadanselamanya
Next???

"Pertama Dan Selamanya"Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang