Halo gaiss, selamat siang. Gimana kabarnya hari ini? Jangan lupa makan yaww dan selamat beraktivitas.
Jangan lupa vote dan komen yaww.
Happy Reading
**
Menurut mahasiswa, semester akhir adalah semester akhir adalah semester dimana kopi jadi sahabat, dosen pembimbing jadi musuh, dan overthinking jadi makanan sehari-hari.
Ada juga yang bilang semester akhir adalah perjuangan antara skripsi dan kewarasan. Dan masih banyak lagi pendapat mahasiswa tentang semester akhir.
Alena, Arka dan sahabat-sahabat mereka sekarang sudah resmi menyandang status sebagai mahasiswa semester akhir. Seminggu yang lalu, mereka baru saja menyelesaikan KKN. Selama satu bulan itu, pasangan suami istri muda ini harus menjalani hubungan jarak jauh. Jaga mata, jaga hati, dan tentu saja jaga sinyal.
"Aku seneng banget, akhirnya bisa tidur bareng kamu," ucap Arka sambil memeluk Alena erat.
"Rasanya kangen banget tahu," lanjutnya lirih.
Alena tersenyu, membalas pelukannya. "Kita tiap weekend ketemu lho. Kamu kan sering main ke posko aku."
Memang, setiap akhir pekan, Arka selaku menyempatkan diri berkunjung ke posko KKN Alena. Katanya untuk melepas rindu. Demi itu, ia rela setiap weekend Arka selalu absen kumpul bareng teman-teman poskonya sendiri.
"Tetep aja kangen. Lagian kan kita nggak bisa bobo bareng kayak gini," Arka mencubit pipi Alena manja.
"Rasanya aku nggak betah banget di sana. Pengen cepet pulang, tahu nggak, Sayang."
Alena tergelak. "Tahu nggak, aku kalau diposko jadi bahan ledekan teman-teman posko,"
"Emang mereka ngomong apa?" tanya Arka penasaran.
"Mereka gini 'Len, tuh ada cowok lho' 'Asik nih, besok ada yang dijengukin sama doi' 'Cielah senyum-senyum' gitu tahu, Sayang," kata Alena menirukan gaya teman-temannya.
"Rasanya pengen kabur, tahu nggak aku," tambahnya sambil memanyunkan bibir.
Arka tertawa kecil "Biarin aja, Sayang," Arka.
Ia merengkuh Alena lebih dekat. "Sekarang aku mau melepas kangen sama kamu."
"Manja banget, bayi besar aku," goda Alena, sambil mengelus rambut Arka dengan lembut.
Tapi kemudian wajahnya cerah, matanya berbinar saat mengenang pengalaman sebulan terakhir.
"Tapi aku menikmati banget KKN kemarin. Kegiatannya benar-benar seru banget. Kita berbaur sama warga desa, sama anak-anak."
"Tahu nggak sih, Sayang. Anak-anaknya lucu-lucu banget. Jadi aku betah di sana," ujar Alena.
"Kemarin pas kita pulang, mereka nggak rela banget. Mereka nangis pas kita pamit pulang. Aku sedih banget lihatnya, pengen peluk mereka," lanjutnya.
Alena menatap Arka. "Kamu di sana seru nggak?"
"Seru," jawab Arka. "Tapi lebih seru kalau ada kamu."
"Yee!" seru Alena sambil mencubit manja lengan Arka.
Arka menyipitkan matanya. "Kamu di sana nggak lirik-lirik warlok atau temen satu kelompok kamu kan, Sayang?"
"Enggak, Sayang. Kamu tenang aja. Orang tiap weekend aja kamu awasin aku. Mana bisa aku berpaling," balas Alena dengan nada menggoda.
Alena menaikkan alisnya. "Jangan-jangan kamu yang lirik-lirik cewek-cewek di sana atau temen satu kelompok kamu?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Alena & Arka [Terbit]
Dla nastolatkówAlena dan Arka, dua remaja yang baru saja memasuki dunia perkuliahan, ternyata sejak mereka lahir sudah dijodohkan oleh kedua orang tua mereka. Meskipun merasa terpaksa dan enggan, mereka tak bisa menghindari kenyataan bahwa takdir mereka sudah dite...
![Alena & Arka [Terbit]](https://img.wattpad.com/cover/222692566-64-k93037.jpg)