17+
Warning : mature content | DILARANG KERAS MELAKUKAN PLAGIARISME‼️
[ Cerita diprivate, silahkan follow untuk membaca semua chapter ]
HOTTEST don't need any description. Cause I know you know what Hottest mean, right?
ONESHOOT STORIES ONLY🔞
noted...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
— Arjuna Erlangga —
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
— Thalita Ghitama —
Thalita berdecak kesal ketika ia membuka pintu apartmentnya— ralat, apartment Arjuna. Ia sudah berada disini sejak tadi sore bahkan hingga Thalita ketiduran, dan cowok yang ia nanti sejak tadi baru pulang pukul 11 malam.
Yang membuatnya kesal bukan karena Arjuna yang terlambat datang. Tapi karena cowok yang menjabat sebagai kekasihnya itu pulang dengan luka memar di ujung matanya.
Arjuna tersenyum lebar menatap wajah galak Thalita sambil mengangkat tas plastik putih yang ia bawa tinggi-tinggi. "Aku bawain coklat buat kamu." ucapnya polos
"Masuk!"
Kemudian Thalita langsung menutup pintu apartment Arjuna kasar. Melangkah mencari kotak P3K lalu kembali mendekati Arjuna yang sibuk selonjoran sambil memainkan ponselnya.
"Deketan." ucap Thalita yang langsung di patuhi oleh Arjuna. Karena jika tidak, urusannya akan panjang nanti.
Thalita meneteskan alkohol di atas sebuah kapas bersih kemudian menekan luka Arjuna pelan tanpa mengatakan apapun.
Arjuna melingkarkan tangannya di pinggang ramping Thalita kemudian mengusap bokong kekasihnya lembut. "Sayang, maaf ya?" rayunya menata Thalita polos.
Plak.
"Aduh! Juna!" pekik Thalita kesal karena bokongnya tiba-tiba di tampar kuat oleh cowok itu. Benar-benar kurang ajar 'kan? ya itulah Arjuna.
Orang-orang mungkin mengenal Arjuna Makhada sebagai cowok galak yang bringas ketika memukul lawannya. Ya memang seperti itu sih Arjuna. Tapi tidak ketika Arjuna sedang berdua dengan Thalita, cowok itu akan mengeluarkan sifat aslinya.