Happy reading 🥰typo dimana-mana.
Saat ini tepat di kelas Disa sedang diadakan siraman rohani oleh Bu Gina.
"Jadi kelas kalian gak yang bakalan tapil di pensi nanti hah? " Tanya Bu Gina benada emosi.
"Kalok ada yang bertanya itu di jawab. " Tanya Bu Gina sekali lagi. Tapi semua masih diam bahkan ketiga biang onar pun kicep.
"Oh masih betah diem?. Dan kamu Galang, kamu itu sebagai ketua kelas harusnya bisa dong mengajak temannya untuk berpartisipasi. Itu kan tugas kamu. " Tegas Bu Gina.
"Gimana dong Bu, gak ada yang mau" Keluh Galang.
"Kelas ini tu gak ada yang berbakat dalam hal kek gitu bu. " Sahut Rivaldo dari pojokan.
"Usaha dong. Jangan cuma bikin onar aja" Sindir Bu Gina sambil melirik ke arah tiga curut biang rusuh.
"Aduh salah gue ngomong" Ucap Rivaldo dengan tangan yang memukul bibir nya pelan.
"Ibu gak mau tau kalok gak ada yang tampil, selesai acara pensi kalian Ibu hukum. " Peringatan dari Bu Gina.
"Yah bu gak bisa gitu dong" Tolak samuel.
"Iya bu masak di hukum" Sambung Vira.
"Ibu gak asik banget ihh" Ucap Dara lemas.
"Ibu ku yang cantik, kita jangan di hukum ya" Mohon Richard dengan pupy eyes.
"Iya bu bener tuh" Serentak seisi kelas.
"Resiko kalian dong. Kalian aja gak mau nurut sama ibu" Ucap Bu Gina tersenyum jahil.
"Ahh ibu" Lagi-lagi koor seisi kelas.
"Dah lah ibu mau pergi dulu, gak tampil siap-siap hukuman menanti. " Ucap Bu Gina dengan senyuman penuh arti.
Setelah Bu Gina pergi meraka segera berhamburan keluar untuk melihat pensi di lapangan. Namun widi beserta dua temennya dan juga Disa masih duduk di dalam kelas.
"Cie yang kemaren di anterin cogan" Goda widi.
"Dia maksa" Ketus Disa.
"Maksa juga lo suka kan. Ya gak guys" Olok selena.
"Bener banget tuh" Ucap Dinda dan widi bersamaan.
"Oke guys lanjut nanti aja godain putri jutek kita, kelapangan yuk keburu mulai tar tuh" Aja Selena.
"Skuy" Sahut Dinda widi.
Disa hanya mengekor di belakang mereka bertiga.
"Oke, temen-temen semua yang saya sayangi , sebentar lagi acara akan di Mulai diharapkan kalian segera berkumpul. Tentu kalian gak mau kan terlewat sama penampilan keren dari setiap kelas. Untuk mempersingkat waktu saya Zian selalu ketua OSIS akan menyerah acara ini kepada rekan saya. Oke kepada Meria untuk segera ke atas panggung dan memandu acara pensi SMA Royal Academy. Yay beri tepuk tangan yang meriah dong" Seru Zian
" Oke adik-adik sekali 10 menit lagi kita akan menyaksikan penampilan dari kelas 12 IPS 1. Wow tepuk tangan nya mana dong," Pinta Meria.
KAMU SEDANG MEMBACA
ANELKA CALVARY
Novela Juvenil"Betah banget tu tangan di pegang ketos songong itu" "Maksudnya lo" "Lo milik gue Dis, gak ada orang yang boleh nyentuh lo" "Lepasin gue" "Gak sebelum lo , bilang lo mau jadi pacar gue" "Anelka lo gila ya" Orang yang menarik tangan Disa paksa itu a...
