Sepuluh tahun tak terasa Hinata tlah menjalankan kontrak itu dan satu minggu lagi dirinya akan menyelesaikan kontrak itu hanya saja Hinata akan mencoba membuat sang Sasuke itu menyukainya hingga akhirnya mereka akan berpisah juga...
Disisi lain-----------
"Oi Shion! Kerjamu lumayan bagus. Bagaimana caranya?"
Shion terkekeh geli "biarlah itu hanya menjadi rahasiaku" Balasnya yang tengah duduk di kursi empuk miliknya sambil menggoyangkan bir merah yang ada ditangannya
"Jadi... Jalankan rencanamu yang sesungguhnya" Ucapan wanita itu tiba tiba nadanya berubah
Shion menatap wanita itu "kau mau balas dendam rupanya?haih~
baik baik ucapkan terimakasih kepada temanmu ini"Shion berdiri lalu mengoleskan lipstik berwarna pink dan menghapus sedikit make-up nyentrik nya
"Ada satu yang ingin aku tanyakan lagi untukmu shion" Ucap wanita itu menghentikan langkah kaki Shion
Shion- "Apa?"
"Sasuke... Apa Sasuke menyukai wanita yang terlihat polos? Kenapa kamu slalu menghapus makeupmu?"
Wanita itu bingung namun shion hanya tersenyum sambil menggangguk kecil. Tentu saja itu sudah menjawab pertanyaannya
_
_
_
_
_
_
_
_
_Shion tersenyum sambil menghampiri Hinata "Hinata chan mau minum denganku?" Shion tersenyum sambil menyenggol bahu Hinata
Hinata merasa aneh. Apa ini hobinya? Minum disiang hari?
"Tapi..."
Hinata tidak menyelesaikan kalimatnya karena Shion menutup mulut Hinata dengan sapu tangan
Shion menggerakan tangannya memberikan kode kepada pria serba berbaju hitam dengan kaca mata hitam itu untuk bergerak
"Ikat tangannya dan kakinya. Jalankan sesuai rencana" Ucap Shion singkat sambil berjalan kearah pintu
Tiba tiba muncul seorang wanita dengan rambut merah terang menatap dan tersenyum kearah Shion "terimakasih Shion" Shion hanya mengangguk dan tiba tiba langkahnya berhenti "bayaran ku karin"
Ya! Wanita itu bernama karin. Walaupun dia hanya pemilik universitas Zhoushan tapi ayahnya punya kekuasaan terhadap wilayah A. Dan lagi tentu saja karin mendapatkan penolakan dari Sasuke. Itu yang membuat karin bertindak nekat.
Wanita wanita yang mendapatkan penolakan dari Sasuke pasti akan menyalahkan Hinata karena hanya wanita bermarga Hyuga itu yang dekat dengannya. Ketika rasa cinta mereka semakin besar maka tumbuhlah rasa cemburu bukan? Jika rasa cemburu itu menghantui bisa dikatakan itu
Bukan cinta tapi sebuah 𝙊𝙗𝙨𝙚𝙨𝙞
_
_
_
_
_
_
_
_
_Hinata membuka matanya perlahan dan melihat dirinya dalam keadaan terikat dan lagi Hinata berpikir dari mana dirinya bisa ditempat gelap yang bahkan tidak ia kenal
"Yo Hinata sudah bangun?" Ucap karin yang tengah duduk disamping kasur Hinata entah sedari kapan
"Karin kau buta ya? Dia sudah bangun... " Balas Shion sambil menggoyangkan gelas coktailnya
"Ck, diamlah" Karin berdecak kesal pada temannya berambut putih salju itu
"Hinata kau bingung ya kenapa berada ditempat ini?" Shion mendekat sambil mengelus pipi Chubby popium merah milik Hinata
Hinata hanya diam sambil menatap Shion dengan waspada. Yang Hinata tau hanyalah 𝙙𝙞𝙖 𝙨𝙚𝙙𝙖𝙣𝙜 𝙙𝙞𝙩𝙖𝙝𝙖𝙣
Hinata tau keberadaan Shion Bagaikan api. Kadang sangat bermanfaat dan kadang sangat berbahaya...
Sudah cukup bagi Hinata bertanya kepada Feng tentang masa lalunya. Shion sedari kecil adalah seorang budak yang hidup didaerah kumuh. Saat Shion bertemu dengan Sasuke dan hidup bersama pria itu kini hidup Shion sangat berarti
Rasa takut yang mulai menyelumuti Shion membuatnya serakah dan takut 𝙠𝙚𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖 menjadi semula. Saat Shion kembali menjadi budak
Siapa sangka kota yang terlihat damai dan indah ini begitu banyak menyimpan misteri. Seperti perbudakan yang masih ada di kota konoha secara ilegal dan siapa yang menyangka juga bahwa hampir setengah dari populasi penduduk konoha berstatus mafia seperti Sasuke dan seorang pembunuh berantai

KAMU SEDANG MEMBACA
istri kontrakan
RomanceDemi kesembuhan ibunya Hinata terpaksa mendatangani Surat Kawin kontrak dari seorang Presdir dan menikah muda "kontrak ini akan selesai setelah 3 tahun berlalu dan aku akan mengabulkan semua keinginanmu!" Tapi saat pernikahan palsu itu selesai sang...